alexametrics
29.2 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Tarik Investor Masuk, Pemkot Malang Bakal Obral Paket Insentif

MALANG KOTA – Ini bagian dari strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Agar ekonomi tumbuh pesat, pemkot menyiapkan insentif bagi para investor yang menanamkan modalnya di Kota Malang.

Konsep pemberian insentif investor itu didetailkan dalam rapat koordinasi (rakor) di Ngalam Command Center (NCC), area Balai Kota Malang, kemarin (23/3). Poin-poin insentif itu nantinya akan dimasukkan dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kota Malang.

Apa saja jenis-jenis kemudahan yang akan diberikan ke investor? Kabid Pengembangan Iklim dan Penanaman Modal Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Linda Desriawati menjelaskan, ada beberapa hal yang akan tertuang dalam Ranperda Investasi. Yakni pemberian keringanan, pemberian potongan, hingga pembebasan retribusi dan pajak, pemberian bantuan fasilitasi modal, pelatihan, hingga riset pengembangan kepada pelaku UMKM. Berbagai kemudahan itu akan diberikan sesuai dengan jenis usaha. Baik secara kepemilikan modalnya, izin lokasi, perizinan khusus dan juga jenis kemitraannya.

”Pembahasan laporan akhir ini sekaligus sebagai forum konsultasi publik. Tujuannya untuk menjaring aspirasi dari perangkat daerah dan masyarakat umum,” kata pejabat eselon III B Pemkot Malang itu.

Linda menjelaskan, salah satu tujuan dibuatnya regulasi baru ini untuk menurunkan angka pengangguran serta diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pendidikan ini. Selain itu, ranperda ini juga sebagai upaya mengoptimalkan sinergitas antara pengusaha, investor, serta pemangku kebijakan di Kota Malang.

Di sisi lain, kegiatan yang digelar secara daring itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Menurut dia, pembuatan aturan pemberian insentif serta kemudahan investasi ini menjadi penting, khususnya di masa pandemi Covid-19. ”Adanya penyusunan ranperda ini adalah upaya Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan perekonomian di Kota Malang, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata politikus Partai Golkar itu. Pihaknya berharap, dengan adanya aspirasi dari masyarakat umum serta perangkat daerah maka dapat membuat penyusunan ranperda lebih komprehensif. (rmc/arl/c1/dan)

MALANG KOTA – Ini bagian dari strategi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Agar ekonomi tumbuh pesat, pemkot menyiapkan insentif bagi para investor yang menanamkan modalnya di Kota Malang.

Konsep pemberian insentif investor itu didetailkan dalam rapat koordinasi (rakor) di Ngalam Command Center (NCC), area Balai Kota Malang, kemarin (23/3). Poin-poin insentif itu nantinya akan dimasukkan dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Kota Malang.

Apa saja jenis-jenis kemudahan yang akan diberikan ke investor? Kabid Pengembangan Iklim dan Penanaman Modal Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Linda Desriawati menjelaskan, ada beberapa hal yang akan tertuang dalam Ranperda Investasi. Yakni pemberian keringanan, pemberian potongan, hingga pembebasan retribusi dan pajak, pemberian bantuan fasilitasi modal, pelatihan, hingga riset pengembangan kepada pelaku UMKM. Berbagai kemudahan itu akan diberikan sesuai dengan jenis usaha. Baik secara kepemilikan modalnya, izin lokasi, perizinan khusus dan juga jenis kemitraannya.

”Pembahasan laporan akhir ini sekaligus sebagai forum konsultasi publik. Tujuannya untuk menjaring aspirasi dari perangkat daerah dan masyarakat umum,” kata pejabat eselon III B Pemkot Malang itu.

Linda menjelaskan, salah satu tujuan dibuatnya regulasi baru ini untuk menurunkan angka pengangguran serta diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pendidikan ini. Selain itu, ranperda ini juga sebagai upaya mengoptimalkan sinergitas antara pengusaha, investor, serta pemangku kebijakan di Kota Malang.

Di sisi lain, kegiatan yang digelar secara daring itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Menurut dia, pembuatan aturan pemberian insentif serta kemudahan investasi ini menjadi penting, khususnya di masa pandemi Covid-19. ”Adanya penyusunan ranperda ini adalah upaya Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan perekonomian di Kota Malang, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata politikus Partai Golkar itu. Pihaknya berharap, dengan adanya aspirasi dari masyarakat umum serta perangkat daerah maka dapat membuat penyusunan ranperda lebih komprehensif. (rmc/arl/c1/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/