alexametrics
28.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Easycash Ikut Ramaikan Program UMKM Visit Fintech Lending Days Malang

Malang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mendorong perusahaan fintech lending untuk meningkatkan pendanaan di sektor produktif.  Data akumulasi penyaluran pinjaman fintech lending hingga September 2021 mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp 262,9 triliun, atau meningkat 64 persen dari periode Januari 2021 sebesar Rp 159,5 triliun. Adapun dari total dana tersebut, sebanyak 58,64 persen telah tersalurkan untuk pembiayaan sektor produktif.

 

Hal ini menjadi latar belakang Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyelenggarakan acara Fintech Lending Days dengan mengajak perusahaan fintech lending terdaftar dan berizin OJK,  PT. Indonesia Fintopia Technology  (Easycash) untuk turut hadir dalam gelaran acara UMKM Visit yang dilaksanakan hari ini pada 25 November 2021.

 

Rangkaian acara UMKM Visit di mulai dari kunjungan melihat keripik singkong wijaya Bu Am yang berlokasi di Kecamatan Singosari Malang dan melakukan kegiatan sosialisasi terkait potensi kolaborasi industri fintech lending dengan pelaku usaha mikro yang tergabung dalam komunitas Pelangi Nusantara sebagai salah satu komunitas unggulan UMKM Jawa Timur, khususnya di kota Malang.  Acara UMKM Visit ditutup dengan kunjungan Easycash ke tempat produksi Olive Batik yang berlokasi di kota Batu.

Fitri Lim, selaku CEO Easycash mengatakan sangat antusias melihat proses produksi usaha keripik yang sudah menjadi usaha turun temurun dengan adaptasi rasa yang mengikuti market terkini serta komunitas Pelangi Nusantara dalam membuka peluang informasi kerjasama pembiayaan dengan fintech lending.

 

Kunjungan Easycash secara langsung kepada pelaku usaha mikro diharapkan menjadi contoh baik untuk mendorong pembiayaan sektor produktif dalam industri fintech lending.

Malang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mendorong perusahaan fintech lending untuk meningkatkan pendanaan di sektor produktif.  Data akumulasi penyaluran pinjaman fintech lending hingga September 2021 mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp 262,9 triliun, atau meningkat 64 persen dari periode Januari 2021 sebesar Rp 159,5 triliun. Adapun dari total dana tersebut, sebanyak 58,64 persen telah tersalurkan untuk pembiayaan sektor produktif.

 

Hal ini menjadi latar belakang Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyelenggarakan acara Fintech Lending Days dengan mengajak perusahaan fintech lending terdaftar dan berizin OJK,  PT. Indonesia Fintopia Technology  (Easycash) untuk turut hadir dalam gelaran acara UMKM Visit yang dilaksanakan hari ini pada 25 November 2021.

 

Rangkaian acara UMKM Visit di mulai dari kunjungan melihat keripik singkong wijaya Bu Am yang berlokasi di Kecamatan Singosari Malang dan melakukan kegiatan sosialisasi terkait potensi kolaborasi industri fintech lending dengan pelaku usaha mikro yang tergabung dalam komunitas Pelangi Nusantara sebagai salah satu komunitas unggulan UMKM Jawa Timur, khususnya di kota Malang.  Acara UMKM Visit ditutup dengan kunjungan Easycash ke tempat produksi Olive Batik yang berlokasi di kota Batu.

Fitri Lim, selaku CEO Easycash mengatakan sangat antusias melihat proses produksi usaha keripik yang sudah menjadi usaha turun temurun dengan adaptasi rasa yang mengikuti market terkini serta komunitas Pelangi Nusantara dalam membuka peluang informasi kerjasama pembiayaan dengan fintech lending.

 

Kunjungan Easycash secara langsung kepada pelaku usaha mikro diharapkan menjadi contoh baik untuk mendorong pembiayaan sektor produktif dalam industri fintech lending.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru