alexametrics
24C
Malang
Monday, 25 January 2021

Tren Mobil Listrik, LG Rencana Bangun Pabrik Baterai di Indonesia

RADAR MALANG – LG boleh jadi kedodoran dalam memasarkan smartphone, bahkan tidak lagi menjual produk baru di Indonesia. Tetapi, perusahaan ini tak berhenti untuk berkembang. Baru-baru ini LG telah melakukan kesepakatan bersama Joint Venture (JV) dan menggandeng Magna International. Dengan hal tersebut, kemudian anak usaha LG Chem melakukan MoU dengan Indonesia untuk mengembangkan baerai kendaraan listrik.

Dilansir dari gizmologi, Selasa (29/12) dengan banyaknya industri otomotif yang ramai, LG yang udah terkenal dengan kemampuannya dalam pengembangan komponen kendaraan listrik, di antaranya memasok bagi Chevrolet Bolt EV dan Jaguar I-PACE berupaya terus mengembangkan.

Pertama, LG menggandeng Magna International, perusahaan asal Ontario, Kanada. Kedua perusahaan mengumumkan kesepakatan joint venture (JV) untuk memproduksi e-motor, inverter, dan on-board chargers yang akan memasok berbagai pabrikan mobil terkait dengan sistem kemudi elektrik. Perusahaan patungan ini mengawinkan kekuatan Magna pada sistem powertrain elektrik dengan keahlian LG dalam pengembangan komponen untuk e-motor dan inverter.

Kesepakatannya akhirnya mereka mengenalkan nama LG Magna e-Powertrain. JV ini akan membuat kedua perusahaan dapat mengembangkan powertrain elektrik dengan meningkatkan teknologi yang ada sebelumnya, kapabilitas teknis, dan reputasi global miliknya. Pasar e-motor, inverter, dan sistem kemudi elektrik sendiri diperkirakan akan berkembang dalam rentang tahun ini dan 2030.

Selain itu, LG telah melakukan memorandum of understanding atau MoU pada Desember ini dengan pemerintah Indonesia. MoU ini menyangkut rencana investasi perusahaan asal Korea ini di Indonesia, yang salah satunya pengembangan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sementara itu, CNBC Indonesia juga melaporkan, bahwa LG Energy Solution, sebelumnya juga dikabarkan akan membentuk konsorsium dengan empat perusahaan BUMN yakni MIND ID atau PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Penulis: Ali Hasan Assidiqi

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca