alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Enam Bulan, Pajak Penghasilan Menembus Rp 1,1 Triliun

KANTOR Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III mencatat penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) final dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) telah lampaui proyeksi target.

Sejak 1 Januari hingga kemarin (27/6), DJP Jawa Timur III mencatat penerima sebesar Rp 1,1 triliun. Angka ini masih bisa bertambah. Sebab program PPS masih berlanjut hingga 30 Juni nanti, yakni genap enam bulan (1 Januari-30 Juni 2022).

“Kami sempat pesimis karena per 17 Mei lalu hanya mendapatkan Rp 400 miliar,” ungkap Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Farid Bachtiar dalam Sosialisasi PPS bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), kemarin.

Hingga 27 Juni kemarin, sebanyak 6.846 wajib pajak (WP) telah memanfaatkan program PPS dengan PPh final Rp 1,1 triliun. Dari jumlah tersebut, 4.460 WP atau 65 persen memanfaatkan PPS selama bulan Juni saja. “Artinya, semakin banyak yang bergegas mengikuti program PPS karena tidak mau melewatkan manfaat penghematan pajak,” tegasnya.

Kendati demikian, Farid tetap optimistis memproyeksikan penerimaan PPS bisa menembus angka Rp 1,3 triliun. Proyeksi tersebut dapat diraih asalkan penerimaan PPh PPS selama bulan Juni ini meningkat sebanyak 423,8 persen dibanding dengan total penerimaan PPh PPS selama bulan Mei lalu, yakni Rp 151,78 miliar. Berdasarkan data, penerimaan Rp 795 miliar atau sebesar 67,26 persen merupakan penerimaan PPh PPS pada Juni ini. “Harapannya, dengan kecepatan kenaikan itu, kami optimistis bisa di atas Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,3 triliun,” ungkapnya.

Guna menyemarakkan PPS, Minggu lalu (26/6) digelar acara Gowes Bersama sekaligus Kampanye Simpatik PPS di Kota Malang. Kegiatan tersebut dilakukan dengan bersepeda sembari membagi brosur PPS kepada masyarakat di titik-titik keramaian Kota Malang, seperti Alun-Alun Kota Malang dan area Kajoetangan. (mit/dan)

KANTOR Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur III mencatat penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) final dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) telah lampaui proyeksi target.

Sejak 1 Januari hingga kemarin (27/6), DJP Jawa Timur III mencatat penerima sebesar Rp 1,1 triliun. Angka ini masih bisa bertambah. Sebab program PPS masih berlanjut hingga 30 Juni nanti, yakni genap enam bulan (1 Januari-30 Juni 2022).

“Kami sempat pesimis karena per 17 Mei lalu hanya mendapatkan Rp 400 miliar,” ungkap Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Farid Bachtiar dalam Sosialisasi PPS bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), kemarin.

Hingga 27 Juni kemarin, sebanyak 6.846 wajib pajak (WP) telah memanfaatkan program PPS dengan PPh final Rp 1,1 triliun. Dari jumlah tersebut, 4.460 WP atau 65 persen memanfaatkan PPS selama bulan Juni saja. “Artinya, semakin banyak yang bergegas mengikuti program PPS karena tidak mau melewatkan manfaat penghematan pajak,” tegasnya.

Kendati demikian, Farid tetap optimistis memproyeksikan penerimaan PPS bisa menembus angka Rp 1,3 triliun. Proyeksi tersebut dapat diraih asalkan penerimaan PPh PPS selama bulan Juni ini meningkat sebanyak 423,8 persen dibanding dengan total penerimaan PPh PPS selama bulan Mei lalu, yakni Rp 151,78 miliar. Berdasarkan data, penerimaan Rp 795 miliar atau sebesar 67,26 persen merupakan penerimaan PPh PPS pada Juni ini. “Harapannya, dengan kecepatan kenaikan itu, kami optimistis bisa di atas Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,3 triliun,” ungkapnya.

Guna menyemarakkan PPS, Minggu lalu (26/6) digelar acara Gowes Bersama sekaligus Kampanye Simpatik PPS di Kota Malang. Kegiatan tersebut dilakukan dengan bersepeda sembari membagi brosur PPS kepada masyarakat di titik-titik keramaian Kota Malang, seperti Alun-Alun Kota Malang dan area Kajoetangan. (mit/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/