alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

PPKM Lanjutan Gerus Konsumsi Rumah Tangga, Ini Hitungan Sri Mulyani

RADAR MALANG – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lanjutan atau PPKM level 4 dipastikan bakal menggoyang sektor ekonomi. Bahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut kebijakan tersebut akan berdampak pada konsumsi rumah tangga di kuartal III tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, konsumsi rumah tangga di kuartal III akan tertekan seiring dengan pengurangan aktivitas ekonomi masyarakat dan pembatasan mobilitas. ”Adanya PPKM level 4 ini tentu akan mengurangi mobilitas, dan penurunan mobilitas tentu akan mempengaruhi kegiatan aktivitas masyarakat terutama konsumsi. Kemungkinan konsumsi memang akan mengalami tekanan di kuartal ketiga ini,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/7).

Sri Mulyani memperkirakan, tekanan akan sangat terasa di akhir bulan Juli. Namun, pemerintah berharap masyarakat dapat menerapkan disiplin protokol kesehatan agar dapat terjadi penurunan setelah kebijakan ini dijalankan. Sehingga, pertumbuhan ekonomi bisa dikejar di Agustus dan September mendatang.

“Makanya kita berharap pada minggu kedua bulan Juli kita semuanya bersama-sama seluruh komponen masyarakat menurunkan Covid-19 dengan melakukan disiplin kesehatan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, percepatan vaksinasi yang diiringi dengan penerapan protokol kesehatan diharapkan dapat menciptakan keseimbangan baru, di mana aktivitas ekonomi berjalan tanpa menimbulkan risiko penyebaran covid.
“Kalau itu bisa kita capai sama-sama kita berharap Agustus dan September bisa mengejar mungkin penurunan atau kelemahan yang terjadi di bulan Juli ini,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lanjutan atau PPKM level 4 dipastikan bakal menggoyang sektor ekonomi. Bahkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut kebijakan tersebut akan berdampak pada konsumsi rumah tangga di kuartal III tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, konsumsi rumah tangga di kuartal III akan tertekan seiring dengan pengurangan aktivitas ekonomi masyarakat dan pembatasan mobilitas. ”Adanya PPKM level 4 ini tentu akan mengurangi mobilitas, dan penurunan mobilitas tentu akan mempengaruhi kegiatan aktivitas masyarakat terutama konsumsi. Kemungkinan konsumsi memang akan mengalami tekanan di kuartal ketiga ini,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/7).

Sri Mulyani memperkirakan, tekanan akan sangat terasa di akhir bulan Juli. Namun, pemerintah berharap masyarakat dapat menerapkan disiplin protokol kesehatan agar dapat terjadi penurunan setelah kebijakan ini dijalankan. Sehingga, pertumbuhan ekonomi bisa dikejar di Agustus dan September mendatang.

“Makanya kita berharap pada minggu kedua bulan Juli kita semuanya bersama-sama seluruh komponen masyarakat menurunkan Covid-19 dengan melakukan disiplin kesehatan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, percepatan vaksinasi yang diiringi dengan penerapan protokol kesehatan diharapkan dapat menciptakan keseimbangan baru, di mana aktivitas ekonomi berjalan tanpa menimbulkan risiko penyebaran covid.
“Kalau itu bisa kita capai sama-sama kita berharap Agustus dan September bisa mengejar mungkin penurunan atau kelemahan yang terjadi di bulan Juli ini,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru