alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Dapat Migor, 750 Emak-Emak Bunulrejo Bisa ”Full Senyum”

MALANG KOTA – Kegembiraan dirasakan 750 ibu-ibu warga RW 14 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing kemarin siang (30/3). Mereka mendapatkan jatah minyak goreng curah dari produsen Gading Mas dengan harga murah. Antrean emak-emak membawa dua botol berukuran 1 liter di gudang pabrik minyak goreng curah itu pun tak terhindarkan.

Meski demikian, antrean berlangsung tertib tanpa kegaduhan. Semua yang datang merasa lega kebagian jatah membawa pulang maksimal dua liter migor curah. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga RW 14 Rini Herawati. Meski antre sejak pagi, dia senang karena ada kepastian bisa mendapatkan migor. ”Murah kok.  Hanya Rp 28 ribu per dua liter. Harga di pasaran malah lebih mahal,” kata Rini.

Pasokan migor itu dirasa sangat membantu warga setempat. Apalagi mayoritas warga RW 14 merupakan pedagang yang sangat mengandalkan ketersediaan minyak goreng murah. Mayoritas di antara mereka mengeluh lantaran pemberlakuan satu harga migor kemasan dicabut sejak dua pekan terakhir.

”Ya mudah-mudahan yang kemasan ikut turun juga. Sama seperti minyak goreng curah, supaya kami itu nggak sedih melulu karena  harga mahal,” pinta Rini.

Sementara itu, pemilik pabrik migor curah Gading Mas Usman Hadi mengaku mendistribusikan migor curah sebanyak 1.500 liter  kemarin. Jatah sebanyak itu disediakan untuk 750 kepala keluarga RW 14 untuk membantu mengurangi kelangkaan. Dia juga memberi batasan pembelian migor curah maksimal 2 liter per orang. ”Sementara memang dibatasi karena RW lain sebenarnya juga minta,” terang pria yang kerap disapa Hadi itu.

Setelah mendistribusikan migor curah ke RW 14, dia bakal melakukan hal serupa untuk RW lain, terutama yang sangat membutuhkan migor. Untuk tiap distribusi, dia mampu menggelontorkan migor curah 1.500 liter hingga 2.000 liter. ”Stok masih aman. Ini mau geser lagi ke beberapa daerah lain yang membutuhkan,” tandasnya. (adn/fat)

MALANG KOTA – Kegembiraan dirasakan 750 ibu-ibu warga RW 14 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing kemarin siang (30/3). Mereka mendapatkan jatah minyak goreng curah dari produsen Gading Mas dengan harga murah. Antrean emak-emak membawa dua botol berukuran 1 liter di gudang pabrik minyak goreng curah itu pun tak terhindarkan.

Meski demikian, antrean berlangsung tertib tanpa kegaduhan. Semua yang datang merasa lega kebagian jatah membawa pulang maksimal dua liter migor curah. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga RW 14 Rini Herawati. Meski antre sejak pagi, dia senang karena ada kepastian bisa mendapatkan migor. ”Murah kok.  Hanya Rp 28 ribu per dua liter. Harga di pasaran malah lebih mahal,” kata Rini.

Pasokan migor itu dirasa sangat membantu warga setempat. Apalagi mayoritas warga RW 14 merupakan pedagang yang sangat mengandalkan ketersediaan minyak goreng murah. Mayoritas di antara mereka mengeluh lantaran pemberlakuan satu harga migor kemasan dicabut sejak dua pekan terakhir.

”Ya mudah-mudahan yang kemasan ikut turun juga. Sama seperti minyak goreng curah, supaya kami itu nggak sedih melulu karena  harga mahal,” pinta Rini.

Sementara itu, pemilik pabrik migor curah Gading Mas Usman Hadi mengaku mendistribusikan migor curah sebanyak 1.500 liter  kemarin. Jatah sebanyak itu disediakan untuk 750 kepala keluarga RW 14 untuk membantu mengurangi kelangkaan. Dia juga memberi batasan pembelian migor curah maksimal 2 liter per orang. ”Sementara memang dibatasi karena RW lain sebenarnya juga minta,” terang pria yang kerap disapa Hadi itu.

Setelah mendistribusikan migor curah ke RW 14, dia bakal melakukan hal serupa untuk RW lain, terutama yang sangat membutuhkan migor. Untuk tiap distribusi, dia mampu menggelontorkan migor curah 1.500 liter hingga 2.000 liter. ”Stok masih aman. Ini mau geser lagi ke beberapa daerah lain yang membutuhkan,” tandasnya. (adn/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/