alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 23 January 2022

Pacu Daya Saing Siswa, Pertamina Lubricants Gandeng 3 SMK di Malang

MALANG – PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), yang mengelola bisnis pelumas melalui Sales Region V wilayah Jatimbalinus kembali melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersasis Creating Shared Value (CSV) Enduro Home Service (EHS) di tiga sekolah di wilayah Malang Raya yaitu SMK Negeri 6 Malang, SMK Muhammadiyah 1 Malang, dan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi yang dilaksanakan secara tatap muka di SMK Muhammadiyah 1 Malang, dengan protokol kesehatan, (30/11).

Pembukaan program EHS ditandai dengan penandatanganan MoU dan penyerahan bantuan secara simbolis peralatan mekanik, pelumas dan wearpack bagi siswa yang dilakukan oleh Sales Region Manager V PTPL Jatim Balinus, Syafaat Jajuli bersama dengan perwakilan dari 3 SMK yaitu Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Malang Drs. Arief Efendi, Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Malang, Drs. Sidik Priyono, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, Munali S.T. M.Pd. yang juga dihadiri yang disaksikan oleh perwakilan jajaran guru dan staff pendamping masing-masing sekolah.

Program EHS merupakan salah satu program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan program Link & Match Industri dari Pemerintah. Program Link and Match ini dilaksanakan untuk menyinergikan antara pendidikan vokasi dengan dunia industri guna meningkatkan penyerapan lulusan sekolah vokasi agar dapat menjadi tenaga kerja andal sekaligus menghemat pengeluaran untuk menjadi sumber daya manusia baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dengan mengikuti program EHS, siswa SMK akan didorong untuk memadukan kompetensi teknis yang diperoleh dari pembelajaran produktif di kelas dengan materi teknis pelumas dan kewirausahaan dengan output berupa pelayanan home service oleh siswa untuk masyarakat di lingkungan sekolah atau tempat tinggal siswa yang membutuhkan jasa berbaikan kendaraan roda dua, ganti oli dan servis ringan lainnya.

Sales Region Manager V PTPL Jatim Balinus, Syafaat Jajuli dalam sambutannya menyampaiakan Saya berharap siswa SMK peserta program EHS ini akan memiliki jiwa kemandirian dan berdaya saing tinggi untuk dapat bersaing di industri di Indonesia.

“Kami berharap melalui program kerjasama ini, siswa SMK dapat belajar menjadi entrepreneur, dan mempraktekan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan melalui program EHS ini. Siswa SMK harus berdaya saing tinggi untuk dapat bersaing di industri di Indonesia. Program EHS ini merupakan media bagi siswa-siswa SMK untuk mengasah ilmu pengetahuan terkait teknik otomotif sekaligus belajar mengenai dunia wirausaha. Kami juga berharap peserta EHS akan memiliki jiwa kemandirian setelah lulus nanti dan mampu memanfaatkan ilmu yang didapatkannya melalui program ini,” paparnya.

Sinergi PTPL dengan SMK merupakan penerapan skema Sistem Bisnis Terintegrasi (Business Integrated Educated System) yang bertujuan dalam meningkatan kualitas siswa lulusan SMK. Selain itu juga program ini bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang teknik otomotif dan kewirausahaan di bidang perbengkelan roda dua.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Malang Drs. Arief Efendi menyatakan bahwa kolaborasi PTPL bersama SMK menjadi awal mula kerjasama yang berkelanjutan dan terus dapat berkembang dalam memberikan manfaat bagi siswa dan sekolah menengah kejuruan khususnya di wilayah Malang Raya untuk meningkatkan daya saing siswa-siswa lulusan SMK di dunia kerja.

Program Enduro Home Service tidak hanya melatih kemampuan otomotif para siswa namun juga kemampuan komunikasi & softskill mereka dalam Customer Orientation. Saat ini, program EHS sudah berjalan di 12 SMK di wilayah kerja PTPL, melibatkan lebih dari 3000 peserta dan sudah disosialisasikan di 23 SMK dengan jumlah peserta sebanyak 15,000 siswa di seluruh Indonesia.

Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina Go Collaborative yakni membangun kolaborasi baik di lingkungan internal dan eksternal dan Pertamina Go Sustainability untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang berkelanjutan, serta sebagai wujud kontribusi PTPL dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan nomor 8 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

MALANG – PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), yang mengelola bisnis pelumas melalui Sales Region V wilayah Jatimbalinus kembali melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersasis Creating Shared Value (CSV) Enduro Home Service (EHS) di tiga sekolah di wilayah Malang Raya yaitu SMK Negeri 6 Malang, SMK Muhammadiyah 1 Malang, dan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi yang dilaksanakan secara tatap muka di SMK Muhammadiyah 1 Malang, dengan protokol kesehatan, (30/11).

Pembukaan program EHS ditandai dengan penandatanganan MoU dan penyerahan bantuan secara simbolis peralatan mekanik, pelumas dan wearpack bagi siswa yang dilakukan oleh Sales Region Manager V PTPL Jatim Balinus, Syafaat Jajuli bersama dengan perwakilan dari 3 SMK yaitu Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Malang Drs. Arief Efendi, Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Malang, Drs. Sidik Priyono, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, Munali S.T. M.Pd. yang juga dihadiri yang disaksikan oleh perwakilan jajaran guru dan staff pendamping masing-masing sekolah.

Program EHS merupakan salah satu program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan program Link & Match Industri dari Pemerintah. Program Link and Match ini dilaksanakan untuk menyinergikan antara pendidikan vokasi dengan dunia industri guna meningkatkan penyerapan lulusan sekolah vokasi agar dapat menjadi tenaga kerja andal sekaligus menghemat pengeluaran untuk menjadi sumber daya manusia baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Dengan mengikuti program EHS, siswa SMK akan didorong untuk memadukan kompetensi teknis yang diperoleh dari pembelajaran produktif di kelas dengan materi teknis pelumas dan kewirausahaan dengan output berupa pelayanan home service oleh siswa untuk masyarakat di lingkungan sekolah atau tempat tinggal siswa yang membutuhkan jasa berbaikan kendaraan roda dua, ganti oli dan servis ringan lainnya.

Sales Region Manager V PTPL Jatim Balinus, Syafaat Jajuli dalam sambutannya menyampaiakan Saya berharap siswa SMK peserta program EHS ini akan memiliki jiwa kemandirian dan berdaya saing tinggi untuk dapat bersaing di industri di Indonesia.

“Kami berharap melalui program kerjasama ini, siswa SMK dapat belajar menjadi entrepreneur, dan mempraktekan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan melalui program EHS ini. Siswa SMK harus berdaya saing tinggi untuk dapat bersaing di industri di Indonesia. Program EHS ini merupakan media bagi siswa-siswa SMK untuk mengasah ilmu pengetahuan terkait teknik otomotif sekaligus belajar mengenai dunia wirausaha. Kami juga berharap peserta EHS akan memiliki jiwa kemandirian setelah lulus nanti dan mampu memanfaatkan ilmu yang didapatkannya melalui program ini,” paparnya.

Sinergi PTPL dengan SMK merupakan penerapan skema Sistem Bisnis Terintegrasi (Business Integrated Educated System) yang bertujuan dalam meningkatan kualitas siswa lulusan SMK. Selain itu juga program ini bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang teknik otomotif dan kewirausahaan di bidang perbengkelan roda dua.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Malang Drs. Arief Efendi menyatakan bahwa kolaborasi PTPL bersama SMK menjadi awal mula kerjasama yang berkelanjutan dan terus dapat berkembang dalam memberikan manfaat bagi siswa dan sekolah menengah kejuruan khususnya di wilayah Malang Raya untuk meningkatkan daya saing siswa-siswa lulusan SMK di dunia kerja.

Program Enduro Home Service tidak hanya melatih kemampuan otomotif para siswa namun juga kemampuan komunikasi & softskill mereka dalam Customer Orientation. Saat ini, program EHS sudah berjalan di 12 SMK di wilayah kerja PTPL, melibatkan lebih dari 3000 peserta dan sudah disosialisasikan di 23 SMK dengan jumlah peserta sebanyak 15,000 siswa di seluruh Indonesia.

Program ini sejalan dengan komitmen Pertamina Go Collaborative yakni membangun kolaborasi baik di lingkungan internal dan eksternal dan Pertamina Go Sustainability untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang berkelanjutan, serta sebagai wujud kontribusi PTPL dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan nomor 8 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru