alexametrics
22.8 C
Malang
Saturday, 5 December 2020

Penggunaan E-Pasar Naik 30 Persen Saat Pandemi

MALANG KOTA – Sejak dirilis awal Juli 2020, aplikasi E-Pasar Malang mendapat antusias tinggi dari warga Kota Malang. Aplikasi itu sudah mengalami penambahan baik dari pedagang maupun pembeli.

Account Executive PT Jaya Mayantara Media Serly Karina mengatakan, terjadi kenaikan sebanyak 30 persen pada pengguna e-pasar. Dari 1.000 pengguna, terdapat 300 pengguna yang aktif menggunakan aplikasi tersebut.

”Lonjakan pemakaian dari pembeli juga meningkat terutama pandemi ini yang mengharuskan membeli dari rumah,” katanya saat ditemui Senin (19/10).

Tidak hanya peningkatan jumlah pembeli yang mendaftar, para pedagang yang ada di e-pasar juga mengalami peningkatan. Sebanyak 45 pedagang sudah terdaftar di aplikasi tersebut. Jumlah tersebut naik signifikan dari beberapa bulan lalu yang masih 17 pedagang.

Serly menambahkan, aplikasi e-pasar masih mengakomodasi pedagang di Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Bareng. Dia berharap aplikasi e-pasar itu dapat merambah pasar-pasar di Kota Malang lainnya.

”Antusias warga yang menggunakan e-pasar mendorong kami untuk mengakomodasi pedagang di pasar lainnya,” pungkasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.

Pangdam V dan Kapolda Jatim Siap Kerahkan Pasukan, Untuk Apa?

MALANG KOTA – Melejitnya jumlah pasien baru Covid-19 di Jawa Timur, termasuk Malang Raya membuat sejumlah pihak kembali menyingsingkan lengan baju. Tak terkecuali Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Arfinta.

Wajib Dibaca

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.