Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman arif menjelaskan, hadirnya KA Arjuno Ekspres ini guna menyediakan transportasi yang aman, sehat dan nyaman untuk masyarakat. Sehingga meskipun tanpa rapid test, KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api.
"KA Arjuno Ekspres merupakan KA lokal Komersial. Sehingga pelanggan yang akan naik tidak perlu surat keterangan bebas Covid-19," kata dia.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
"Penggunaan masker tetap wajib saat di dalam kereta dan diimbau mengenakan pakaian lengan panjang atau jaket," imbuh Luqman.
Rangkaian KA Arjuno Ekspres relasi Stasiun Surabaya Gubeng - Malang PP ini dijalankan pada 19, 20, 21, 22 Maret 2021. Rangkaian KA Arjuno Espres terdiri dari 8 kereta eksekutif dan dengan kapasitas tempat duduk sesuai protokol kesehatan 280 penumpang.
KA Arjuno Ekspress relasi Surabaya Gubeng - Malang memiliki rute pemberhentian di beberapa stasiun yaitu Stasiun Sidoarjo, Lawang, dan berakhir di Malang.
"KA Arjuno Ekspres memiliki waktu tempuh dari Surabaya ke Malang kurang dari 2 jam. Hadirnya KA Arjuno Ekspres adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan sebagai upaya peningkatan pelayanan transportasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," tambah Luqman.
Luqman mengatakan, masyarakat sudah dapat memesan tiket KA Arjuno Ekspres untuk keberangkatan bulan Maret ini di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya.
Pewarta: Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma