Dituding Palsukan Kekayaan Hingga Dicabut Status Miliarder, Kylie Jenner Berikan Respon Keras

RADAR MALANG – Anggota termuda dari klan Kardashian-Jenner, Kylie Jenner, dituding melakukan pemalsuan kekayaannya atas nilai merek kosmetik miliknya, Kylie Cosmetics dan Kylie Skin.

Tudingan tersebut dilontarkan oleh majalah Forbes, yang pada Maret 2019 lalu mendeklarasikan sang selebriti sebagai milyarder termuda di dunia. Bahkan, Kylie disebut sebagai miliarder yang berhasil dengan upayanya sendiri atau disebut dengan self-made billionaire.

Sayangnya, menurut pemaparan Forbes (31/5), status tersebut kini sudah dicabut setelah Forbes melakukan pengecekan pada laporan yang diberikan perusahaan Coty Inc. Tahun lalu, Kylie mengumumkan bahwa ia menjual 51% saham perusahaannya pada Coty senilai USD 600 juta.

Meski begitu, pihak Forbes menemukan dalam informasi yang dibagikan Coty, bahwa perusahaan bisnis Kylie “secara signifikan lebih kecil dan kurang menguntungkan, dibanding (yang) keluarga telah habiskan bertahun-tahun memimpin industri kosmetik dan outlet media, termasuk Forbes”.

Menanggapi tudingan yang diarahkan padanya, bintang pertunjukan televisi ‘Keeping Up With The Kardashian’ tersebut merespon keras pada majalah yang sempat mengakui kekayaannya tersebut.

Melalui cuitan di Twitter, Kylie mengaku seakan tak menganggap penting status milyarder tersebut. “Saya pikir ini adalah situs yang memiliki reputasi. Yang saya lihat adalah sejumlah pernyataan yang tak akurat dan asumsi yang tak terbukti,” tulisnya melalui akun @kyliejenner.

“Saya tidak pernah meminta gelar apapun atau mencoba berbohong SEKALIPUN. Titik,” imbuhnya menegaskan. Dalam artikel Forbes tersebut, Forbes menuliskan bahwa para Jenner ini memiliki obsesi pada kekayaan bersih (net worth) seperti halnya Donald Trump.

Forbes menuliskan, upaya para Jenner ini meliputi mengundang Forbes ke rumah-rumah mewah mereka, mendatangi kantor akuntan, dan “bahkan menciptakan pengembalian pajak yang mungkin dipalsukan”.

“Hanya mengungkapkan betapa putus asanya beberapa dari orang-orang ultra-kaya untuk terlihat lebih kaya,” lanjut tulisan Forbes tersebut.

Spesifik pada pernyataan mengenai “pengembalian pajak yang mungkin dipalsukan”, Kylie kembali memberikan respon. “Itu bukti Anda? Jadi Anda hanya BERPIKIR mereka dipalsukan? Sebenarnya, apa yang saya baca (ini),” cuit Kylie.

Meski begitu, bos Kylie Cosmetics dan Kylie Skin tersebut mengaku bahwa perihal ini akan menjadi terakhir yang ia khawatirkan. “Saya bisa menyebutkan daftar 100 hal yang lebih penting saat ini dibanding menetapkan berapa banyak uang yang saya miliki,” tutupnya.

Tak lagi melanjutkan amarahnya pada ulasan Forbes tentang dirinya, Kylie membagikan sebuah tautan mengenai petisi #JusticeForGeorgeFloyd.

Selebriti 22 tahun tersebut memutuskan untuk menggugah 33,8juta pengikutnya di Twitter untuk turut menuntut keadilan atas kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Minneapolis.

Penulis: Ananda Triana
Foto: Instagram/KylieJenner
Editor: Indra M