alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Dampingi UMK Malang, PNM Berikan Pelatihan Budidaya Magot

Malang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama membuka dan meresmikan program pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) klasterisasi usaha budidaya magot selama 3 hari, pada tanggal 23 sampai 25 November 2021 di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Kegiatan ini secara simbolis dibuka oleh Sudha selaku Kepala Desa Kanigoro dan didampingi oleh Anang Fatkur Rochman selaku Pemimpin Cabang PNM Malang dan Wijayandaru Tri Buwono selaku Kepala Bagian Divisi PKU PNM. Dengan pelatihan budidaya magot ini, selain diharapkan membantu kasus sampah organik yang menggunung dan dapat jadi makanan unggas dan ikan, Ampas dari fermentasi sampah organik yang dimakan ulat magot ini bisa dimanfaatkan lagi menjadi pupuk organik bagi tanaman. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden, Joko Widodo, untuk mendorong budidaya perikanan.

 

Secara berkelanjutan, PNM membuka pelatihan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk nasabah PNM. Hal ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan insan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM ULaMM Malang, khususnya budidaya magot.

 

Dengan protokol ketat, 33 nasabah PNM Mekaar Pagelaran Regional Malang yang hadir mengaku bersyukur adanya motivasi dan pelatihan usaha yang diberikan PNM. Pelatihan hari ini meliputi materi mengenai budidaya magot agar dapat menjadi mata pencaharian baru dengan memanfaatkan lingkungan sekitar; seperti cara budidaya magot dari rumah, cara memilih lokasi untuk beternak dan cara membangun rumah magot. Bapak Basiri, narasumber dalam pelatihan ini adalah salah satu nasabah PNM ULaMM yang juga pemilik Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya (P4S) ‘Bengkel Mimpi’ yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran.

 

Sebagai informasi, hingga 24 November 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 99,85 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

Malang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama membuka dan meresmikan program pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) klasterisasi usaha budidaya magot selama 3 hari, pada tanggal 23 sampai 25 November 2021 di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Kegiatan ini secara simbolis dibuka oleh Sudha selaku Kepala Desa Kanigoro dan didampingi oleh Anang Fatkur Rochman selaku Pemimpin Cabang PNM Malang dan Wijayandaru Tri Buwono selaku Kepala Bagian Divisi PKU PNM. Dengan pelatihan budidaya magot ini, selain diharapkan membantu kasus sampah organik yang menggunung dan dapat jadi makanan unggas dan ikan, Ampas dari fermentasi sampah organik yang dimakan ulat magot ini bisa dimanfaatkan lagi menjadi pupuk organik bagi tanaman. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden, Joko Widodo, untuk mendorong budidaya perikanan.

 

Secara berkelanjutan, PNM membuka pelatihan melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk nasabah PNM. Hal ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan insan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM ULaMM Malang, khususnya budidaya magot.

 

Dengan protokol ketat, 33 nasabah PNM Mekaar Pagelaran Regional Malang yang hadir mengaku bersyukur adanya motivasi dan pelatihan usaha yang diberikan PNM. Pelatihan hari ini meliputi materi mengenai budidaya magot agar dapat menjadi mata pencaharian baru dengan memanfaatkan lingkungan sekitar; seperti cara budidaya magot dari rumah, cara memilih lokasi untuk beternak dan cara membangun rumah magot. Bapak Basiri, narasumber dalam pelatihan ini adalah salah satu nasabah PNM ULaMM yang juga pemilik Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya (P4S) ‘Bengkel Mimpi’ yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran.

 

Sebagai informasi, hingga 24 November 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 99,85 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru