"Dengan keberanian dalam melangkah, impian dan ambisi bisa jadi kenyataan," ujar Manajer Indopurels Juniardi dalam program kelas online yang diberinama Edubiz, kemarin (29/8) siang.
Dalam kelas online yang diikuti sekitar 35 orang yang rata-rata merupakan pelaku usaha itu, Juniardi juga menyebutkan bahwa keberanian itu, harus juga diikuti dengan tekad yang kuat serta kepercayaan diri.
Tak kalah penting, konsistensi juga menjadi trik agar usaha yang dibangun bisa tetap dapat menggaet customer dan pelanggan. "Misalnya jam operasional, harus konsisten jam berapa buka dan tutupnya, jangan sampai berubah-ubah, supaya pelanggan ga kabur," imbuh dia.
Tidak hanya dengan beradaptasi, inovasi juga perlu dilakukan agar produk tetap bisa diterima oleh pasar. Dalam kelas online yang dilakukan kemarin (29/8) siang, pria yang akrab disapa Jun itu juga membeberkan beberapa hal yang sebaiknya dihindari oleh pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Antara lain, terlalu perfeksionis dan terburu-buru.
"Jangan terburu-buru, biasanya terburu-buru itu yang akan membawa ke kegagalan, dan kalau terlalu perfeksionis, akan takut untuk menjual produknya," kata dia.
Menurutnya, pelaku usaha harus memiliki prinsip bahwa komplain dari customerlah yang akan membantu dalam memperbaiki produk.
Disisi lain, pemilik usaha Swag Coffee Didik yang juga mengikuti acara tersebut menjelaskan bagaimana triknya untuk bisa bertahan ditengah pandemi. Dengan usahanya yang terbilang masih baru, yakni 1 tahun, Didik telah memiliki 4 cabang.
"Impian saya sebenarnya dalam satu tahun bisa punya 10 cabang, tapi saya teringat dengan perkataan Pak Jun bahwa ambisi itu boleh tapi jangan ambisius," kata Didik.
Selain itu, untuk memperkenalkan produk-produknya lebih luas lagi, dia memanfaatkan link-link orang terdekatnya, serta gencar melakukan promosi-promosi agar produk-produknya bisa dengan mudah dicicipi oleh customer baru.
"Jangan cuma mikir keuntungan, tapi bikin banyak orang bisa mencicipi produk kita, karena itu yang paling susah," kata dia.
Pewarta: Arlita Ulya Editor : Editor : Hendarmono Al S.