alexametrics
Friday, August 14, 2020

BNI Syariah Mulai Pasarkan KPR Subsidi FLPP Sejahtera Syariah

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG – BNI Syariah mulai memasarkan KPR Subsidi Syariah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan produk KPR Sejahtera Syariah, usai resmi ditunjuk sebagai bank penyalur KPR Syariah FLPP tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan bahwa penyaluran pembiayaan rumah subsidi merupakan wujud komitmen bank dalam mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dikelola melalui Kementerian PUPR.

“Hal ini sejalan dengan maqashid syariah sebagai bentuk dukungan BNI Syariah terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah idaman sesuai prinsip syariah,” kata Iwan dalam press rilis yang diterima radarmalang.jawapos.com.

Melalui KPR Sejahtera Syariah, diharapkan BNI Syariah bisa memberikan solusi kepada MBR yang belum memiliki rumah dengan memberikan fasilitas pembiayaan pemilikan rumah dengan angsuran terjangkau.

Keunggulan nasabah yang membeli rumah subsidi di BNI Syariah adalah adanya prinsip Lima Bebas (5B) yaitu nasabah bebas administrasi untuk akad Murabahah, bebas provisi, bebas appraisal, bebas pinalti, dan bebas gharar.

Selain itu, kelebihan lainnya berupa perasaan tentram dan tenang karena sesuai prinsip syariah, angsuran ringan sampai lunas, proses persetujuan pembiayaan mudah dan relatif cepat, subsidi bantuan uang muka dari pemerintah, jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun, pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan bebas kontribusi asuransi serta PPN.

KPR Sejahtera Syariah ditujukan untuk pembelian rumah subsidi tapak/susun dengan kondisi baru dan siap huni. Produk ini didukung oleh pengembang yang telah bekerjasama dengan BNI Syariah dan sistem informasi yang terintegrasi antara BNI Syariah dengan Kementerian PUPR sehingga memudahkan masyarakat memperoleh rumah idaman.

MBR yang dapat mengikuti program ini adalah nasabah yang memiliki penghasilan maksimal Rp 8 juta berdasarkan seluruh pendapatan bersih. Nasabah yang ingin mengikuti program KPR subsidi BNI Syariah ini juga harus memenuhi syarat yaitu WNI memiliki KTP, berstatus pegawai aktif/pengusaha/wirausaha, minimal berusia 21 tahun, belum pernah memiliki rumah atau mendapatkan bantuan pemilikan rumah dari pemerintah, dan wajib menempati rumah yang dibeli dalam lima tahun pertama kepemilikan.

Selain program FLPP, Masyarakat Berpenghasilan Rendah juga dapat mengikuti program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Program SBUM merupakan program subsidi dari pemerintah yang diberikan kepada MBR dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah. Besaran SBUM yang diberikan sebesar Rp 4 juta, dan khusus untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp 10 juta.

Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) yang telah ditandatangani antara Bank BNI Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR pada tanggal 19 Desember 2019, BNI Syariah diberikan kuota sebesar 1.750 unit atau setara dengan Rp 187,8 miliar untuk dapat disalurkan kepada MBR pada tahun 2020.

Sampai Maret 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah melalui BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86 persen secara taahunan atau year on year (yoy). Pada awal tahun 2020, BNI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar 9-12 persen (yoy) yang diharapkan dari KPR Sejahtera Syariah ini dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan pembiayaan tersebut.

“Dengan adanya KPR Sejahtera Syariah diharapkan dapat menjadi katalisator baru untuk mem-boosting pembiayaan BNI Syariah,” pungkasnya.

Foto: BNI Syariah
Penyunting: Fia

- Advertisement -

Latest news

Semut Wifi, Trik MTsN 6 Malang Bantu Siswa Belajar Daring

Melalui program Bidik Signal Abhikarsya “BISA” MTsN 6 Malang meminjamkan telepon seluler (ponsel) dan membelikan kuota internet kepada siswa yang mengalami kendala saat pembelajaran daring.
- Advertisement -

Digitalisasi Majalah di MMI Butuh Sabar dan Telaten, Seperti Apa?

“Susahnya, majalah itu sudah dijilid, jadi harus dilepas dulu supaya hasilnya bagus,” jelasnya.

BI Mengajar, Dorong Transaksi Nontunai Lewat QRIS

“Saat ini transaksi digital sangat digemari masyarakat, terutama kaum milenial. Apalagi dengan adanya pandemi seperti ini, transaksi non tunai adalah alternatif yang banyak dipilih oleh masyarakat,” ujar dia.

Kaget Pengumuman Dimajukan, Peserta SBMPTN Deg-degan

“Deg-degan sampai sekarang. Tahu informasi perubahan dari internet,” kata gadis asal Kelurahan Sawojajar, Kota Malang ini kepada Radar Malang, Kamis (13/8).

Related news

BI Mengajar, Dorong Transaksi Nontunai Lewat QRIS

“Saat ini transaksi digital sangat digemari masyarakat, terutama kaum milenial. Apalagi dengan adanya pandemi seperti ini, transaksi non tunai adalah alternatif yang banyak dipilih oleh masyarakat,” ujar dia.

OJK Malang: Per 30 Juli, Kredit 282.510 Nasabah Direstrukturisasi

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri merinci, dari total nilai restrukturisasi kredit tersebut, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang menyasar 85.402 debitor dengan total baki debet sebesar Rp 8,58 triliun.

Pacu DPK, BNI Syariah Geber Program Merdeka Berhasanah

Bersamaan dengan euforia perayaan kemerdekaan RI ke-75, BNI Syariah memberikan apresiasi kepada para nasabah melalui program terbaru bernama Merdeka ber-Hasanah. Program menabung berhadiah ini berlaku sejak 10 Agustus lalu hingga 21 Agustus mendatang.

Bank Bukopin Hadirkan Program Deposito Merdeka Seru

JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun, Bank Bukopin menghadirkan program khusus. Yakni produk Deposito Merdeka Seru dengan special rate hingga 7,5%.
- Advertisement -