26.3 C
Jakarta
Wednesday, June 7, 2023

BI Malang Dorong Transaksi Digital lewat Gebyar QRIS Ngalam 2023

MALANG KOTA – Ribuan pengunjung memadati acara “Gebyar QRIS Ngalam 2023″, yang digelar oleh Bank Indonesia KPw Malang di Car Free Day, Minggu (19/3).

Para pengunjung turut menyemarakkan even itu, dengan mengikuti berbagai acara di antaranya Edukasi Quiz QRIS & CBP, Lomba Reels CBP, Lomba Tiktok QRIS, Zumba Dance, Scan QRIS Rp1, Free Snack, hingga hiburan BIMA Band.

Di sela-sela acara juga ada Selebrasi Pre-event FEKDI ( Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia) yang ditandai dengan pemukulan gendang oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi, Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo dan Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri.

Even ini berlangsung cukup semarak. Terlihat pengujung tertib mengantre saat melakukan scan 1 rupiah QRIS di gate utama.

SINERGI: Para tamu undangan berfoto bersama usai even Gebyar QRIS Ngalam 2023, di CFD, Minggu (19/3). (ROFIA/RADAR MALANG)

Setelah melakukan scan, tim dari GenBI (Generasi Baru Indonesia) memberikan satu kupon gratis konsumsi yang dapat ditukarkan di 9 stan area even.

Setiap kupon akan mendapatkan fasilitas 2 makan dan 1 minuman gratis. GenBI merupakan komunitas yang terdiri dari mahasiswa/i penerima beasiswa Bank Indonesia.

Experience pembayaran 1 rupiah dengan QRIS ini menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menggenjot transaksi non tunai menggunakan QRIS.

“Targetnya 700 hingga 1.000 peserta. Total ada 9 stan makanan masing-masing stan menyediakan 300 makanan atau minuman. Selain itu juga ada edukasi QRIS untuk mansyarakat,”kata dia.

Samsun, manambahkan bahwa BI di acara ini memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang hadir agar terbiasa dangan alat pembayaran non tunai atau QRIS ini.

Dia menyampaikan, secara nasional jumlah Marchant QRIS sudah mencapai 28,75 juta per Desember 2022. Untuk tahun ini BI menargetkan ada sebanyak 45 juta untuk pengguna dengan volume transaksi  1 miliar transaksi.

Sementara di wilayah Jawa Timur target pengguna baru QRIS sebesar 2 juta, dan target volume transaksi sebesar 117juta.

Salah satu penyumbang meningkatnya penggunaan QRIS di Jawa Timur dibarengi dengan meningkatnya penggunaan QRIS  di daerah. Terkhusus di daerah Malang.

“Sampai dengan Desember 2022, jumlah merchant QRIS di wilayah kerja Bank Indonesia Malang mencapai 472.346 merchant, atau tumbuh sebesar 49,59%. Diharapkan akan terus bertambah,”ujar Samsun.

Bank Indonesia Malang bekerja sama dengan industri pembayaran juga melakukan percepatan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah melalui TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah).

MALANG KOTA – Ribuan pengunjung memadati acara “Gebyar QRIS Ngalam 2023″, yang digelar oleh Bank Indonesia KPw Malang di Car Free Day, Minggu (19/3).

Para pengunjung turut menyemarakkan even itu, dengan mengikuti berbagai acara di antaranya Edukasi Quiz QRIS & CBP, Lomba Reels CBP, Lomba Tiktok QRIS, Zumba Dance, Scan QRIS Rp1, Free Snack, hingga hiburan BIMA Band.

Di sela-sela acara juga ada Selebrasi Pre-event FEKDI ( Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia) yang ditandai dengan pemukulan gendang oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi, Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo dan Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri.

Even ini berlangsung cukup semarak. Terlihat pengujung tertib mengantre saat melakukan scan 1 rupiah QRIS di gate utama.

SINERGI: Para tamu undangan berfoto bersama usai even Gebyar QRIS Ngalam 2023, di CFD, Minggu (19/3). (ROFIA/RADAR MALANG)

Setelah melakukan scan, tim dari GenBI (Generasi Baru Indonesia) memberikan satu kupon gratis konsumsi yang dapat ditukarkan di 9 stan area even.

Setiap kupon akan mendapatkan fasilitas 2 makan dan 1 minuman gratis. GenBI merupakan komunitas yang terdiri dari mahasiswa/i penerima beasiswa Bank Indonesia.

Experience pembayaran 1 rupiah dengan QRIS ini menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menggenjot transaksi non tunai menggunakan QRIS.

“Targetnya 700 hingga 1.000 peserta. Total ada 9 stan makanan masing-masing stan menyediakan 300 makanan atau minuman. Selain itu juga ada edukasi QRIS untuk mansyarakat,”kata dia.

Samsun, manambahkan bahwa BI di acara ini memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang hadir agar terbiasa dangan alat pembayaran non tunai atau QRIS ini.

Dia menyampaikan, secara nasional jumlah Marchant QRIS sudah mencapai 28,75 juta per Desember 2022. Untuk tahun ini BI menargetkan ada sebanyak 45 juta untuk pengguna dengan volume transaksi  1 miliar transaksi.

Sementara di wilayah Jawa Timur target pengguna baru QRIS sebesar 2 juta, dan target volume transaksi sebesar 117juta.

Salah satu penyumbang meningkatnya penggunaan QRIS di Jawa Timur dibarengi dengan meningkatnya penggunaan QRIS  di daerah. Terkhusus di daerah Malang.

“Sampai dengan Desember 2022, jumlah merchant QRIS di wilayah kerja Bank Indonesia Malang mencapai 472.346 merchant, atau tumbuh sebesar 49,59%. Diharapkan akan terus bertambah,”ujar Samsun.

Bank Indonesia Malang bekerja sama dengan industri pembayaran juga melakukan percepatan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah melalui TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah).

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru