alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Soal Akselerasi Pemulihan Ekonomi Daerah, Begini Kata Ekonom UB!

MALANG-Terkait akselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Guru Besar Universitas Brawijaya sekaligus Staf Khusus Menteri Keuangan RI Prof Candra Fajri Ananda PhD berpendapat bahwa Undang-undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) mampu membantu akselerasi perekonomian daerah.

Setiap daerah, katanya, memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Lebih lanjut, dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi khususnya dalam jangka menengah, diperlukan suatu fokus pada modal manusia dan institusi dalam memperkuat dampak investasi fisik yang sudah berjalan. Akselerasi pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju juga didukung oleh aspek human capital, physical capital, institutional development dan reformasi fundamental sebagai fondasi baru ekonomi untuk transformasi ekonomi.

Akselerasi pemulihan ekonomi, menurutnya, perlu terus didorong melalui penguatan sinergi dan inovasi yang dilandasi oleh kuatnya semangat untuk bangkit dan optimis yang lebih tinggi.  “Sinergi dan inovasi ditujukan untuk menciptakan imunitas massal dari pandemi Covid-19 dan pembukaan kembali sektor ekonomi prioritas. Kemudian  mendorong pemulihan ekonomi dalam jangka pendek melalui kebijakan peningkatan permintaan, serta memperkuat pertumbuhan yang lebih tinggi dalam jangka menengah melalui kebijakan reformasi struktural.

Sebagaimana diberitakan, seminar secara hybrid bertajuk “Akselerasi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19” ini adalah bagian dari rangkaian pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi. Acara yang digelar Senin (21/3/2022) di salah satu hotel berbintang di Kota Malang ini dibuka oleh Samsun Hadi  dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Abdul Ghofar SE MSi Macc DBA Ak CA. Seminar ini menghadirkan 3 narasumber, yakni Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo, MM,  Dewan Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman dan Guru Besar Universitas Brawijaya sekaligus Staf Khusus Menteri Keuangan RI Prof Candra Fajri Ananda PhD. (*/mas)

MALANG-Terkait akselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Guru Besar Universitas Brawijaya sekaligus Staf Khusus Menteri Keuangan RI Prof Candra Fajri Ananda PhD berpendapat bahwa Undang-undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) mampu membantu akselerasi perekonomian daerah.

Setiap daerah, katanya, memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Lebih lanjut, dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan ekonomi khususnya dalam jangka menengah, diperlukan suatu fokus pada modal manusia dan institusi dalam memperkuat dampak investasi fisik yang sudah berjalan. Akselerasi pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju juga didukung oleh aspek human capital, physical capital, institutional development dan reformasi fundamental sebagai fondasi baru ekonomi untuk transformasi ekonomi.

Akselerasi pemulihan ekonomi, menurutnya, perlu terus didorong melalui penguatan sinergi dan inovasi yang dilandasi oleh kuatnya semangat untuk bangkit dan optimis yang lebih tinggi.  “Sinergi dan inovasi ditujukan untuk menciptakan imunitas massal dari pandemi Covid-19 dan pembukaan kembali sektor ekonomi prioritas. Kemudian  mendorong pemulihan ekonomi dalam jangka pendek melalui kebijakan peningkatan permintaan, serta memperkuat pertumbuhan yang lebih tinggi dalam jangka menengah melalui kebijakan reformasi struktural.

Sebagaimana diberitakan, seminar secara hybrid bertajuk “Akselerasi Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19” ini adalah bagian dari rangkaian pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi. Acara yang digelar Senin (21/3/2022) di salah satu hotel berbintang di Kota Malang ini dibuka oleh Samsun Hadi  dan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Abdul Ghofar SE MSi Macc DBA Ak CA. Seminar ini menghadirkan 3 narasumber, yakni Anggota Komisi XI DPR RI Ir Andreas Eddy Susetyo, MM,  Dewan Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman dan Guru Besar Universitas Brawijaya sekaligus Staf Khusus Menteri Keuangan RI Prof Candra Fajri Ananda PhD. (*/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/