alexametrics
22.1 C
Malang
Thursday, 22 October 2020

Bank Mantap Latih 40 Pensiunan Budidaya Hidroponik

MALANG KOTA – Di masa pensiun, memiliki hobi itu penting untuk mengisi hari-hari setelah purnatugas. Apalagi jika hobi tersebut bisa menghasilkan, seperti berwirausaha misalnya. Untuk itu, guna mendorong para pensiunan untuk berwirausaha, pada Selasa (29/9) Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menggelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik.

Pelatihan yang digelar secara daring itu dilaksanakan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang yang terletak di Jalan Merdeka Selatan. Sebanyak 40 orang peserta yang terdiri dari pensiunan itu dilakukan serentak secara Nasional.

Peserta pelatihan berfoto bersama usai mengikuti workshop wirausaha. (Bank Mantap for Radar Malang)

“Untuk saya kegiatan seperti ini hal yang baru, karena saya juga baru memasuki usia pensiun. Kebetulan di Kota Malang ini ada komunitas pensiunan yang jumlahnya sekitar 146 orang. Sehingga adanya pelatihan ini sangat potensial sekali untuk mendapatkan informasi terkait dengan peluang usaha ataupun sekadar menyalurkan hobi terkait dengan hidroponik,” ujar Sumaji, salah seorang peserta.

Pria berusia 58 tahun itu berharap agar Komunitas Pensiun ini secara pribadi punya hobi.

“Bahkan nanti akan dikembangkan menjadi usaha. Atau paling tidak ada komunitas hidroponik, siapa tahu nanti di Malang ini para pensiunan ini menjadi apa yang menjadi embrio wirausaha baru,” paparnya.

Selain itu Kepala Kantor Kas Mandiri Taspen Kepanjen,I Gusti Putu Dedi Purnawan mengatakan, kegiatan ini sebenarnya merupakan bagian dari pengembangan pilar pemberdayaan untuk pensiunan.

“Ada tiga pilar, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan yang terakhir itu Mantap wirausaha Sejahtera. Yaitu menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang tanguh, mandiri dan sejahtera melalui program kewirausahaan,” jelas dia.

Namun karena adanya pandemi covid 19 ini, program kewirausahaan yang dikonsep oleh Bank Mantap dengan memberikan pelatihan secara daring atau melalui virtual online.

“Pesertanya juga sangat terbatas sesuai dengan protokoler kesehatan, maksimal hanya 20 peserta.
Kegiatan ini dilasanakan secara nasional oleh Bank Mantap,” terangnya.

Khusus untuk di Malang Raya, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di 3 lokasi yang berbeda. Pertama, di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang, kedua di kantor Bank Mandiri Taspen Cabang Malang (jln. Kauman, kc. Klonjen) dan ketiga di kantor kas kepanjen yang berada di jalan Kawi no 8C Kepanjen. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan tidak hanya produk perbankan Bank Mantap, namun juga sekaligun memotivasi para pensiunan atau ASN yang akan pensiun untuk mejadi wirausaha baru di dalam mengisi masa pensiunnya.

Kepala KPPN Malang, Teddy ST MSi mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya Bank Mantap memberikan edukasi kepada para pensiunan di KPPN. “Kami menyambut baik apa yang di lakukan difasilitasi oleh teman-teman Bank Mantap ini. Kebetulan di Malang ini kan merupakan daerah yang menjadi minat pegawai ketika mengakhiri masa tugas,” tandasnya.

Pewarta : Errica Vannie

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Damai Dengan Covid, Kemenparekraf Akrabkan CHSE Ke Pelaku Wisata

KOTA BATU - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar sosialisasi panduan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (kebersihan), Healthy (kesehatan), Safety (keselamatan), and Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan) (CHSE) di destinasi wisata Lumbung Stroberi, Desa Pandanrejo kemarin Rabu (21/10).

Peringati HSN, Unisma Besok Bagi-bagi Masker

MALANG KOTA - Universitas Islam Malang (Unisma) punya cara sendiri dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tiap 22 Oktober. Yaitu dengan bagi-bagi masker gratis dan ceramah (orasi) kebangsaan oleh KH. Zawawi Imron

2021, Pagu Madrasah Naik Jadi Rp 66 Triliun

MALANG KOTA – Pagu anggaran Kementerian Agama untuk madrasah pada 2021 dipasang pada nominal Rp 66 triliun. angka tersebut, salah satunya untuk meng-cover dan mengawasi 1.052 madrasah yang tersebar di Kabupaten Malang.

Masih Dibenahi, RW 01 Kauman Banggakan Kampung Heritage Kajoetangan

RW 01 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen memiliki kampung heritage Kajoetangan yang diajukan dalam lomba DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Namun, kawasan ini saat ini sedang dirombak total untuk dijadikan lokasi wisata sejarah yang representatif.

3 Prioritas Pemkot Malang Demi Menggapai Zona Kuning

MALANG KOTA - Kota Malang nyaris memasuki zona kuning. Untuk memasuki zona kuning, tiap Kota atau Kabupaten harus memiliki skor minimal 2,4. Sedangkan, Kota Malang mendapatkan skor 2,39. Untuk itu, Kota Malang yang menargetkan pekan depan mampu berganti status kewilayahan dari zona oranye menjadi zona kuning Covid-19, membua tiga prioritas yang harus ditingkatkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Malang agar segera beralih status kezonaan.

Wajib Dibaca

Damai Dengan Covid, Kemenparekraf Akrabkan CHSE Ke Pelaku Wisata

KOTA BATU - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar sosialisasi panduan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (kebersihan), Healthy (kesehatan), Safety (keselamatan), and Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan) (CHSE) di destinasi wisata Lumbung Stroberi, Desa Pandanrejo kemarin Rabu (21/10).

Peringati HSN, Unisma Besok Bagi-bagi Masker

MALANG KOTA - Universitas Islam Malang (Unisma) punya cara sendiri dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati tiap 22 Oktober. Yaitu dengan bagi-bagi masker gratis dan ceramah (orasi) kebangsaan oleh KH. Zawawi Imron

2021, Pagu Madrasah Naik Jadi Rp 66 Triliun

MALANG KOTA – Pagu anggaran Kementerian Agama untuk madrasah pada 2021 dipasang pada nominal Rp 66 triliun. angka tersebut, salah satunya untuk meng-cover dan mengawasi 1.052 madrasah yang tersebar di Kabupaten Malang.

Masih Dibenahi, RW 01 Kauman Banggakan Kampung Heritage Kajoetangan

RW 01 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen memiliki kampung heritage Kajoetangan yang diajukan dalam lomba DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Namun, kawasan ini saat ini sedang dirombak total untuk dijadikan lokasi wisata sejarah yang representatif.