alexametrics
31C
Malang
Friday, 22 January 2021

Tertinggi, e-Parking Stadion Gajayana Tembus Rp 5,1 Juta Sehari

MALANG KOTA – Sejak dioperasikan 4 Januari lalu, e-parking di kawasan Stadion Gajayana langsung menunjukkan performanya. Selain sistemnya lebih efisien karena berbasis teknologi, pengadaan e-parking yang memakan biaya Rp 200 juta itu juga cespleng mendongkrak pendapatan.

Kabid Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Mustaqim Jaya menyatakan, dalam sepekann saja, tercatat e-parking sudah membukukan pendapatan Rp 28 juta. Jumlah tersebut dikatakan mengalami kenaikan hingga enam kali lipat dibanding sebelum e-parking dipasang. ”Sebelumnya per hari hanya mendapat Rp 700 ribu,” katanya. Sementara pendapatan dari e-parking saat ini berkisar Rp 3 juta per hari. Pendapatan tertinggi pernah dicapai Jumat (8/1) lalu, tembus Rp 5,1 juta.

Prediksi Mustaqim, naiknya pemasukan tersebut dipastikan bakal mendongkrak angka pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang dari sektor parkir. Secara terperinci, ia optimistis bila pendapatan parkir di tahun 2021 ini bisa mencapai target senilai Rp 2,5 miliar. Sebelumnya, di tahun 2020 lalu, target pendapatan hanya mentok di angka Rp 600 juta.

Salah satu dasarnya yakni hasil evaluasi selama sepekan terakhir. ”E-parking kami usahakan untuk segera di tambah di empat titik, lagi agar pendapatan dari parkir juga naik,” jelasnya. Empat titik e-parking lain yakni di Block Office, Gedung Kartini, Terminal Arjosari dan gedung bekas mess Persema di Jalan Majapahit.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji juga sempat menjelaskan bila potensi pendapatan parkir di Kota Malang dalam setahun bisa lebih dari Rp 250 miliar. Namun yang masuk ke kas daerah hanya berkisar di angka Rp 600 jutaan. ”Dengan adanya e-parking, setidaknya PAD Kota Malang dari parkir dapat terdongkrak secara perlahan,” kata dia.

Politikus Partai Demokrat itu juga yakin bila pendapatan parkir setelah terpasang e-parking bisa melebihi angka target Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut menurutnya sudah disesuaikan dengan kalkulasi. Salah satunya soal rata-rata pendapatan parkir yang bisa menembus angka minimal Rp 150 juta per bulannya.

Pewarta; Aditya Novrian

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca