alexametrics
20.7 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Permintaan Peperomia Tinggi, Petani Bunga Kota Batu Kewalahan

KOTA BATU – Ramainya permintaan tanaman hias menjadi angin segar petani Kota Batu. Khususnya tanaman hias peperomia variegata yang kini sedang marak. Tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Sidomulyo, Kota Batu, tersebut menjadi primadona sekarang.

“Permintaannya sangat tinggi. Kalau sudah ada tengkulak pasti kehabisan,” ucap salah satu petani bunga, Nur Afandi, kemarin (12/10).

Ia mengaku bisa menjual 20 sampai 50 pot per harinya dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung besar kecilnya ukuran. Usia siap jualnya ketika tanaman memasuki umur tiga bulan.

Perawatan tumbuhan cantik ini pun tidak terlalu sulit. Hanya membutuhkan penyiraman sekali dalam sehari. Selain itu hanya perlu menambah pupuk dan mengganti sekam lama satu kali setiap minggunya. Digemarinya peperomia variegata ini karena keelokannya. Ia memiliki lima macam warna. Seperti hijau, abu-abu, pink, kuning, dan putih.

Rentannya tumbuhan cantik ini, hanya ketika musim penghujan. Nur mengaku sering rugi karena beberapa tanamannya yang busuk. “Kalau sudah busuk ya bagaimana lagi mas. Merugi pun juga tidak terlalu banyak kok,” katanya lantas tertawa.

Harapan ke depannya ia berharap agar para petani tetap bisa solid menghadapi kondisi yang ada. Mengingat pandemi yang masih menyebar meski tak terlalu berimbas bagi para petani tanaman hias.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Ramainya permintaan tanaman hias menjadi angin segar petani Kota Batu. Khususnya tanaman hias peperomia variegata yang kini sedang marak. Tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Sidomulyo, Kota Batu, tersebut menjadi primadona sekarang.

“Permintaannya sangat tinggi. Kalau sudah ada tengkulak pasti kehabisan,” ucap salah satu petani bunga, Nur Afandi, kemarin (12/10).

Ia mengaku bisa menjual 20 sampai 50 pot per harinya dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung besar kecilnya ukuran. Usia siap jualnya ketika tanaman memasuki umur tiga bulan.

Perawatan tumbuhan cantik ini pun tidak terlalu sulit. Hanya membutuhkan penyiraman sekali dalam sehari. Selain itu hanya perlu menambah pupuk dan mengganti sekam lama satu kali setiap minggunya. Digemarinya peperomia variegata ini karena keelokannya. Ia memiliki lima macam warna. Seperti hijau, abu-abu, pink, kuning, dan putih.

Rentannya tumbuhan cantik ini, hanya ketika musim penghujan. Nur mengaku sering rugi karena beberapa tanamannya yang busuk. “Kalau sudah busuk ya bagaimana lagi mas. Merugi pun juga tidak terlalu banyak kok,” katanya lantas tertawa.

Harapan ke depannya ia berharap agar para petani tetap bisa solid menghadapi kondisi yang ada. Mengingat pandemi yang masih menyebar meski tak terlalu berimbas bagi para petani tanaman hias.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/