alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Klir dengan PT Matahari, Pemkot Malang Lanjutkan Revitalisasi PBM

MALANG KOTA – Rencana Pemkot Malang membangun ulang Pasar Besar Malang (PBM) sudah bulat. Selain karena bangunan pasar sudah tidak layak, hal itu juga terkait dengan PT Matahari Department Store sebagai pengelola PBM.

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan PT Matahari Department Store sebagai pengelola PBM sudah klir dan memberi lampu hijau Pemkot Malang untuk melakukan revitalisasi. ”(Pihak) Matahari sudah menyatakan tidak akan merevitalisasi, dan memang kami (yang) akan membangunnya sendiri,” kata Sutiaji.

Seperti sikap awal, ia menjelaskan bila biaya revitalisasi PBM bakal dibebankan pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Malang. Politisi dari Partai Demokrat itu mengakui bila sebelumnya sempat ada perdebatan soal hak dan kewajiban untuk merevitalisasi PBM.

Muara perdebatan itu berasal dari perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Malang dengan PT Matahari Department Store. Kini, Sutiaji menjamin bila perdebatan itu tidak akan terjadi lagi. Sebab PKS yang baru kini sedang disusun. Meski masih belum menjelaskan detail dari dokumen perjanjian baru itu, ia memastikan bila pihak Matahari tetap akan punya hak untuk menempati PBM. Statusnya tetap sebagai penyewa. ”Saya tegaskan (bila perjanjian baru itu) masih pembahasan, dan kami akan bertemu lagi dengan pihak matahari,” lanjutnya.

Sembari menuntaskan dokumen perjanjian yang baru itu, kini Pemkot Malang mulai menata anggaran untuk tahap revitalisasi PBM. Dari rencana awal, pekerjaan konstruksi akan dilakukan mulai tahun depan. Untuk Estimasi awal kebutuhan anggaran untuk pembangunan pasar itu diperkirakan mencapai Rp 125 miliar.

Di tempat lain, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono mendesak Pemkot Malang memperjelas status PT Matahari. Sebab ke depan mereka tidak akan terlibat dalam proses revitalisasi.”Supaya bisa klir ya harus segera dipastikan status Matahari agar tidak mengambang,” kata dia. (rmc/and/by)

MALANG KOTA – Rencana Pemkot Malang membangun ulang Pasar Besar Malang (PBM) sudah bulat. Selain karena bangunan pasar sudah tidak layak, hal itu juga terkait dengan PT Matahari Department Store sebagai pengelola PBM.

Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan PT Matahari Department Store sebagai pengelola PBM sudah klir dan memberi lampu hijau Pemkot Malang untuk melakukan revitalisasi. ”(Pihak) Matahari sudah menyatakan tidak akan merevitalisasi, dan memang kami (yang) akan membangunnya sendiri,” kata Sutiaji.

Seperti sikap awal, ia menjelaskan bila biaya revitalisasi PBM bakal dibebankan pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Malang. Politisi dari Partai Demokrat itu mengakui bila sebelumnya sempat ada perdebatan soal hak dan kewajiban untuk merevitalisasi PBM.

Muara perdebatan itu berasal dari perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Malang dengan PT Matahari Department Store. Kini, Sutiaji menjamin bila perdebatan itu tidak akan terjadi lagi. Sebab PKS yang baru kini sedang disusun. Meski masih belum menjelaskan detail dari dokumen perjanjian baru itu, ia memastikan bila pihak Matahari tetap akan punya hak untuk menempati PBM. Statusnya tetap sebagai penyewa. ”Saya tegaskan (bila perjanjian baru itu) masih pembahasan, dan kami akan bertemu lagi dengan pihak matahari,” lanjutnya.

Sembari menuntaskan dokumen perjanjian yang baru itu, kini Pemkot Malang mulai menata anggaran untuk tahap revitalisasi PBM. Dari rencana awal, pekerjaan konstruksi akan dilakukan mulai tahun depan. Untuk Estimasi awal kebutuhan anggaran untuk pembangunan pasar itu diperkirakan mencapai Rp 125 miliar.

Di tempat lain, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono mendesak Pemkot Malang memperjelas status PT Matahari. Sebab ke depan mereka tidak akan terlibat dalam proses revitalisasi.”Supaya bisa klir ya harus segera dipastikan status Matahari agar tidak mengambang,” kata dia. (rmc/and/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru