alexametrics
33C
Malang
Sunday, 18 April 2021

5 Tips Memilih Layanan Pinjaman Online yang Tepat, Dijamin Aman

RADAR MALANG – Kabar mengenai korban penipuan pinjaman online ilegal hingga saat ini masih terus bermunculan. Padahal, pemahaman tentang produk pinjaman ini telah gencar diinformasikan oleh banyak pihak, termasuk fintech, di beragam media. Sayangnya, permasalahan yang diakibatkan oleh layanan pinjaman online abal-abal seakan tak bisa dihilangkan sepenuhnya.

Pinjaman online sejatinya adalah sebuah inovasi di bidang finansial untuk menjawab keluhan masyarakat yang tak tersentuh produk keuangan konvensional. Sejak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada tahun 2016, sebagai produk keuangan berbasis digital, pinjaman online berhasil menjadi solusi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai masalah keuangan.

Namun, memanfaatkan pinjaman online memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan tanpa pertimbangan sama sekali. Jika salah pilih, keuangan Anda akan terancam dengan beban cicilan yang mencekik. Oleh karena itu, agar hal tersebut tak sampai terjadi pada Anda, simak 5 tips memilih layanan pinjaman online terpercaya yang tepat ini agar masalah keuangan yang saat ini sedang dialami dapat diatasi dengan optimal.

1. Ketahui Dulu Tujuan Mengajukan Pinjaman Online
Kondisi keuangan yang sehat hanya akan tercipta saat jumlah penghasilan melebihi pengeluaran, atau pepatahnya, besar pasak daripada tiang. Jika pengeluaran lebih besar ketimbang penghasilan, bahkan sampai menggantungkan pinjaman online untuk memenuhinya, artinya Anda perlu menata ulang keuangan Anda.

Sejatinya, pinjaman online hanya boleh digunakan untuk mengatasi masalah keuangan mendesak dan harus dipenuhi saat itu juga. Syarat pengajuan yang simpel dan dana pinjaman yang dapat cair dalam waktu singkat membuat pinjaman online menjadi solusi yang pas untuk menyelesaikan masalah keuangan tersebut.
Sebaliknya, jika layanan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tak penting dan tak jelas manfaatnya, pinjaman online hanya akan menjadi beban keuangan yang besar dalam waktu dekat. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjol, ketahui dulu tujuannya agar tak terjebak beban cicilan yang menggunung akibat pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari.
Alternatifnya, Anda juga bisa mempertimbangkan mengajukan KTA tanpa kartu kredit atau produk pinjaman perbankan lain yang mungkin lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan.

2. Riset Segala Keuntungan dan Kekurangan Layanan Pinjaman Online
Dari data terakhir yang dirilis oleh OJK, setidaknya terdapat ratusan penyedia layanan pinjaman online yang resmi beroperasi di Indonesia. Setiap layanan tersebut pastinya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai pengguna, Anda wajib membandingkan layanan pinjaman online guna menimbang layanan mana yang sebaiknya digunakan.

Bisa saja sebuah layanan memiliki proses pengajuan yang begitu cepat, namun kebijakan pada tingkat bunganya terlalu membebani keuangan Anda. Nah, hal-hal seperti inilah yang harus Anda teliti terlebih dahulu agar bisa mendapatkan layanan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, serta kondisi keuangan Anda.

3. Cermati Setiap Syarat dan Ketentuan
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, masing-masing pinjaman online pasti memberikan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Beberapa poin persyaratan pinjaman online yang perlu Anda cermati adalah batas usia minimal dan maksimal nasabah, gaji minimal, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk ketentuannya, Anda harus menyimak suku bunga yang dibebankan, tenor pelunasan, jumlah cicilan, dan ada tidaknya biaya tambahan. Biasanya, poin-poin seperti ini tertulis jelas pada kontrak pinjaman. Jadi, sebelum menandatangani kontrak pinjaman tersebut, pastikan untuk mencermati setiap poin persyaratan dan ketentuannya agar tak muncul penyesalan nantinya.
4. Cek Izin Usaha Pinjaman Online di OJK
Setiap layanan pinjaman online yang legal dan tepercaya pasti telah mengantongi status terdaftar ataupun izin usaha dari OJK. Dengan mengecek status usahanya, Anda dapat memastikan bahwa seluruh kebijakan dari layanan tersebut telah sesuai dengan aturan dan regulasi yang diterbitkan oleh OJK.
Jika diketahui ada hal yang menyalahi ketentuan dari lembaga tersebut, jangan ragu untuk melaporkannya agar tak menjadi pihak yang dirugikan. Untuk mengecek izin usaha dari layanan pinjol, Anda dapat langsung mengunjungi situs resmi OJK atau melihat pada banner layanannya.

5. Pastikan Rekam Jejak Layanan Pinjol Kredibel dan Tepercaya
Setiap layanan berbasis online pasti memiliki rekam jejak digital yang mudah untuk dicari di internet. Ada banyak situs yang memberikan review atau feedback dari pengguna layanan pinjaman online yang hendak Anda gunakan.
Jika berencana untuk mengajukan pinjaman secara online melalui aplikasi yang diunduh di smartphone, Anda dapat mencari ulasan dari penggunanya terdahulu secara langsung di Google Playstore ataupun App Store. Dengan cara ini, Anda dapat menilai sendiri apakah layanan pinjol tersebut layak dan aman digunakan atau tidak. Cara ini juga membuat Anda lebih mudah untuk membandingkan satu layanan dengan yang lainnya.

Hanya Perilaku Anda Sendiri yang Bisa Meminimalisir Risiko Terjerat Pinjaman Online

Pada akhirnya, risiko terjerat pinjaman online hanya bisa dihilangkan oleh perilaku Anda sendiri. Jika pinjaman online dimanfaatkan untuk hal-hal yang mendesak dan produktif saja, tentu Anda akan terhindar dari risiko beban cicilan yang menggunung dan mencekik keuangan.

Sebaliknya, jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang tak jelas manfaatnya, cicilan pinjol hanya akan menyeret Anda kejurang kebangkrutan. Oleh karena itu, tetap bijak dalam mengatur keuangan dan hindari melakukan pengeluaran tak penting yang dapat meningkatkan potensi Anda mengajukan pinjol secara sembarangan.(*)

RADAR MALANG – Kabar mengenai korban penipuan pinjaman online ilegal hingga saat ini masih terus bermunculan. Padahal, pemahaman tentang produk pinjaman ini telah gencar diinformasikan oleh banyak pihak, termasuk fintech, di beragam media. Sayangnya, permasalahan yang diakibatkan oleh layanan pinjaman online abal-abal seakan tak bisa dihilangkan sepenuhnya.

Pinjaman online sejatinya adalah sebuah inovasi di bidang finansial untuk menjawab keluhan masyarakat yang tak tersentuh produk keuangan konvensional. Sejak kemunculannya pertama kali di Indonesia pada tahun 2016, sebagai produk keuangan berbasis digital, pinjaman online berhasil menjadi solusi masyarakat untuk menyelesaikan berbagai masalah keuangan.

Namun, memanfaatkan pinjaman online memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan tanpa pertimbangan sama sekali. Jika salah pilih, keuangan Anda akan terancam dengan beban cicilan yang mencekik. Oleh karena itu, agar hal tersebut tak sampai terjadi pada Anda, simak 5 tips memilih layanan pinjaman online terpercaya yang tepat ini agar masalah keuangan yang saat ini sedang dialami dapat diatasi dengan optimal.

1. Ketahui Dulu Tujuan Mengajukan Pinjaman Online
Kondisi keuangan yang sehat hanya akan tercipta saat jumlah penghasilan melebihi pengeluaran, atau pepatahnya, besar pasak daripada tiang. Jika pengeluaran lebih besar ketimbang penghasilan, bahkan sampai menggantungkan pinjaman online untuk memenuhinya, artinya Anda perlu menata ulang keuangan Anda.

Sejatinya, pinjaman online hanya boleh digunakan untuk mengatasi masalah keuangan mendesak dan harus dipenuhi saat itu juga. Syarat pengajuan yang simpel dan dana pinjaman yang dapat cair dalam waktu singkat membuat pinjaman online menjadi solusi yang pas untuk menyelesaikan masalah keuangan tersebut.
Sebaliknya, jika layanan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang tak penting dan tak jelas manfaatnya, pinjaman online hanya akan menjadi beban keuangan yang besar dalam waktu dekat. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjol, ketahui dulu tujuannya agar tak terjebak beban cicilan yang menggunung akibat pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari.
Alternatifnya, Anda juga bisa mempertimbangkan mengajukan KTA tanpa kartu kredit atau produk pinjaman perbankan lain yang mungkin lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan.

2. Riset Segala Keuntungan dan Kekurangan Layanan Pinjaman Online
Dari data terakhir yang dirilis oleh OJK, setidaknya terdapat ratusan penyedia layanan pinjaman online yang resmi beroperasi di Indonesia. Setiap layanan tersebut pastinya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai pengguna, Anda wajib membandingkan layanan pinjaman online guna menimbang layanan mana yang sebaiknya digunakan.

Bisa saja sebuah layanan memiliki proses pengajuan yang begitu cepat, namun kebijakan pada tingkat bunganya terlalu membebani keuangan Anda. Nah, hal-hal seperti inilah yang harus Anda teliti terlebih dahulu agar bisa mendapatkan layanan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, serta kondisi keuangan Anda.

3. Cermati Setiap Syarat dan Ketentuan
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, masing-masing pinjaman online pasti memberikan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Beberapa poin persyaratan pinjaman online yang perlu Anda cermati adalah batas usia minimal dan maksimal nasabah, gaji minimal, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk ketentuannya, Anda harus menyimak suku bunga yang dibebankan, tenor pelunasan, jumlah cicilan, dan ada tidaknya biaya tambahan. Biasanya, poin-poin seperti ini tertulis jelas pada kontrak pinjaman. Jadi, sebelum menandatangani kontrak pinjaman tersebut, pastikan untuk mencermati setiap poin persyaratan dan ketentuannya agar tak muncul penyesalan nantinya.
4. Cek Izin Usaha Pinjaman Online di OJK
Setiap layanan pinjaman online yang legal dan tepercaya pasti telah mengantongi status terdaftar ataupun izin usaha dari OJK. Dengan mengecek status usahanya, Anda dapat memastikan bahwa seluruh kebijakan dari layanan tersebut telah sesuai dengan aturan dan regulasi yang diterbitkan oleh OJK.
Jika diketahui ada hal yang menyalahi ketentuan dari lembaga tersebut, jangan ragu untuk melaporkannya agar tak menjadi pihak yang dirugikan. Untuk mengecek izin usaha dari layanan pinjol, Anda dapat langsung mengunjungi situs resmi OJK atau melihat pada banner layanannya.

5. Pastikan Rekam Jejak Layanan Pinjol Kredibel dan Tepercaya
Setiap layanan berbasis online pasti memiliki rekam jejak digital yang mudah untuk dicari di internet. Ada banyak situs yang memberikan review atau feedback dari pengguna layanan pinjaman online yang hendak Anda gunakan.
Jika berencana untuk mengajukan pinjaman secara online melalui aplikasi yang diunduh di smartphone, Anda dapat mencari ulasan dari penggunanya terdahulu secara langsung di Google Playstore ataupun App Store. Dengan cara ini, Anda dapat menilai sendiri apakah layanan pinjol tersebut layak dan aman digunakan atau tidak. Cara ini juga membuat Anda lebih mudah untuk membandingkan satu layanan dengan yang lainnya.

Hanya Perilaku Anda Sendiri yang Bisa Meminimalisir Risiko Terjerat Pinjaman Online

Pada akhirnya, risiko terjerat pinjaman online hanya bisa dihilangkan oleh perilaku Anda sendiri. Jika pinjaman online dimanfaatkan untuk hal-hal yang mendesak dan produktif saja, tentu Anda akan terhindar dari risiko beban cicilan yang menggunung dan mencekik keuangan.

Sebaliknya, jika digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang tak jelas manfaatnya, cicilan pinjol hanya akan menyeret Anda kejurang kebangkrutan. Oleh karena itu, tetap bijak dalam mengatur keuangan dan hindari melakukan pengeluaran tak penting yang dapat meningkatkan potensi Anda mengajukan pinjol secara sembarangan.(*)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru