Sasaeng, Fans Militan Sekaligus Momok Bagi Idol K-Pop

RADARMALANG – Di kalangan penikmat musik K-Pop dan pecinta para idola Korea, kata Sasaeng Fans tentu sudah tak asing lagi.

Kata ini berasal dari bahasa Korea yaitu Sasaenghwal, yang berarti kehidupan pribadi seseorang.

Ketika digabung dengan kata fans – kata yang bentuk tunggalnya sudah diserap Bahasa Indonesia dari bahasa Inggris, dengan padanan katanya adalah penggemar – jadilah istilah sasaeng fans.

Dalam sehari-sehari, pada akhirnya istilah yang sering dipakai pun jadi satu kata.

Istilah ini disematkan terhadap perilaku penggemar yang melebihi batas atau terlalu terobsesi pada idolanya. Sederhananya, bisa disebut sebagai penggemar obsesif.

Sebenarnya, belum ada sumber yang menyebut secara pasti kapan istilah sasaeng mulai dipakai di Negeri Ginseng.

Namun, dikutip dari The Korea Times (28/5), sasaeng disebut sudah eksis sejak era 1990-an.

Masa itu merupakan era kelahiran grup K-Pop generasi pertama. Salah satu grup K-Pop yang merasakan kehadiran sasaeng ini adalah H.O.T, boyband yang debut pada 1996 dan menjadi idola baru anak muda Korea Selatan kala itu.

Hingga sekarang, dunia K-Pop sudah memasuki generasi keempat, sasaeng masih mengintai kehidupan pribadi para idol.

Bahkan, perilaku mereka semakin menjadi-jadi karena adanya kemajuan teknologi yang membantu mendapatkan informasi. Misalnya, mereka bisa mendapat informasi mulai dari paspor hingga nomor tempat duduk bintang idola mereka di pesawat.

Parahnya, mereka akan membeli bangku tepat di samping sang idola demi bisa berdekatan. V “BTS” pernah mengungkapkan rasa tidak nyamannya ketika harus mengalami kejadian seperti itu.

“Mereka akan duduk di depan (atau) di samping kami dan itu membuat kami sedikit tidak nyaman. Jujur, saya berharap mereka tidak melakukannya. Itu membuatku takut. Sungguh,” ujar V.

Tak hanya V, bahkan Nayeon, personel girlband TWICE juga memiliki stalker atau penguntit bernama Josh.

Dilansir dari Koreaboo, Josh yang mengaku berasal dari Jerman tersebut sengaja menginap berhari-hari di Cheongdam-dong demi bisa bertemu Nayeon.

Melalui video blog yang Josh unggah di kanal YouTube pribadinya pada 23 Oktober 2019 lalu, Josh mengungkapkan bahwa ia sengaja pergi ke Korea agar bisa bertemu dan berbicara langsung dengan Nayeon. Josh melanjutkan bahwa ia tidak bisa menahan lagi untuk menunggu bertemu Nayeon, karena ia begitu sedih setiap kali tidak bisa bertemu dengan Nayeon.

Ia memilih untuk tinggal mulai dari 30 September hingga 21 Oktober di Cheongdam-dong, salah satu distrik di Gangnam karena ia mendengar bahwa Nayeon dan keluarganya tinggal di daerah tersebut.

Bahkan, penggemar merasa Josh amat delusif ketika membaca tangkapan layar yang berisi pernyataan Josh tentang rencananya untuk menjalin hubungan dengan Nayeon. Josh bahkan menyebutkan jika dirinya dan Nayeon akan berpindah ke Australia, menua bersama, dan melihat anak mereka bertumbuh.

Pihak JYP Entertainnment sendiri sudah merilis pernyataan resmi untuk menanggapi insiden penguntitan Nayeon TWICE yang membuat banyak penggemar khawatir. JYP Entertainnment menyatakan akan mencari solusi melalui jalur hukum, dan akan menambah keamanan untuk artisnya.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Twitter @JYPETWICE
Editor: Indra M