alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Dirut BRI: Empat Faktor Ini Tumbuhkan Optimisme Sektor UMKM

RADAR MALANG – Kegiatan UMKM secara umum semakin menunjukkan tren membaik. Hal itu terlihat dari hasil survei aktivitas bisnis UMKM pada kuartal I-2021 BRI Micro & SME Index (BMSI). Yakni adanya peningkatan angka dari 81,5 pada kuartal IV-2020 menjadi 93,0 di kuartal I-2021.

Selain itu, pelaku UMKM juga kian optimistis terhadap prospek usahanya di kuartal II-2021. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh indeks ekspektasi BMSI yang naik signifikan ke 128,0 dari 105,4 di kuartal sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank BRI Sunarso di ajang BRI Microfinance Outlook 2021 yang mengambil tema “Adapting Through Innovation & Synergy” dan diadakan secara virtual Rabu (28/04).
Sunarso mengungkapkan, BMSI merupakan survei yang menilai pelaku UMKM atas aktivitasnya, terdiri atas indeks aktivitas bisnis (IAB) untuk melihat situasi sekarang dan juga situasi tiga bulan yang akan datang. “BMSI ini telah diluncurkan pada November 2020 lalu dan dilakukan secara kuartalan untuk mengukur aktivitas bisnis UMKM sekaligus bentuk kepedulian BRI tehadap aktivitas UMKM Indonesia,” terangnya.

Sunarso mengungkapkan, kenaikan BMSI kuartal I-2021 disebabkan empat faktor. Pertama, meningkatnya kembali aktivitas masyarakat di luar rumah seiring dengan melandainya kasus infeksi baru Covid-19 dan program vaksinasi yang terus meluas.

Kedua, terjadinya peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan selama perayaan Imlek, serta antisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ketiga, faktor musiman panen raya tanaman bahan makanan dan kenaikan harga beberapa komoditas hasil perkebunan. Sementara keempat, relaksasi kebijakan makroprudential sektor properti yang menguntungkan sektor konstruksi.

Nilai BMSI tertinggi dari sektor pertanian (99,1), diikuti sektor industri pengolahan (94,6), dan sektor pertambangan (94,0). Sedangkan kenaikan BMSI tertinggi terjadi pada sektor hotel dan restoran, ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di luar rumah termasuk yang berkunjung ke gerai makan atau restoran.

Pewarta; Raoul Onley

RADAR MALANG – Kegiatan UMKM secara umum semakin menunjukkan tren membaik. Hal itu terlihat dari hasil survei aktivitas bisnis UMKM pada kuartal I-2021 BRI Micro & SME Index (BMSI). Yakni adanya peningkatan angka dari 81,5 pada kuartal IV-2020 menjadi 93,0 di kuartal I-2021.

Selain itu, pelaku UMKM juga kian optimistis terhadap prospek usahanya di kuartal II-2021. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh indeks ekspektasi BMSI yang naik signifikan ke 128,0 dari 105,4 di kuartal sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank BRI Sunarso di ajang BRI Microfinance Outlook 2021 yang mengambil tema “Adapting Through Innovation & Synergy” dan diadakan secara virtual Rabu (28/04).
Sunarso mengungkapkan, BMSI merupakan survei yang menilai pelaku UMKM atas aktivitasnya, terdiri atas indeks aktivitas bisnis (IAB) untuk melihat situasi sekarang dan juga situasi tiga bulan yang akan datang. “BMSI ini telah diluncurkan pada November 2020 lalu dan dilakukan secara kuartalan untuk mengukur aktivitas bisnis UMKM sekaligus bentuk kepedulian BRI tehadap aktivitas UMKM Indonesia,” terangnya.

Sunarso mengungkapkan, kenaikan BMSI kuartal I-2021 disebabkan empat faktor. Pertama, meningkatnya kembali aktivitas masyarakat di luar rumah seiring dengan melandainya kasus infeksi baru Covid-19 dan program vaksinasi yang terus meluas.

Kedua, terjadinya peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan selama perayaan Imlek, serta antisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ketiga, faktor musiman panen raya tanaman bahan makanan dan kenaikan harga beberapa komoditas hasil perkebunan. Sementara keempat, relaksasi kebijakan makroprudential sektor properti yang menguntungkan sektor konstruksi.

Nilai BMSI tertinggi dari sektor pertanian (99,1), diikuti sektor industri pengolahan (94,6), dan sektor pertambangan (94,0). Sedangkan kenaikan BMSI tertinggi terjadi pada sektor hotel dan restoran, ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di luar rumah termasuk yang berkunjung ke gerai makan atau restoran.

Pewarta; Raoul Onley

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/