Home – Radar Malang Online – Jawa Pos Group https://radarmalang.jawapos.com Only One Number One Fri, 15 Nov 2019 04:52:12 +0000 en-US hourly 1 https://radarmalang.jawapos.com/inc/uploads/2019/05/cropped-logo-only-one-number-one-image-default-small-32x32.png Home – Radar Malang Online – Jawa Pos Group https://radarmalang.jawapos.com 32 32 Makin Antusias, Hadirnya Pemain Kedua Belas https://radarmalang.jawapos.com/makin-antusias-hadirnya-pemain-kedua-belas/ https://radarmalang.jawapos.com/makin-antusias-hadirnya-pemain-kedua-belas/#respond Fri, 15 Nov 2019 04:45:32 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/makin-antusias-hadirnya-pemain-kedua-belas/ Makin Antusias, Hadirnya Pemain Kedua BelasMALANG KOTA – Arema FC Putri semakin percaya diri (pede) menatap Liga 1 Putri 2019 pada seri 4 ini. Bagaimana tidak, saat menghadapi babak itu, mereka dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari para pendukungnya. Kondisi tersebut bisa terjadi karena Malang kembali ditunjuk menjadi tuan rumah. Ongis Kodew–julukan Arema FC Putri– bakal bersaing di Stadion Gajayana […]

The post Makin Antusias, Hadirnya Pemain Kedua Belas appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG KOTA – Arema FC Putri semakin percaya diri (pede) menatap Liga 1 Putri 2019 pada seri 4 ini. Bagaimana tidak, saat menghadapi babak itu, mereka dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari para pendukungnya. Kondisi tersebut bisa terjadi karena Malang kembali ditunjuk menjadi tuan rumah.

Ongis Kodew–julukan Arema FC Putri– bakal bersaing di Stadion Gajayana pada 16 November. Ini adalah kali kedua bagi Arema Kodew menjadi tuan rumah.

Pada seri pertama pada 6–12 Oktober lalu berlangsung di Stadion Brantas, lapangan Agrowisata, dan lapangan Pusdik Arhanud Kota Batu.

Bagi pelatih Arema FC Kodew Alief Syahrizal, penunjukan Stadion Gajayana layaknya menjadi berkah untuk timnya.

”Bermain di rumah sendiri tentunya bikin anak-anak semakin termotivasi menunjukkan yang terbaik,” tutur juru taktik lisensi C AFC itu. Apalagi Singo Edan Kodew butuh sekali menang lagi untuk memastikan dirinya lolos ke babak selanjutnya.

Karena itu, Alief berharap, timnya mendapatkan  dukungan penuh dari pemain kedua belas atau suporter nantinya. ”Hal tersebut juga menjadi keuntungan untuk kami.

Lantaran, Aremania dan Aremania se-Malang Raya bisa mendukung langsung perjuangan anak-anak di lapangan,” terang dia.

Agar tidak mengecewakan mulai Selasa (12/11), Sheva Imut dan kawan-kawan mulai mempersiapkan diri. Salah satu yang dilakukannya adalah melakukan uji coba dengan Arema Licek U-13 di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM). Lebih lanjut Alief menjelaskan kondisi pemainnya saat dalam kondisi yang prima.

Bahkan, timnya sangat siap menjalani empat pertandingan di babak penentuan ini. ”Kondisi anak-anak sendiri semuanya siap untuk bermain.

Tidak ada pemain yang absen karena cedera maupun akumulasi kartu,” tutur dia.  Dalam persiapan menyambut serie 4 mendatang, selain masalah finishing, pembenahan organisasi tim juga dilakukan.

”Dari segi teknis, kami sering kecolongan saat memegang kendali permainan.

Atau bisa dikatakan konsentrasi kami kurang saat menguasai bola dan berujung lupa bertahan,” ungkap pelatih muda itu. Meski demikian, Alief yakin Arema Putri mampu lolos dan melenggang ke semifinal.

”Dari awal kami sudah menargetkan lolos. Jadi harus optimistis,” tandas dia. Melihat klasemen saat ini, peluang Arema Putri tembus semifinal terbuka lebar.

Dengan 25 poin yang diraih saat ini, Arema Putri hanya butuh satu kali kemenangan untuk memastikan diri menggenggam tiket semifinal.

Pewarta : Gp
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro

The post Makin Antusias, Hadirnya Pemain Kedua Belas appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/makin-antusias-hadirnya-pemain-kedua-belas/feed/ 0
Perbasi Krisis Atlet Usia Dini https://radarmalang.jawapos.com/perbasi-krisis-atlet-usia-dini/ https://radarmalang.jawapos.com/perbasi-krisis-atlet-usia-dini/#respond Fri, 15 Nov 2019 04:15:52 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/perbasi-krisis-atlet-usia-dini/ Perbasi Krisis Atlet Usia DiniMALANG KOTA – Selain tidak punya tempat latihan khusus, Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kota Malang juga dipusingkan dengan penjaringan atlet-atlet di tingkat SD. Hal ini disebabkan tim-tim bola basket untuk SD sangat minim. Bahkan, kalau diadakan kompetisi jumlah pesertanya bisa dihitung dengan jari. ”Di Kota Malang ini untuk basket di tingkatan SD masih belum […]

The post Perbasi Krisis Atlet Usia Dini appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG KOTA – Selain tidak punya tempat latihan khusus, Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) Kota Malang juga dipusingkan dengan penjaringan atlet-atlet di tingkat SD.

Hal ini disebabkan tim-tim bola basket untuk SD sangat minim. Bahkan, kalau diadakan kompetisi jumlah pesertanya bisa dihitung dengan jari.

”Di Kota Malang ini untuk basket di tingkatan SD masih belum merata,” ujar koordinator Bidang Kompetisi Perbasi Frans Soeharsono.

Saat ini hanya beberapa SD saja yang memiliki ekstrakurikuler basket. Padahal, menurut Frans, jika atlet-atlet bola dipupuk sejak dini akan sangat baik untuk menghasilkan pemain basket yang hebat nantinya.

Senada dengan Frans, Ketua Perbasi Kota Malang Hessy Hazniah Tamim mengaku untuk menghasilkan pebasket andal di masa depan memang harus dimulai sejak dini.

Bagi dia, tidak banyak atau malah tidak ada pebasket hebat kalau mulai latihan sejak SMA. ”Untuk hasilkan atlet yang hebat harus dimulai kalau bisa dari SD atau sejak dini,” ungkap dia.

Sebab, dalam jangka waktu tersebut, akan membuat atlet akan semakin terasah kemampuannya. Baik itu dari teknik sampai mental bermainnya.

Karena itu, dijelaskan kader Partai Golkar tersebut, Perbasi Kota Malang setiap tahun rajin menggelar kompetisi kelompok usia. Tujuannya adalah melakukan pembinaan pebasket sejak dini.

”Jadi, untuk kejurkot nanti, kami akan mencoba bikin KU-10, KU-14, dan KU-16,” terang dia. Lewat kejuaraan pebasket dapat banyak manfaat.

Seperti salah satunya adalah mengasah mental atau membuat seorang atlet bisa mempraktikkan apa yang telah diajarkan di lapangan. Sedangkan efek lain yang bisa diperoleh adalah membuat Kota Malang tidak akan kekurangan atlet basket potensial.

”Ya, dengan rutin gelar kompetisi akan muncul atlet-atlet yang siap untuk mengikuti turnamen tingkat nasional atau provinsi,” terang dia.

Mengingat, selama ini Bumi Arema bisa dibilang memang tidak pernah sepi kompetisi basket. Mulai dari Kejurkot KU-14, Kejurprov U-16, sampai DBL East Java Series-South Region, sampai Liga Mahasiswa Basket.

Pewarta : Gp
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro

The post Perbasi Krisis Atlet Usia Dini appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/perbasi-krisis-atlet-usia-dini/feed/ 0
Jaga Rasa, Bakar Sate Manual https://radarmalang.jawapos.com/jaga-rasa-bakar-sate-manual/ https://radarmalang.jawapos.com/jaga-rasa-bakar-sate-manual/#respond Fri, 15 Nov 2019 03:45:15 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/jaga-rasa-bakar-sate-manual/ Jaga Rasa, Bakar Sate ManualTentang menu andalan, warung ini punya sate, gulai, krengsengan, dan sop kaki kambing. Nelly mengaku mampu menghabiskan sekitar 10 hingga 30 ekor kambing jantan dalam sehari yang semuanya dia lakukan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH). Tak pelak, hal ini membuatnya menjadi anggota RPH No.1 Kota Malang. ”Penyembelihannya juga kami lakukan di RPH supaya kebersihan, […]

The post Jaga Rasa, Bakar Sate Manual appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

Tentang menu andalan, warung ini punya sate, gulai, krengsengan, dan sop kaki kambing. Nelly mengaku mampu menghabiskan sekitar 10 hingga 30 ekor kambing jantan dalam sehari yang semuanya dia lakukan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH).

Tak pelak, hal ini membuatnya menjadi anggota RPH No.1 Kota Malang. ”Penyembelihannya juga kami lakukan di RPH supaya kebersihan, kesehatan, dan kehalalannya terjaga ya Mas,” papar Nelly.

Untuk membakarnya pun juga masih menggunakan arang yang dibakar manual dengan dikipasi. Dalam sehari, dia mampu menghabiskan arang sebanyak 2 karung besar. Kedua bahan baku itu dia peroleh dari supplier yang berasal dari wilayah Kabupaten Malang.

Meskipun demikian, warung ini tak melulu soal sate dan gulai saja. Terdapat menu varian lain yang bisa pembeli coba. Terbaru, ada sate ayam dan nasi kebuli atau kabsah. Kedua menu ini telah ada selama kurang lebih 3 tahun terakhir.

”Kami sediakan menu sate ayam ini supaya kalau ada pengunjung yang ndak suka olahan kambing, bisa tetap makan bareng,” terang politikus Partai Perindo ini.

Disinggung terkait resep, Nelly mengaku tak ada resep istimewa pada warungnya. Dia mengaku sejauh ini hanya menjaga rasa dan kualitas dari bahan baku. ”Menjaga rasa masakan itu ya.

Kami pertahankan kualitas, komposisi bumbu, dan bahannya. Kalau ada pesanan banyak juga gitu, gimana caranya kami jaga biar sampai ke pelanggan tetap dalam kondisi yang fresh,” beber perempuan yang terjun di dunia politik itu.

Oleh karena itu, dia sering mendapat pesanan hingga luar kota. Layaknya Sidoarjo, Surabaya, dan Blitar. ”(Pesanan) itu kami terkadang mengantarnya juga,” imbuh Nelly.

Pewarta : Mva
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib

The post Jaga Rasa, Bakar Sate Manual appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/jaga-rasa-bakar-sate-manual/feed/ 0
Berlian Seharga Rp 200 Juta Dipamerkan di MOG https://radarmalang.jawapos.com/berlian-seharga-rp-200-juta-dipamerkan-di-mog/ https://radarmalang.jawapos.com/berlian-seharga-rp-200-juta-dipamerkan-di-mog/#respond Fri, 15 Nov 2019 03:15:41 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/berlian-seharga-rp-200-juta-dipamerkan-di-mog/ Berlian Seharga Rp 200 Juta Dipamerkan di MOGMALANG KOTA – Ada yang berbeda di Atrium Mal Olympic Garden (MOG) mulai Rabu (13/11) hingga 12 hari ke depan. Sejak Rabu (13/11) hingga (24/11) tiga merek perhiasan yakni Frank&co., Miss Mondial, dan The Palace sedang memamerkan 500 pasang wedding ring koleksi andalannya. Selain wedding ring, berbagai macam perhiasan lain seperti gelang dan kalung, dapat […]

The post Berlian Seharga Rp 200 Juta Dipamerkan di MOG appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG KOTA – Ada yang berbeda di Atrium Mal Olympic Garden (MOG) mulai Rabu (13/11) hingga 12 hari ke depan. Sejak Rabu (13/11) hingga (24/11) tiga merek perhiasan yakni Frank&co., Miss Mondial, dan The Palace sedang memamerkan 500 pasang wedding ring koleksi andalannya.

Selain wedding ring, berbagai macam perhiasan lain seperti gelang dan kalung, dapat dijumpai di pameran yang bertajuk Dazzling Jewellery Festival (DJF) 2019 tersebut.

