alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Perisai Sendangbiru Optimalkan Layanan BPJamsostek Untuk Nelayan

MALANG – BPJamsostek Malang Kepanjen meresmikan kantor Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) nelayan Sendang Biru pada Senin (15/3). Peresmian fasilitas tersebut tidak lain bertujuan untuk memudahkan nelayan mendaftar menjadi anggota BPJamsostek dan mempermudah membayar iuran JKM (Jaminan Kematian), serta JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).

Peresmian kantor yang diberi nama Perisai Mina Rukun Bahari diterima langsung oleh Irfan, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sendang Biru dan diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Malang Kepanjen, Wahyu Utomo.

“Peresmian kantor Perisai Nelayan Sendang Biru tidak lain adalah membantu dan mempermudah dalam pengurusan pendaftaran dan pembayaran iuran. Selain itu mengawal serta membantu proses klaim peserta, jika terjadi risiko kecelakaan kerja dan kematian bagi nelayan,” urai Wahyu Utomo dalam sambutannya.

Mengingat profesi nelayan yang tidak mengenal waktu dan risiko yang sangat tinggi. Maka dipandang perlu untuk memiliki Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Whyu menuturkan, Perisai Mina Rukun Bahari diharapkan bisa menjadi contoh untuk wilayah lainnya mengikuti jejak nelayan di Sendang Biru.

“Perisai Mina Rukun Bahari Sendang Biru sebagai percontohan bagi calon perisai yang lain, mengingat masih ada 8 titik lokasi nelayan yang tersebar di wilayah Malang Selatan. Serta masih banyak potensi nelayan yang belum terdaftar dalam program BPJamsostek,” tutup Wahyu.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, BPJamsostek Malang Kepanjen telah memberikan santunan kepada ahli waris nelayan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja senilai Rp 42 juta pada Rabu (10/3). Santunan tersebut sebagai wujud manfaat JKM untuk meringankan beban keluarga yang telah ditinggalkan.

Pewarta: Andika Satria

MALANG – BPJamsostek Malang Kepanjen meresmikan kantor Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) nelayan Sendang Biru pada Senin (15/3). Peresmian fasilitas tersebut tidak lain bertujuan untuk memudahkan nelayan mendaftar menjadi anggota BPJamsostek dan mempermudah membayar iuran JKM (Jaminan Kematian), serta JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).

Peresmian kantor yang diberi nama Perisai Mina Rukun Bahari diterima langsung oleh Irfan, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Sendang Biru dan diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Malang Kepanjen, Wahyu Utomo.

“Peresmian kantor Perisai Nelayan Sendang Biru tidak lain adalah membantu dan mempermudah dalam pengurusan pendaftaran dan pembayaran iuran. Selain itu mengawal serta membantu proses klaim peserta, jika terjadi risiko kecelakaan kerja dan kematian bagi nelayan,” urai Wahyu Utomo dalam sambutannya.

Mengingat profesi nelayan yang tidak mengenal waktu dan risiko yang sangat tinggi. Maka dipandang perlu untuk memiliki Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Whyu menuturkan, Perisai Mina Rukun Bahari diharapkan bisa menjadi contoh untuk wilayah lainnya mengikuti jejak nelayan di Sendang Biru.

“Perisai Mina Rukun Bahari Sendang Biru sebagai percontohan bagi calon perisai yang lain, mengingat masih ada 8 titik lokasi nelayan yang tersebar di wilayah Malang Selatan. Serta masih banyak potensi nelayan yang belum terdaftar dalam program BPJamsostek,” tutup Wahyu.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya, BPJamsostek Malang Kepanjen telah memberikan santunan kepada ahli waris nelayan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja senilai Rp 42 juta pada Rabu (10/3). Santunan tersebut sebagai wujud manfaat JKM untuk meringankan beban keluarga yang telah ditinggalkan.

Pewarta: Andika Satria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/