alexametrics
18.5 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Selesai 80 Persen, Revitalisasi Dua Pasar Ditarget Tuntas Desember

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menargetkan proses pembangunan atau revitalisasi Pasar Mergan dan Pasar Kasin tuntas pertengahan Desember. Saat ini progres pembangunan kedua pasar rakyat itu sudah lebih dari 80 persen.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, para pekerja kini terus melanjutkan pembuatan bedak-bedak pasar setelah bangunan utama tuntas.

”Karena dari empat pasar, hanya dua pasar yang direvitalisasi tahun ini, maka kami minta untuk dikebut agar tidak molor,” jelas dia.

Pagu anggaran Pasar Mergan sebelumnya adalah Rp 2 miliar. Namun setelah dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (UPL) Kota Malang, anggarannya menjadi Rp 1,6 miliar. Turunnya jumlah tersebut karena memang dari pemenang lelang menurunkan biaya hingga 34 persen.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di Pasar Mergan mulai menyentuh pekerjaan pembuatan bedak. Sementara, sekitar 200-an pedagang tetap bisa berjualan di tempat relokasi di samping pasar.

”Untuk bangunan yang sudah rampung seperti atap, sebagian lapak pedagang, hingga beberapa fasilitas umum seperti kamar mandi atau MCK,” jelas Wahyu.

Sementara itu, akses jalan yang sempit membuat pembeli banyak yang bingung. Bedak yang ditempati pedagang juga tidak urut seperti saat belum direlokasi.

”Jadi ya kalau yang sudah langganan, kadang mencari-cari bedak langganannya. Mutar-mutar, kalau tidak ketemu ya balik,” ujar Sutini, salah satu pedagang.

Untuk itu, beberapa pelanggan diminta menyimpan nomor HP agar sewaktu-waktu ingin belanja bisa langsung disiapkan.

Apalagi, kondisi parkiran yang agak mengecil selama pembangunan kadang kala membuat beberapa pelanggan dan pedagang kesulitan.

Untuk itu, Sutini dan pedagang lain berharap pembangunan pasar tidak meleset dari target. Karena semakin lama berjualan di tempat relokasi akan membuat omzet pedagang turun dan sepi pembeli.

Pewarta: Sandra Desi C

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menargetkan proses pembangunan atau revitalisasi Pasar Mergan dan Pasar Kasin tuntas pertengahan Desember. Saat ini progres pembangunan kedua pasar rakyat itu sudah lebih dari 80 persen.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, para pekerja kini terus melanjutkan pembuatan bedak-bedak pasar setelah bangunan utama tuntas.

”Karena dari empat pasar, hanya dua pasar yang direvitalisasi tahun ini, maka kami minta untuk dikebut agar tidak molor,” jelas dia.

Pagu anggaran Pasar Mergan sebelumnya adalah Rp 2 miliar. Namun setelah dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (UPL) Kota Malang, anggarannya menjadi Rp 1,6 miliar. Turunnya jumlah tersebut karena memang dari pemenang lelang menurunkan biaya hingga 34 persen.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di Pasar Mergan mulai menyentuh pekerjaan pembuatan bedak. Sementara, sekitar 200-an pedagang tetap bisa berjualan di tempat relokasi di samping pasar.

”Untuk bangunan yang sudah rampung seperti atap, sebagian lapak pedagang, hingga beberapa fasilitas umum seperti kamar mandi atau MCK,” jelas Wahyu.

Sementara itu, akses jalan yang sempit membuat pembeli banyak yang bingung. Bedak yang ditempati pedagang juga tidak urut seperti saat belum direlokasi.

”Jadi ya kalau yang sudah langganan, kadang mencari-cari bedak langganannya. Mutar-mutar, kalau tidak ketemu ya balik,” ujar Sutini, salah satu pedagang.

Untuk itu, beberapa pelanggan diminta menyimpan nomor HP agar sewaktu-waktu ingin belanja bisa langsung disiapkan.

Apalagi, kondisi parkiran yang agak mengecil selama pembangunan kadang kala membuat beberapa pelanggan dan pedagang kesulitan.

Untuk itu, Sutini dan pedagang lain berharap pembangunan pasar tidak meleset dari target. Karena semakin lama berjualan di tempat relokasi akan membuat omzet pedagang turun dan sepi pembeli.

Pewarta: Sandra Desi C

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/