alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Gelaran TECHIBITION Persembahan BI Malang Dapat Pujian dari Menparekraf Sandi

RADAR MALANG – Gelaran Techibition persembahan Bank Indonesia (BI) Malang memperoleh apresiasi positif dari banyak pihak karena bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional. Khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif Kota Malang pada subsektor pengembangan aplikasi dan game.

Pujian datang dari Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno. Menurutnya dengan gelaran ini bisa membangkitkan semangat generasi muda dan masyarakat Malang untuk mengembangkan industri kreatif di daerahnya. Sandiaga  menambahkan  bahwa selama pandemi banyak lini terdampak. Tak terkecuali di Kota Malang yang selama ini ditopang oleh industri pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya sub sektor aplikasi dan game. “Sub sektor aplikasi dan game menyumbang Rp 24,8 triliun di PDB tahun 2020, ini menunjukkan industri kreatif mempunyai potensi luar biasa untuk mendorong perekonomian Indonesia,” ungkap Sandiaga dalam sambutannya secara virtual di acara Techibition yang dihelat di Ballroom Atria Hotel Malang, Sabtu (22/1).

Techibition ini juga dihadiri oleh Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo MM.

Launching kegiatan Techibition pada tanggal 22 Januari 2022 oleh Kepala Perwakilan BI Malang, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Anggota Komisi XI DPR RI, Walikota Malang, dan Badan Supervisi Bank Indonesia (kiri-kanan). (BI Malang For Radar Malang)

Acara ini terselenggara berkat inisiasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang berkolaborasi dengan Ngalup Collaborative Network dan Jagoan Indonesia. Dalam Festival Ekonomi Kreatif Malang berbasis Aplikasi dan Game ini bertajuk “TECHIBITION”. Acara  diselenggarakan secara hybrid pada 22-23 Januari 2022. Hadir juga Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM selaku Anggota Komisi XI DPR RI  didapuk sebagai opening keynote speech dan keynote session Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan mengatakan, pihaknya secara konsisten menggelar kegiatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi di segala sektor. Gelaran Techibition ini merupakan sebagai wadah untuk menjaring startup supaya ke depan semakin bagus lagi bisa mendorong industri kreatif baru lainnya. “Dalam kegiatan ini ada 20 startup dari berbagai bidang yang nantinya akan pameran di sini,” ujar Azka dalam sambutannya.

Sesi diskusi antara start-up dengan Anggota Komisi XI DPR RI, Wakil Gubernur Jawa Timur, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Perwakilan BI Malang. (BI Malang for radar Malang)

Sebanyak 20 startup tersebut memamerkan karyanya di antara 200-300 startup yang ada di Malang. Adapun pelaku industri kreatif aplikasi dan game yang hadir antara lain, Tretan Muslim (Pro Player), Andrian Pauline (CEO & Co-founder RRQ), Adrian Alpin (General Manager AKG Games), Dwi Elfrida Simanungkalit (Kementerian Komunikasi dan Informatika), Rama Raditya (CEO Qlue Smartcity), Elfrialiani Pancarani (Hacktiv8), Tirsha Vira (Xendit), dan Hyacynthia Kesuma (ANGIN).

Semangat BI Malang dalam mendorong industri kreatif sangat beralasan karena pada tahun 2019 lalu dilanjut tahun 2021, Kota Malang dinobatkan sebagai kota paling kreatif kategori aplikasi dan game. “Alasan inilah yang membuat kami penasaran komunitasnya ada di mana, akhirnya kami gelar Techibition sebagai ajang silaturrahmi ini,” katanya. Maksud lainnya adalah dengan kegiatan ini, sesama startup  bisa saling berbagi ilmu dan meningkatkan kapasitas diri dalam pengembangan diri. (*)

RADAR MALANG – Gelaran Techibition persembahan Bank Indonesia (BI) Malang memperoleh apresiasi positif dari banyak pihak karena bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional. Khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif Kota Malang pada subsektor pengembangan aplikasi dan game.

Pujian datang dari Menteri Parekraf RI Sandiaga Uno. Menurutnya dengan gelaran ini bisa membangkitkan semangat generasi muda dan masyarakat Malang untuk mengembangkan industri kreatif di daerahnya. Sandiaga  menambahkan  bahwa selama pandemi banyak lini terdampak. Tak terkecuali di Kota Malang yang selama ini ditopang oleh industri pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya sub sektor aplikasi dan game. “Sub sektor aplikasi dan game menyumbang Rp 24,8 triliun di PDB tahun 2020, ini menunjukkan industri kreatif mempunyai potensi luar biasa untuk mendorong perekonomian Indonesia,” ungkap Sandiaga dalam sambutannya secara virtual di acara Techibition yang dihelat di Ballroom Atria Hotel Malang, Sabtu (22/1).

Techibition ini juga dihadiri oleh Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo MM.

Launching kegiatan Techibition pada tanggal 22 Januari 2022 oleh Kepala Perwakilan BI Malang, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Anggota Komisi XI DPR RI, Walikota Malang, dan Badan Supervisi Bank Indonesia (kiri-kanan). (BI Malang For Radar Malang)

Acara ini terselenggara berkat inisiasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang berkolaborasi dengan Ngalup Collaborative Network dan Jagoan Indonesia. Dalam Festival Ekonomi Kreatif Malang berbasis Aplikasi dan Game ini bertajuk “TECHIBITION”. Acara  diselenggarakan secara hybrid pada 22-23 Januari 2022. Hadir juga Ir. Andreas Eddy Susetyo, MM selaku Anggota Komisi XI DPR RI  didapuk sebagai opening keynote speech dan keynote session Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan mengatakan, pihaknya secara konsisten menggelar kegiatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi di segala sektor. Gelaran Techibition ini merupakan sebagai wadah untuk menjaring startup supaya ke depan semakin bagus lagi bisa mendorong industri kreatif baru lainnya. “Dalam kegiatan ini ada 20 startup dari berbagai bidang yang nantinya akan pameran di sini,” ujar Azka dalam sambutannya.

Sesi diskusi antara start-up dengan Anggota Komisi XI DPR RI, Wakil Gubernur Jawa Timur, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Perwakilan BI Malang. (BI Malang for radar Malang)

Sebanyak 20 startup tersebut memamerkan karyanya di antara 200-300 startup yang ada di Malang. Adapun pelaku industri kreatif aplikasi dan game yang hadir antara lain, Tretan Muslim (Pro Player), Andrian Pauline (CEO & Co-founder RRQ), Adrian Alpin (General Manager AKG Games), Dwi Elfrida Simanungkalit (Kementerian Komunikasi dan Informatika), Rama Raditya (CEO Qlue Smartcity), Elfrialiani Pancarani (Hacktiv8), Tirsha Vira (Xendit), dan Hyacynthia Kesuma (ANGIN).

Semangat BI Malang dalam mendorong industri kreatif sangat beralasan karena pada tahun 2019 lalu dilanjut tahun 2021, Kota Malang dinobatkan sebagai kota paling kreatif kategori aplikasi dan game. “Alasan inilah yang membuat kami penasaran komunitasnya ada di mana, akhirnya kami gelar Techibition sebagai ajang silaturrahmi ini,” katanya. Maksud lainnya adalah dengan kegiatan ini, sesama startup  bisa saling berbagi ilmu dan meningkatkan kapasitas diri dalam pengembangan diri. (*)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/