alexametrics
22.8 C
Malang
Saturday, 5 December 2020

Demi Pemulihan Ekonomi, Pemda Jangan Ragu Koreksi Target Pajak

MALANG KOTA – Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 7 bulan membuat perekonomian terpuruk. Kondisi ini harus segera diatasi melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah yang berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa akan mengefektifkan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri dalam webinar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 bertajuk ‘Peran Pentahelix Dalam Pemulihan Ekonomi Daerah’ yang digelar hari ini (21/10).

Dalam acara tersebut, Sugiarto mengatakan, OJK Malang terus mendorong perbankan di wilayah Malang Raya untuk berperan dalam percepatan pelaksanaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di daerah, khususnya peningkatan penyaluran kredit dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

OJK Malang mencatat kinerja industri perbankan di Wilayah Malang Raya masih dalam kondisi yang cukup baik di masa pandemi ini. Kredit perbankan mengalami pertumbuhan di Agustus sebesar 5,72 persen secara year on year. Kondisi ini juga didukung rasio kredit bermasalah hanya 2,78 persen atau masih jauh di bawah batas 5 persen.

Direktur Jawa Pos Radar Malang, Kurniawan Muhammad berdialog secara online dengan Dekan FEB UWG, Ana Sopanah (kanan) dan Direktur Deazha, Dewi Yuhana (kiri) (screenshot)

Ia merinci, realisasi relaksasi UMKM di Malang Raya hingga saat ini telah menjangkau 69.452 debitur dengan baki debet sebesar Rp 5,88 triliun, dan 16.078 debitur non-UMKM dengan baki debet sebesar Rp 2,92 triliun.

“Namun, banyaknya pengajuan relaksasi kredit oleh UMKM ini menunjukkan bahwa UMKM sebagai pelaku ekonomi, mengalami dampak secara langsung dari adanya pandemi ini,” kata dia.

Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad menambahkan, sudah saatnya pemerintah mengambil kebijakan yang serius dan konkrit kendati hal tersebut tak mudah.

Ia mencontohkan, pemerintah daerah setempat jangan ragu untuk melakukan koreksi target penerimaan pajak sebagai salah satu stimulus pemulihan ekonomi.

“Pemda membutuhkan tenaga expert untuk pendampingan saat merumuskan kebijakan yang bersifat holistik, utamanya dalam merancang pos-pos belanja APBD yang bisa menjadi stimulus pemulihan dunia usaha,” paparnya.

Di acara yang diikuti oleh kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum tersebut, hadir pula sebagai pembicara, Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha, Anggota Komisi XI DPR RI, M Mukhamad Misbakhun, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyagama Malang, Dr Ana Sopanah SE MSi Ak CA CMA serta dimoderatori oleh Direktur Deazha, Dewi Yuhana.

Webinar tersebut rencananya akan digelar tiga tahap, hari ini (21/10), besok (22/10) dan Rabu (28/10). Selain webinar, digelar pula beragam lomba mulai dari desain poster, menggambar Keluarga Sikapi, hingga menulis opini.

“Pada webinar terakhir, akan ada guest star komika Ridwan Remin yang akan hadir sebagai salah satu pembicara,” imbuh moderator acara sekaligus Direktur Deazha, Dewi Yuhana.

Pewarta: Inifia

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.

Pangdam V dan Kapolda Jatim Siap Kerahkan Pasukan, Untuk Apa?

MALANG KOTA – Melejitnya jumlah pasien baru Covid-19 di Jawa Timur, termasuk Malang Raya membuat sejumlah pihak kembali menyingsingkan lengan baju. Tak terkecuali Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Arfinta.

Wajib Dibaca

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.