alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Tujuh Tahun, BMW Group Jadi Eskportir Otomotif Terbesar ke AS

RADAR MALANG – Selama tujuh tahun berturut-turut, BMW Group selalu berada di urutan pertama pengekspor otomotif ke AS. Plant Spartanburg, yang telah menjadi bagian dari produksi BMW Group sejak 1994, telah mengeskpor 218.820 kendaraan dengan nilai lebih dari 8,9 miliar USD pada tahun 2020 saja.

Sedangkan BMW Group sendiri memproduksi total 361.35 kendaraan. Sekitar 218.000 unit yang telah diproduksi pada tahun ini, berhasil mencetak rekor baru. “Mendapat posisi teratas sekali lagi untuk ekspor otomotif AS adalah hasil dari komitmen dan dedikasi tim Plant Spartanburg selama tahun 2020 yang penuh tantangan,” ucap Milan Nedeljkovic, anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab untuk bagian produksi.

Menurut Nedeljkovic, terlepas dari kondisi sulit selama pandemi, BMW Group ternyata masih mampu mencetak rekor produksi baru tahun ini. Tidak hanya menunjukkan daya tarik yang kuat dari produk-produk BMW Group, tetapi juga fleksibilitas dan kemampuan kinerja yang luar biasa dari jaringan produksi mereka.

Dilansir dari Automotive World, Ahad (14/2), varian listrik hibrida plug-in dari dua kendaraan paling populer juga mencetak rekor produksi di tahun 2020. Yaitu BMW X3 xDrive30e dan BMW X5 xDrive45e, yang masing-masing terjual 23.000 unit dan 24.000 unit. Angka tersebut setara 13 persen dari total produksi pabrik.

Sementara itu, daftar lima teratas negara pengeskpor produk dari Plant Spartanburg adalah Cina (23,3 persen), Jerman (12,9 persen), Korea Selatan (7,8 persen), Kanada (6 persen) dan Rusia (5,3 persen). Pabrik ini juga diketahui memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 450.000 kendaraan yang mempekerjakan lebih dari 11.000 orang.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

RADAR MALANG – Selama tujuh tahun berturut-turut, BMW Group selalu berada di urutan pertama pengekspor otomotif ke AS. Plant Spartanburg, yang telah menjadi bagian dari produksi BMW Group sejak 1994, telah mengeskpor 218.820 kendaraan dengan nilai lebih dari 8,9 miliar USD pada tahun 2020 saja.

Sedangkan BMW Group sendiri memproduksi total 361.35 kendaraan. Sekitar 218.000 unit yang telah diproduksi pada tahun ini, berhasil mencetak rekor baru. “Mendapat posisi teratas sekali lagi untuk ekspor otomotif AS adalah hasil dari komitmen dan dedikasi tim Plant Spartanburg selama tahun 2020 yang penuh tantangan,” ucap Milan Nedeljkovic, anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab untuk bagian produksi.

Menurut Nedeljkovic, terlepas dari kondisi sulit selama pandemi, BMW Group ternyata masih mampu mencetak rekor produksi baru tahun ini. Tidak hanya menunjukkan daya tarik yang kuat dari produk-produk BMW Group, tetapi juga fleksibilitas dan kemampuan kinerja yang luar biasa dari jaringan produksi mereka.

Dilansir dari Automotive World, Ahad (14/2), varian listrik hibrida plug-in dari dua kendaraan paling populer juga mencetak rekor produksi di tahun 2020. Yaitu BMW X3 xDrive30e dan BMW X5 xDrive45e, yang masing-masing terjual 23.000 unit dan 24.000 unit. Angka tersebut setara 13 persen dari total produksi pabrik.

Sementara itu, daftar lima teratas negara pengeskpor produk dari Plant Spartanburg adalah Cina (23,3 persen), Jerman (12,9 persen), Korea Selatan (7,8 persen), Kanada (6 persen) dan Rusia (5,3 persen). Pabrik ini juga diketahui memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 450.000 kendaraan yang mempekerjakan lebih dari 11.000 orang.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/