alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Perkuat Inovasi, Diskoperindag Kota Batu Bantu Sektor Riil Bangkit

KOTA BATU – Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskoperindag dan UMKM) Kota Batu terus mendorong petumbuhan koperasi di wilayahnya. Terutama koperasi yang bergerak di sektor riil, seperti produsen makanan. Karena di masa pandemi seperti ini perlu penguatan dan inovasi.

Kadiskoperindag dan UMKM Kota Batu Eko Suhartono menyampaikan, jumlah koperasi yang bergerak di sektor riil di Batu ada 80 koperasi. Sedangkan, yang bergerak di sektor non riil, seperti simpan pinjam, ada 35 koperasi. Semua tersebar di tiga kecamatan, yakni Junrejo, Batu, dan Bumiaji.

“Kami terus berupaya membantu mereka untuk bangkit di masa pandemi ini,” kata pria yang bekerja di Pemkot Batu lebih dari 10 tahun ini.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi prioritas timnya adalah masalah pemasaran produk. Karena rata-rata koperasi ini dikelola oleh masyarakat biasa. “Kami bantu carikan link ke toko oleh-oleh khas Batu,” jelas dia.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, toko oleh-oleh di Batu juga diimbau untuk memberikan ruang pada produk koperasi tersebut. Hal ini dinilai penting agar ekonomi masyarakat Kota Batu bisa terus berkembang. “Pengelola pusat oleh-oleh juga menyambut baik,” ungkap dia.

Seperti diketahui, masa pandemi ini membuat berbagai sektor usaha relatif lesu. Sehingga, perlu cara khusus untuk bisa bertahan dan bangkit. Karena daya beli masyarakat juga relatif turun.

Pewarta: Imam Nasrodin

KOTA BATU – Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskoperindag dan UMKM) Kota Batu terus mendorong petumbuhan koperasi di wilayahnya. Terutama koperasi yang bergerak di sektor riil, seperti produsen makanan. Karena di masa pandemi seperti ini perlu penguatan dan inovasi.

Kadiskoperindag dan UMKM Kota Batu Eko Suhartono menyampaikan, jumlah koperasi yang bergerak di sektor riil di Batu ada 80 koperasi. Sedangkan, yang bergerak di sektor non riil, seperti simpan pinjam, ada 35 koperasi. Semua tersebar di tiga kecamatan, yakni Junrejo, Batu, dan Bumiaji.

“Kami terus berupaya membantu mereka untuk bangkit di masa pandemi ini,” kata pria yang bekerja di Pemkot Batu lebih dari 10 tahun ini.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi prioritas timnya adalah masalah pemasaran produk. Karena rata-rata koperasi ini dikelola oleh masyarakat biasa. “Kami bantu carikan link ke toko oleh-oleh khas Batu,” jelas dia.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, toko oleh-oleh di Batu juga diimbau untuk memberikan ruang pada produk koperasi tersebut. Hal ini dinilai penting agar ekonomi masyarakat Kota Batu bisa terus berkembang. “Pengelola pusat oleh-oleh juga menyambut baik,” ungkap dia.

Seperti diketahui, masa pandemi ini membuat berbagai sektor usaha relatif lesu. Sehingga, perlu cara khusus untuk bisa bertahan dan bangkit. Karena daya beli masyarakat juga relatif turun.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/