alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

OJK: Fintech Lending Days Bantu Edukasi untuk Warga Malang Raya

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan acara Fintech Lending Days, yang bertajuk “Pemanfaatan Pendanaan Alternatif UMKM Jawa Timur Melalui Fintech Pendanaan Bersama” pada tanggal 25-26 November 2021 di Kota Malang, Jawa Timur. Acara yang dilakukan dalam rangka Bulan Fintech Nasional ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk memahami pemanfaatan Fintech Pendanaan Bersama secara tepat, demi memaksimalkan produktivitas usaha, sehingga dapat mendorong kemajuan roda perekonomian daerah dengan potensi yang dimiliki oleh beragam UMKM tersebut.

Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini diisi oleh berbagai kegiatan, dimana di hari pertama (25/11) aktivitas diisi dengan kunjungan ke beberapa UMKM setempat dan di hari keduanya (26/11), diselenggarakan talk show dan exhibition yang diramaikan oleh para pelaku UMKM dan Fintech Pendanaan Bersama, yaitu UKU Indonesia, Uatas, Easycash, AdaPundi, KoinWorks dan Colmitra.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan perkembangan ekosistem fintech sangat cepat dalam dua tahun terakhir ini. “Keberadaan pinjaman online tentu bertujuan positif untuk membantu masyarakat yang unbankable mendapatkan pembiayaan guna modal usaha. Namun tidak jarang ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan tidak bertanggung jawab seperti pinjaman online ilegal yang sangat merugikan masyarakat yang meminjam,” ungkapnya.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri (kiri) dan Wagub Jatim Emil E Dardak di Fintech Lending Days

Ia juga mengucapkan terimakasih karena Malang dipilih sebagai pelaksanaan Kegiatan Fintech Lending Days. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat Malang untuk semakin memahami manfaat penggunaan pinjaman daring (fintech lending) sekaligus risiko-risikonya bagi peminjam dan pemberi pinjaman.”Masyarakat Malang harus dapat memanfaatkan pinjaman daring secara selektif, bijak dan untuk kepentingan yang produktif. Jangan terjebak dengan pinjaman online ilegal yang meresahkan,” tandasnya.

Wakil Gubernur Jatim Emil E Dardak menyebutkan dengan adanya fintech, maka ekosistem ekonomi makin lengkap. “Pemprov sudah mendorong peningkatan kualitas produk, juga tenaga pemasaran digital. Ribuan talenta UMKM kita bina. Dengan fintech ini maka ekosistem pembiayaan lebih ramah dan pendanaan sangat kompetitif. Jadi, pemulihan ekonomi juga bisa lebih cepat kita lakukan,” papar suami Arumi Bachsin itu.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan acara Fintech Lending Days, yang bertajuk “Pemanfaatan Pendanaan Alternatif UMKM Jawa Timur Melalui Fintech Pendanaan Bersama” pada tanggal 25-26 November 2021 di Kota Malang, Jawa Timur. Acara yang dilakukan dalam rangka Bulan Fintech Nasional ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk memahami pemanfaatan Fintech Pendanaan Bersama secara tepat, demi memaksimalkan produktivitas usaha, sehingga dapat mendorong kemajuan roda perekonomian daerah dengan potensi yang dimiliki oleh beragam UMKM tersebut.

Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini diisi oleh berbagai kegiatan, dimana di hari pertama (25/11) aktivitas diisi dengan kunjungan ke beberapa UMKM setempat dan di hari keduanya (26/11), diselenggarakan talk show dan exhibition yang diramaikan oleh para pelaku UMKM dan Fintech Pendanaan Bersama, yaitu UKU Indonesia, Uatas, Easycash, AdaPundi, KoinWorks dan Colmitra.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan perkembangan ekosistem fintech sangat cepat dalam dua tahun terakhir ini. “Keberadaan pinjaman online tentu bertujuan positif untuk membantu masyarakat yang unbankable mendapatkan pembiayaan guna modal usaha. Namun tidak jarang ini juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan tidak bertanggung jawab seperti pinjaman online ilegal yang sangat merugikan masyarakat yang meminjam,” ungkapnya.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri (kiri) dan Wagub Jatim Emil E Dardak di Fintech Lending Days

Ia juga mengucapkan terimakasih karena Malang dipilih sebagai pelaksanaan Kegiatan Fintech Lending Days. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat Malang untuk semakin memahami manfaat penggunaan pinjaman daring (fintech lending) sekaligus risiko-risikonya bagi peminjam dan pemberi pinjaman.”Masyarakat Malang harus dapat memanfaatkan pinjaman daring secara selektif, bijak dan untuk kepentingan yang produktif. Jangan terjebak dengan pinjaman online ilegal yang meresahkan,” tandasnya.

Wakil Gubernur Jatim Emil E Dardak menyebutkan dengan adanya fintech, maka ekosistem ekonomi makin lengkap. “Pemprov sudah mendorong peningkatan kualitas produk, juga tenaga pemasaran digital. Ribuan talenta UMKM kita bina. Dengan fintech ini maka ekosistem pembiayaan lebih ramah dan pendanaan sangat kompetitif. Jadi, pemulihan ekonomi juga bisa lebih cepat kita lakukan,” papar suami Arumi Bachsin itu.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/