alexametrics
29C
Malang
Friday, 5 March 2021

BNI Griya Digitex Property 2021

Bocoran Lengkap Daerah Terdampak Tol Malang Kepanjen

MALANG KOTA – Rencana pembangunan tol Malang–Kepanjen diprediksi akan meningkatkan sektor ekonomi di wilayah terdampak. Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Siswantono dalam Digitalk bertajuk ‘Tol Malang-Kepanjen Dorong Iklim Investasi’ yang disiarkan secara live di channel YouTube Radar Malang Online, hari ini (20/1).

Siswantono menjelaskan, berkaca pada keberadaan tol Malang-Pandaan, sejumlah sektor akan menikmati dampak positif pembangunan tol, seperti pariwisata, perdagangan hingga properti. Ia mencontohkan, di wilayah Pakis, kini banyak perumahan-perumahan baru dibangun, imbas dari dibukanya tol Malang-Pandaan dengan exit tol Pakis.

“Karena dengan keberadaan tol, maka akses menjadi lebih mudah dan memangkas waktu. Misalnya saja dari Malang ke Surabaya, dari sebelumnya bisa sampai berjam-jam, kini bisa lebih singkat. Sehingga, perumahan yang dekat dengan gerbang tol baik masuk atau keluar akan menjadi nilai tersendiri,” jelas dia.

Terkait tol Malang–Kepanjen, Siswantono memprediksi akan memunculkan imbas yang sama. Pada daerah terdampak, setidaknya harga jual properti akan mengalami kenaikan. Proyek tol Malang-Kepanjen sendiri, saat ini tengah memasuki studi kelayakan.

Setidaknya, ada beberapa daerah yang terdampak pembangunan beberapa diantaranya Sawojajar, Kedungkandang, Bumiayu dengan interchange di Bululawang, Pakisaji, dan Gondanglegi. Namun ia menegaskan, perencanaan jalur ini belum final.

“Penetapan titik interchange ini dilihat dari tingginya aktivitas di daerah terpilih. Tiga daerah itu yang dinilai ramai sehingga perlu adanya interchange,” jelas dia.

Koordinator Event Jawa Pos Radar Malang, Selma Kirana menyebut, talk show dengan menghadirkan Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait investasi properti yang prospektif di Malang Raya.

“Dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten, diharapkan mampu memberikan gambaran yang gambling terkait prospek investasi properti di Malang Raya yang masih sangat besar,” terang Selma.

Ia menambahkan, talk show tersebut merupakan bagian dari pemanasan menuju pameran digital bertajuk BNI Digitex Property 2021 yang akan berlangsung pada 25 Januari hingga 7 Februari mendatang. Di pameran virtual tersebut, investor bisa memilih lokasi investasi properti di seluruh Malang Raya, dan luar kota tanpa harus keluar rumah.

“Cukup akses ke pamerpamer.com, maka Anda bisa melihat produk properti dari para developer perumahan yang terpercaya,” pungkas Selma.

Pewarta: Anggi Dianing

MALANG KOTA – Rencana pembangunan tol Malang–Kepanjen diprediksi akan meningkatkan sektor ekonomi di wilayah terdampak. Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Siswantono dalam Digitalk bertajuk ‘Tol Malang-Kepanjen Dorong Iklim Investasi’ yang disiarkan secara live di channel YouTube Radar Malang Online, hari ini (20/1).

Siswantono menjelaskan, berkaca pada keberadaan tol Malang-Pandaan, sejumlah sektor akan menikmati dampak positif pembangunan tol, seperti pariwisata, perdagangan hingga properti. Ia mencontohkan, di wilayah Pakis, kini banyak perumahan-perumahan baru dibangun, imbas dari dibukanya tol Malang-Pandaan dengan exit tol Pakis.

“Karena dengan keberadaan tol, maka akses menjadi lebih mudah dan memangkas waktu. Misalnya saja dari Malang ke Surabaya, dari sebelumnya bisa sampai berjam-jam, kini bisa lebih singkat. Sehingga, perumahan yang dekat dengan gerbang tol baik masuk atau keluar akan menjadi nilai tersendiri,” jelas dia.

Terkait tol Malang–Kepanjen, Siswantono memprediksi akan memunculkan imbas yang sama. Pada daerah terdampak, setidaknya harga jual properti akan mengalami kenaikan. Proyek tol Malang-Kepanjen sendiri, saat ini tengah memasuki studi kelayakan.

Setidaknya, ada beberapa daerah yang terdampak pembangunan beberapa diantaranya Sawojajar, Kedungkandang, Bumiayu dengan interchange di Bululawang, Pakisaji, dan Gondanglegi. Namun ia menegaskan, perencanaan jalur ini belum final.

“Penetapan titik interchange ini dilihat dari tingginya aktivitas di daerah terpilih. Tiga daerah itu yang dinilai ramai sehingga perlu adanya interchange,” jelas dia.

Koordinator Event Jawa Pos Radar Malang, Selma Kirana menyebut, talk show dengan menghadirkan Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait investasi properti yang prospektif di Malang Raya.

“Dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten, diharapkan mampu memberikan gambaran yang gambling terkait prospek investasi properti di Malang Raya yang masih sangat besar,” terang Selma.

Ia menambahkan, talk show tersebut merupakan bagian dari pemanasan menuju pameran digital bertajuk BNI Digitex Property 2021 yang akan berlangsung pada 25 Januari hingga 7 Februari mendatang. Di pameran virtual tersebut, investor bisa memilih lokasi investasi properti di seluruh Malang Raya, dan luar kota tanpa harus keluar rumah.

“Cukup akses ke pamerpamer.com, maka Anda bisa melihat produk properti dari para developer perumahan yang terpercaya,” pungkas Selma.

Pewarta: Anggi Dianing

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru