alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Usung Spirit Perubahan, Telkomsel Luncurkan Logo Baru

RADAR MALANG – Operator seluler Telkomsel resmi mengubah logo perusahaan hari ini (18/6). Perubahan tersebut menjadi bagian dari peta jalan transformasi digital yang digeber Telkomsel untuk menjawab tantangan dan perubahan zaman.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengungkapkan, logo baru ini menandai babak baru Telkomsel dalam melayani bangsa dan masyarakat Indonesia. “Hari ini kami memperkenalkan semangat yang dibarengi dengan pembaharuan identitas Telkomsel dan memperkuat kehadiran Telkomsel sebagai simbol perubahan bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya dalam launching yang digelar secara online, Jumat (18/6).

Hendri mengatakan, spirit perubahan dengan penggantian logo tersebut tidak hanya sebatas perombakan wajah Telkomsel saja. “Ini menjadi cara kami membawa simbol perubahan dengan memaknai transformasi digital yang lebih dalam, melalui nilai-nilai baru,” jelasnya.

Sementara itu, Director of Marketing Telkomsel Rachel Goh menambahkan, logo baru Telkomsel terinspirasi dari motif batik. Ia menjelaskan, setiap detail batik diyakini mewakili simbol tertentu hingga membuatnya terlihat unik.

“Kami ingin memastikan warisan ini menjadi bagian dari merek Telkomsel yang baru. Itu akan mengingatkan kita setiap saat, siapa yang kita perjuangkan, dan siapa diri kita sebenarnya,” jelas Rachel. Karena itu, font yang digunakan adalah hasil kreasi Deni Anggara dari Degarism Studio Bandung dan diberi nama Telkomsel Batik.

Penggunaan warna merah dan putih yang telah menjadi ciri khas Telkomsel kini akan dilengkapi dengan warna sekunder yaitu merah tua, biru navy, kuning kunyit, abu-abu dan hitam.

Selain itu, Telkomsel menyematkan guratan yang juga terinspirasi dari batik. Simbol ini memiliki makna, bersama Telkomsel, pelanggan bisa memasuki dunia baru dan mengeksplor hal-hal baru. “Portal itu juga terlihat dikelilingi oleh sinar, sinar itu adalah optimisme,” papar Rachel.

Telkomsel juga mengubah cara penulisan mereknya, yang semula menggunakan huruf kapital, kini huruf kapital hanya digunakan pada awal merek saja.

Pewarta: Andika/Defi

RADAR MALANG – Operator seluler Telkomsel resmi mengubah logo perusahaan hari ini (18/6). Perubahan tersebut menjadi bagian dari peta jalan transformasi digital yang digeber Telkomsel untuk menjawab tantangan dan perubahan zaman.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengungkapkan, logo baru ini menandai babak baru Telkomsel dalam melayani bangsa dan masyarakat Indonesia. “Hari ini kami memperkenalkan semangat yang dibarengi dengan pembaharuan identitas Telkomsel dan memperkuat kehadiran Telkomsel sebagai simbol perubahan bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya dalam launching yang digelar secara online, Jumat (18/6).

Hendri mengatakan, spirit perubahan dengan penggantian logo tersebut tidak hanya sebatas perombakan wajah Telkomsel saja. “Ini menjadi cara kami membawa simbol perubahan dengan memaknai transformasi digital yang lebih dalam, melalui nilai-nilai baru,” jelasnya.

Sementara itu, Director of Marketing Telkomsel Rachel Goh menambahkan, logo baru Telkomsel terinspirasi dari motif batik. Ia menjelaskan, setiap detail batik diyakini mewakili simbol tertentu hingga membuatnya terlihat unik.

“Kami ingin memastikan warisan ini menjadi bagian dari merek Telkomsel yang baru. Itu akan mengingatkan kita setiap saat, siapa yang kita perjuangkan, dan siapa diri kita sebenarnya,” jelas Rachel. Karena itu, font yang digunakan adalah hasil kreasi Deni Anggara dari Degarism Studio Bandung dan diberi nama Telkomsel Batik.

Penggunaan warna merah dan putih yang telah menjadi ciri khas Telkomsel kini akan dilengkapi dengan warna sekunder yaitu merah tua, biru navy, kuning kunyit, abu-abu dan hitam.

Selain itu, Telkomsel menyematkan guratan yang juga terinspirasi dari batik. Simbol ini memiliki makna, bersama Telkomsel, pelanggan bisa memasuki dunia baru dan mengeksplor hal-hal baru. “Portal itu juga terlihat dikelilingi oleh sinar, sinar itu adalah optimisme,” papar Rachel.

Telkomsel juga mengubah cara penulisan mereknya, yang semula menggunakan huruf kapital, kini huruf kapital hanya digunakan pada awal merek saja.

Pewarta: Andika/Defi

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru