MALANG KOTA – Sudah ada 50 hotel dan 10 restoran di Kota Malang yang lolos verifikasi untuk mendapatkan sertifikat new normal dan ditandai dengan penempelan stiker khusus. Artinya, para pelaku usaha tersebut sudah boleh beroperasi karena memenuhi persyaratan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Namun, pelaku usaha diingatkan tidak boleh semena-mena meski sudah terverifikasi.

“Meski sudah mendapatkan verifikasi, para pelaku usaha tidak boleh semena-mena. Maksudnya, mentang-mentang ada stiker verifikasi, terus mengendurkan ketentuan protokol-protokol keamanan Covid-19,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, saat penyerahan sertifikat new normal kepada tempat olahraga dan jasa wisata di Sanggar Graha SSK, Jalan KH A. Dahlan, Klojen, kemarin (22/7).

Untuk memantau puluhan hotel dan restoran itu, Ida mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan grup untuk pengawasan. “Kira-kira ada 10 jumlahnya, seperti akomodasi Covid-19, sampai travel Covid-19. Jadi diusahakan benar-benar ketat,” ujar dia.

Dia menjelaskan, verifikasi new normal kepada tempat usaha sudah dilakukan sejak 5 Juni lalu. Di mana setiapnya harinya ada 4 tempat yang diverifikasi apakah mematuhi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 19 Tahun 2020 atau tidak. Jika iya, tempat tersebut akan mendapatkan sertifikat dan stiker khusus sebagai tanda. Selain hotel dan restoran, yang telah terverifikasi adalah 20 tempat olahraga dan 4 tempat destinasi.

Ada 11 item yang harus dipenuhi para pelaku usaha agar tidak melanggar perwal tersebut. Di antaranya siap masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan, thermo gun, face shield, sarung tangan, alat perlindungan diri, jaga jarak, tempat isolasi, siap tim gugus tugas, dan siap rumah sakit rujukan.

”Dari 11 item tersebut mereka sudah memenuhinya,” ungkap Ida.

Lebih lanjut, dia mengatakan kalau tujuan dari verifikasi ini adalah melindungi penjual dan konsumen.

Sementara itu, dalam acara kemarin ada 7 hotel dan 3 restoran yang hadir menerima sertifikat new normal. Untuk hotel di antaranya adalah Hotel Tugu Malang, Hotel Santika, Hotel THE 101 Malang OJ, Hotel Pelangi, Hotel Regent’s Park, Hotel Grand Cakra, dan Hotel Swiss Belinn Malang. Sementara untuk restoran yang menerima sertifikat new normal di acara kemarin adalah Batavia Resto, Rawon Nguling, dan Rumah Makan Kertanegara.

Ketujuh hotel dan restoran tersebut juga mendapatkan bantuan penunjang masker untuk pelaksanaan protokol-protokol Covid-19. Di mana bentuknya berupa masker. Ida menjelaskan, bantuan yang diberikan Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu jumlahnya ada ribuan.

”Jumlah masker yang akan diberikan totalnya ada 2.083 masker. Sasarannya adalah mencapai 63 pelaku usaha,” tuturnya.

Pewarta: Galih Prasetyo
Foto: Darmono
Editor: Hendarmono Al S