alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Rekomendasi Produk UMKM Pilihan Kabupaten Malang

MALANG – Kabupaten Malang memiliki produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa menjadi pilihan. Baik, fashion, handycraft, hingga kuliner. Sejak Senin (1/11) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Malang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Malang menggelar UMKM Shopping Festival. Acara ini digelar satu bulan penuh hingga 30 November. Program ini merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Malang yang ke-1261 serta membangkitkan perekonomian daerah berbasis kerakyatan.

Selain digelar secara offline, event ini juga dilaksanakan secara online di pamerpamer.com

Penasaran dengan produk unggulan di Kabupaten Malang? Berikut beberapa item yang bisa anda temui di UMKM Shopping Festival:

1. Batik Samiadji

Ada satu misi yang diusung Griya Batik Samiaji dalam menekuni usaha ini. Yakni melestarikan budaya, khususnya Jawa. Karena itu, motif-motif yang dipilih pun lebih banyak didominasi oleh unsur budaya. Salah satunya topeng malangan. Ada pula motif desain tumbuhan dan hewan. Selain batik tulis, Griya Batik Samiadji juga memproduksi batik cap dengan pewarnaan sintetis dan warna alami ramah lingkungan yang tidak akan luntur.

Ukuran kain batik umumnya panjang 2,25 meter dan lebar 1,15 meter atau sesuai pesanan. Sangat cocok sebagai bahan kemeja, blues, maupun bawahan. (*)

2. Dz Pisang Sale

DZ Pisang Sale terbuat dari pisang pilihan. Tanpa bahan apa pun, no perenyah, no pengawet maupun pemanis. Sehingga sangat aman untuk kesehatan, juga cocok bagi semua kalangan.
Dikemas dalam ukuran yang handy, membuat pisang sale ini sangat mudah dibawa. Cocok untuk oleh-oleh maupun camilan. Coba dech..renyah asam manisnya..passs banget!!! (*)

3. Santana Collection

Usaha yang dirintis sejak sepuluh tahun lalu ini fokus pada sprei, set sarung bantal kursi, hingga baby set. Menggunakan bahan katun lokal, katun jepang dan king koil, membuat produk-produk Santana Collection sangat lembut. Keunggulan lain, semua barang bisa dipesan sesuai keinginan customer. Baik model maupun motif warnanya.

Para wanita dan ibu rumah tangga yang suka mempercantik tampilan ruangan, tidak salah jika memilih koleksi-koleksi Santana. Apalagi, hasil jahitannya tidak hanya rapi, tapi juga presisi, karena sebelum memilih motif, Santana membantu konsumen cara mengukur sprei yang benar alias anti geser. Tidak heran setelah pesan perdana, mereka akan repeat order. Santana Collection telah menjadi kebutuhan ibu-ibu dan wanita muda. (*)

4. Griya Mamada

Griya Mamada berdiri tahun 2010 dengan produksi aneka camilan. Ada kembang goyang, stik aneka rasa, keripik menjes, dan lainnya. Menggunakan bahan-bahan pilihan dan bumbu rempah membuat setiap produknya memiliki cita rasa pilihan. Diproses dengan higienis dengan alat-alat industri kecil membuat camilan terjaga kebersihan dan keamanannya. Walaupun skala UMKM, pemasaran produk-produk Griya Mamada telah menjangkau wilayah-wilayah di Jawa Timur. (*)

5. Torisa Stik Bawang

Torisa Stik Bawang, camilan ini gurihnya membuat mulut tak bisa berhenti mengunyah. Satu kemasan berukuran 125 gram atau 150 gram saja pasti kurang. Lebih seru lagi kalau dinikmati rame-rame. Torisa Stik Bawang disajikan dengan kekhasan tersendiri. Diracik dari bahan tepung, garam, gula, daun seledri, rempah-rempah, mentega, air, dan telur, membuat stik ini sangat enak. (*)

6. Mack Food

Yang doyan banget sama keju, harus mencoba camilan yang satu ini, Makaroni Keju by Mack Food. UMKM yang satu ini memang hanya fokus pada satu olahan saja, yaitu snack makaroni. Hanya saja, diformulasi sangat berbeda dengan yang banyak beredar di pasaran.
Bahan utama yang digunakan adalah keju kraft cheddar. Bisa dibayangkan bagaimana lezatnya makaroni ini. Selain disukai anak-anak dan dewasa, Makaroni Keju dijamin unggul, berkualitas, serta memiliki cita rasa tinggi. (*)

7. Karang Wijaya Batik

Griya Wong Kreatif adalah rumah produksi dari Batik Karang Wijaya yang berada di Jl Kendalisodo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji. Dengan visi karya sederhana namun elegant dan motto hidup terasa indah jika bermanfaat bagi orang lain, usaha ini diawali dari pemberdayaan perempuan agar bisa berdaya saing.

Karya Batik Karang Wijaya merupakan hasil tangan-tangan kreatif para ibu di sekitar tempat usaha, yaitu di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji.

Ecoprint adalah salah satu produk unggulannya. Bahan yang digunakan mulai dari kain katun, sifon, satin dan sutra Ecoprint adalah suatu hasil karya dengan pewarnaan alam yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. (*)

8. Alya Bordir Computer

Alya Bordir Computer, didirikan pada 2010 oleh Siti Nur Aliyah. UMKM dari Desa Kebobang Kecamatan Wonosari, Gunung Kawi ini menggunakan bahan katun pilihan untuk baju koko dan kaos seragam yang diproduksi. Desainnya pun rata-rata custom dari pelanggan. Meski begitu, inovasi terus dilakukan. Salah satunya , membuat produk khas bertemakan Telo Gunung Kawi yang diaplikasikan pada tote bag, kaos, hiasan dinding serta baju koko. Menggunakan merk Sinual, Alya Bordir optimistis bisa menembus pasar lebih luas lagi. Terutama sebagai oleh-oleh khas Gunung Kawi.

Produk-produk Alya Bordir memiliki keunggulan jahitan rumahan dikombinasikan bordir komputer, sehingga tak hanya kuat, tetapi juga tahan lama. Produksinya tidak hanya satuan, bisa pula dalam partai besar tanpa mengurangi kualitas produk.

Hadirnya Alya Bordir memudahkan masyarakat dalam menggunakan jasa bordir komputer tanpa harus jauh-jauh ke kota. Selain itu bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga mindset tinggal di desa bukan lagi sebuah hambatan untuk terus berkarya. (*)

MALANG – Kabupaten Malang memiliki produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa menjadi pilihan. Baik, fashion, handycraft, hingga kuliner. Sejak Senin (1/11) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Malang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Malang menggelar UMKM Shopping Festival. Acara ini digelar satu bulan penuh hingga 30 November. Program ini merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Malang yang ke-1261 serta membangkitkan perekonomian daerah berbasis kerakyatan.

Selain digelar secara offline, event ini juga dilaksanakan secara online di pamerpamer.com

Penasaran dengan produk unggulan di Kabupaten Malang? Berikut beberapa item yang bisa anda temui di UMKM Shopping Festival:

1. Batik Samiadji

Ada satu misi yang diusung Griya Batik Samiaji dalam menekuni usaha ini. Yakni melestarikan budaya, khususnya Jawa. Karena itu, motif-motif yang dipilih pun lebih banyak didominasi oleh unsur budaya. Salah satunya topeng malangan. Ada pula motif desain tumbuhan dan hewan. Selain batik tulis, Griya Batik Samiadji juga memproduksi batik cap dengan pewarnaan sintetis dan warna alami ramah lingkungan yang tidak akan luntur.

Ukuran kain batik umumnya panjang 2,25 meter dan lebar 1,15 meter atau sesuai pesanan. Sangat cocok sebagai bahan kemeja, blues, maupun bawahan. (*)

2. Dz Pisang Sale

DZ Pisang Sale terbuat dari pisang pilihan. Tanpa bahan apa pun, no perenyah, no pengawet maupun pemanis. Sehingga sangat aman untuk kesehatan, juga cocok bagi semua kalangan.
Dikemas dalam ukuran yang handy, membuat pisang sale ini sangat mudah dibawa. Cocok untuk oleh-oleh maupun camilan. Coba dech..renyah asam manisnya..passs banget!!! (*)

3. Santana Collection

Usaha yang dirintis sejak sepuluh tahun lalu ini fokus pada sprei, set sarung bantal kursi, hingga baby set. Menggunakan bahan katun lokal, katun jepang dan king koil, membuat produk-produk Santana Collection sangat lembut. Keunggulan lain, semua barang bisa dipesan sesuai keinginan customer. Baik model maupun motif warnanya.

Para wanita dan ibu rumah tangga yang suka mempercantik tampilan ruangan, tidak salah jika memilih koleksi-koleksi Santana. Apalagi, hasil jahitannya tidak hanya rapi, tapi juga presisi, karena sebelum memilih motif, Santana membantu konsumen cara mengukur sprei yang benar alias anti geser. Tidak heran setelah pesan perdana, mereka akan repeat order. Santana Collection telah menjadi kebutuhan ibu-ibu dan wanita muda. (*)

4. Griya Mamada

Griya Mamada berdiri tahun 2010 dengan produksi aneka camilan. Ada kembang goyang, stik aneka rasa, keripik menjes, dan lainnya. Menggunakan bahan-bahan pilihan dan bumbu rempah membuat setiap produknya memiliki cita rasa pilihan. Diproses dengan higienis dengan alat-alat industri kecil membuat camilan terjaga kebersihan dan keamanannya. Walaupun skala UMKM, pemasaran produk-produk Griya Mamada telah menjangkau wilayah-wilayah di Jawa Timur. (*)

5. Torisa Stik Bawang

Torisa Stik Bawang, camilan ini gurihnya membuat mulut tak bisa berhenti mengunyah. Satu kemasan berukuran 125 gram atau 150 gram saja pasti kurang. Lebih seru lagi kalau dinikmati rame-rame. Torisa Stik Bawang disajikan dengan kekhasan tersendiri. Diracik dari bahan tepung, garam, gula, daun seledri, rempah-rempah, mentega, air, dan telur, membuat stik ini sangat enak. (*)

6. Mack Food

Yang doyan banget sama keju, harus mencoba camilan yang satu ini, Makaroni Keju by Mack Food. UMKM yang satu ini memang hanya fokus pada satu olahan saja, yaitu snack makaroni. Hanya saja, diformulasi sangat berbeda dengan yang banyak beredar di pasaran.
Bahan utama yang digunakan adalah keju kraft cheddar. Bisa dibayangkan bagaimana lezatnya makaroni ini. Selain disukai anak-anak dan dewasa, Makaroni Keju dijamin unggul, berkualitas, serta memiliki cita rasa tinggi. (*)

7. Karang Wijaya Batik

Griya Wong Kreatif adalah rumah produksi dari Batik Karang Wijaya yang berada di Jl Kendalisodo, Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji. Dengan visi karya sederhana namun elegant dan motto hidup terasa indah jika bermanfaat bagi orang lain, usaha ini diawali dari pemberdayaan perempuan agar bisa berdaya saing.

Karya Batik Karang Wijaya merupakan hasil tangan-tangan kreatif para ibu di sekitar tempat usaha, yaitu di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji.

Ecoprint adalah salah satu produk unggulannya. Bahan yang digunakan mulai dari kain katun, sifon, satin dan sutra Ecoprint adalah suatu hasil karya dengan pewarnaan alam yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar. (*)

8. Alya Bordir Computer

Alya Bordir Computer, didirikan pada 2010 oleh Siti Nur Aliyah. UMKM dari Desa Kebobang Kecamatan Wonosari, Gunung Kawi ini menggunakan bahan katun pilihan untuk baju koko dan kaos seragam yang diproduksi. Desainnya pun rata-rata custom dari pelanggan. Meski begitu, inovasi terus dilakukan. Salah satunya , membuat produk khas bertemakan Telo Gunung Kawi yang diaplikasikan pada tote bag, kaos, hiasan dinding serta baju koko. Menggunakan merk Sinual, Alya Bordir optimistis bisa menembus pasar lebih luas lagi. Terutama sebagai oleh-oleh khas Gunung Kawi.

Produk-produk Alya Bordir memiliki keunggulan jahitan rumahan dikombinasikan bordir komputer, sehingga tak hanya kuat, tetapi juga tahan lama. Produksinya tidak hanya satuan, bisa pula dalam partai besar tanpa mengurangi kualitas produk.

Hadirnya Alya Bordir memudahkan masyarakat dalam menggunakan jasa bordir komputer tanpa harus jauh-jauh ke kota. Selain itu bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga mindset tinggal di desa bukan lagi sebuah hambatan untuk terus berkarya. (*)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/