alexametrics
22.1 C
Malang
Monday, 20 September 2021

Pandemi, Toko Rempah di Malang Jadi Buruan Warga

MALANG KOTA – Selain toko obat, toko penyedia rempah-rempah di Kota Malang juga merasakan berkah pandemi Covid-19. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan produk herbal membuat sejumlah toko yang menjual bahan herbal laris manis diburu pembeli.

Contohnya Toko Rempah Mekar Sari Kota Malang di kawasan Jalan Kyai Tamin setiap hari ramai dikunjungi pembeli. Owner Toko Rempah Mekar Sari, Sudiono mengatakan di masa pandemi ini memang banyak sebagian rempah yang makin diminati masyarakat.

“Misalnya, seperti jahe, kunir dan temulawak, kemungkinan dibuat jamu atau yang lainnya,” ucapnya sembari melayani pembeli.

Dia menyampaikan, selama pandemi, konsumsi rempah-rempah memang semakin meningkat. “Karena dipercaya sebagai alternatif untuk meningkatkan sistem imun,” ungkapnya.

Manfaat rempah-rempah dari sisi kesehatan itu diyakini cukup banyak, yakni sebagai sumber vitamin dan juga anti oksidan guna pengikat racun. Dia menjelaskan, khasiat rempah ini memang bisa dijadikan sebagai alternatif obat secara alami untuk menambah atau memperkuat sistem imun.

Sementara itu, salah satu konsumen Novita Sari, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang mengaku dirinya sudah memiliki ketergantungan pada khasiat rempah-rempah. Pasalnya, aktivitas sehari-harinya yang begitu padat membuatnya harus rutin meminum wedang jahe setelah pulang kerja. Sebab, dengan mengkonsumsi rempah pilihan itu membuat tubuhnya lebih fresh saat bangun tidur. “Jadi biasanya diminum sebelum tidur,” pungkasnya.

Pewarta: Ulfa Afrian

MALANG KOTA – Selain toko obat, toko penyedia rempah-rempah di Kota Malang juga merasakan berkah pandemi Covid-19. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan produk herbal membuat sejumlah toko yang menjual bahan herbal laris manis diburu pembeli.

Contohnya Toko Rempah Mekar Sari Kota Malang di kawasan Jalan Kyai Tamin setiap hari ramai dikunjungi pembeli. Owner Toko Rempah Mekar Sari, Sudiono mengatakan di masa pandemi ini memang banyak sebagian rempah yang makin diminati masyarakat.

“Misalnya, seperti jahe, kunir dan temulawak, kemungkinan dibuat jamu atau yang lainnya,” ucapnya sembari melayani pembeli.

Dia menyampaikan, selama pandemi, konsumsi rempah-rempah memang semakin meningkat. “Karena dipercaya sebagai alternatif untuk meningkatkan sistem imun,” ungkapnya.

Manfaat rempah-rempah dari sisi kesehatan itu diyakini cukup banyak, yakni sebagai sumber vitamin dan juga anti oksidan guna pengikat racun. Dia menjelaskan, khasiat rempah ini memang bisa dijadikan sebagai alternatif obat secara alami untuk menambah atau memperkuat sistem imun.

Sementara itu, salah satu konsumen Novita Sari, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang mengaku dirinya sudah memiliki ketergantungan pada khasiat rempah-rempah. Pasalnya, aktivitas sehari-harinya yang begitu padat membuatnya harus rutin meminum wedang jahe setelah pulang kerja. Sebab, dengan mengkonsumsi rempah pilihan itu membuat tubuhnya lebih fresh saat bangun tidur. “Jadi biasanya diminum sebelum tidur,” pungkasnya.

Pewarta: Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru