alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Ibu-ibu di Kota Malang Gelisah, Tiga Komoditas Sembako ini Naik Harga

MALANG KOTA – Para ibu rumah tangga (IRT) dibuat gelisah belakangan. Jelang akhir tahun, harga beberapa komoditas barang pokok mengalami kenaikan signifikan. Pantauan Jawa Pos Radar Malang di Pasar Oro-Oro Dowo Rabu (10/11) salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabai.

Syaiful, salah satu pedagang di sana, mengatakan bila kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai besar dan keriting. Pria 38 tahun itu menyebut, saat ini harga cabai besar menyentuh Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting dibanderol dengan harga Rp 40 ribu per kilogram, Padahal, beberapa hari yang lalu harganya masih relatif normal yakni berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram.

”Tetapi untuk kelangkaan tidak terjadi, stok barang masih aman,” kata pria yang sudah berjualan selama 10 tahun di pasar tersebut.

Berdasarkan pengalamannya, kenaikan harga cabai itu memang biasa terjadi di awal musim hujan. Sebab sebagian besar cabai yang dijualnya berasal dari kiriman Pasar Karangploso, Kabupaten Malang. Sementara petani yang biasa menyuplai ke sana, umumnya baru berada dalam masa tanam awal. Disebut Syaiful, kenaikan itu bisa saja terus terjadi hingga momen Natal dan tahun baru (Nataru).

Terpisah, pedagang lainnya, Santi, juga mengatakan jika harga telur sudah naik dalam tiga pekan terakhir. Dari sebelumnya dibanderol senilai Rp 18 ribu, kini menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Kenaikan itu, disebut dia, terjadi karena harga pakan ternak yang juga melambung. ”Keluhan dari distributor seperti itu,” kata dia.

Komoditas lainnya yang mulai mahal adalah minyak goreng. Harga tiap liter yang sebelumnya berada di angka Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 30 ribu. Santi juga menyebut bila kondisi itu terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, untuk harga beras cenderung turun. Dari sebelumnya di angka Rp 55 ribu per lima kilogram, kini menjadi Rp 53 ribu. (nug/by/rmc)

MALANG KOTA – Para ibu rumah tangga (IRT) dibuat gelisah belakangan. Jelang akhir tahun, harga beberapa komoditas barang pokok mengalami kenaikan signifikan. Pantauan Jawa Pos Radar Malang di Pasar Oro-Oro Dowo Rabu (10/11) salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabai.

Syaiful, salah satu pedagang di sana, mengatakan bila kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai besar dan keriting. Pria 38 tahun itu menyebut, saat ini harga cabai besar menyentuh Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting dibanderol dengan harga Rp 40 ribu per kilogram, Padahal, beberapa hari yang lalu harganya masih relatif normal yakni berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram.

”Tetapi untuk kelangkaan tidak terjadi, stok barang masih aman,” kata pria yang sudah berjualan selama 10 tahun di pasar tersebut.

Berdasarkan pengalamannya, kenaikan harga cabai itu memang biasa terjadi di awal musim hujan. Sebab sebagian besar cabai yang dijualnya berasal dari kiriman Pasar Karangploso, Kabupaten Malang. Sementara petani yang biasa menyuplai ke sana, umumnya baru berada dalam masa tanam awal. Disebut Syaiful, kenaikan itu bisa saja terus terjadi hingga momen Natal dan tahun baru (Nataru).

Terpisah, pedagang lainnya, Santi, juga mengatakan jika harga telur sudah naik dalam tiga pekan terakhir. Dari sebelumnya dibanderol senilai Rp 18 ribu, kini menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Kenaikan itu, disebut dia, terjadi karena harga pakan ternak yang juga melambung. ”Keluhan dari distributor seperti itu,” kata dia.

Komoditas lainnya yang mulai mahal adalah minyak goreng. Harga tiap liter yang sebelumnya berada di angka Rp 25 ribu, kini naik menjadi Rp 30 ribu. Santi juga menyebut bila kondisi itu terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, untuk harga beras cenderung turun. Dari sebelumnya di angka Rp 55 ribu per lima kilogram, kini menjadi Rp 53 ribu. (nug/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/