Setelah sebelumnya menggelar acara serupa di Bandung dan Semarang, kini 3 merek perhiasan di bawah naungan PT Central Mega Kencana (CMK) tersebut menjadikan Malang kota pertama di Jawa Timur yang dijajaki.

”Kami memilih Kota Malang karena melihat animo masyarakat yang tertarik dengan merek-merek kami, khususnya di toko-toko di Surabaya dan media sosial.

Karena memang kami belum memiliki toko maupun gerai di Malang,” tutur Gloria Tobing selaku general manager & communication PT Central Mega Kencana (CMK).

Berbeda dengan kota-kota sebelumnya, perhiasan yang ditonjolkan di Kota Malang kali ini adalah wedding ring dengan menggandeng desainer-desainer pakaian kenamaan Indonesia.

Di antaranya, Sebastian Gunawan untuk Frank&co., Anne Avantie dan Samuel Wattimena untuk The Palace, serta Tex Saverio untuk Miss Mondial.

Dalam desainnya, Anne Avantie dan Samuel Wattimena menonjolkan unsur budaya, tapi dengan konsep lebih modern. Hal ini terlihat dengan pemberian nama Nusantara oleh Samuel Wattimena dalam koleksi desain perhiasannya.

”Kalau Bunda Anne lebih terinspirasi dengan unsur-unsur Jawa yang dapat dilihat dengan penggunaan motif batik khas Jawa,” tutur Public Relation Executive PT Central Mega Kencana (CMK) Puji Sukaryadi.

Di sisi lain, dalam pameran tersebut, Frank&co. juga membawa berbagai cincin berlian. Salah satunya adalah desain Alegria yang menjadi salah satu desain yang paling banyak diminati.

”Yang termahal ada berlian seharga lebih dari Rp 200 juta. ”Ini termasuk berlian dengan Color Scale F, dan Clarity Scale Very Very Slightly Included (VVS),” tutur Adi selaku Frank&co. Jewellery Representative.

Selain dimanjakan dengan berbagai pilihan perhiasan, DJF 2019 juga mengajak pengunjung untuk merasakan sensasi berada di dalam berlian melalui infinity room. Yakni, sebuah ruangan berbentuk berlian, di dalamnya pengunjung dapat ber-swafoto dan langsung mencetaknya.

Digelar hingga 24 November, di setiap pekan akan ada bintang tamu menarik, yakni Reza Artamevia dan Virzha. Juga ada terdapat berbagai promo menarik salah satunya adalah cashback hingga Rp 8 juta serta cicilan 0% hingga 24 bulan.

Pewarta : ar1
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Mardi Sampurno

The post Berlian Seharga Rp 200 Juta Dipamerkan di MOG appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/berlian-seharga-rp-200-juta-dipamerkan-di-mog/feed/ 0
Kuota Tandas, Rumah Subsidi Tinggi Mimpi? https://radarmalang.jawapos.com/kuota-tandas-rumah-subsidi-tinggi-mimpi/ https://radarmalang.jawapos.com/kuota-tandas-rumah-subsidi-tinggi-mimpi/#respond Fri, 15 Nov 2019 02:45:59 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/kuota-tandas-rumah-subsidi-tinggi-mimpi/ Pemkot Baru Mulai Sentralisasi Layanan PerizinanMALANG KOTA – Kebutuhan akan hunian murah di Malang Raya masih cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang memburu rumah bersubsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Sayangnya, kuota rumah bersubsidi dengan kisaran harga Rp 140 jutaan tersebut sudah habis pertengahan tahun lalu. Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang […]

The post Kuota Tandas, Rumah Subsidi Tinggi Mimpi? appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG KOTA – Kebutuhan akan hunian murah di Malang Raya masih cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang memburu rumah bersubsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Sayangnya, kuota rumah bersubsidi dengan kisaran harga Rp 140 jutaan tersebut sudah habis pertengahan tahun lalu.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang Doni Ganatha mengakui habisnya kuota rumah bersubsidi itu. Dia menyebut, skema FLPP yang dijalankan pemerintah diminati ribuan warga hingga jatahnya habis sebelum musim Lebaran lalu.

”Ada tiga skema yang bisa diambil, selain FLPP, ada selisih suku bunga (SSB) dan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT),” ujarnya.

Program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat skema BP2BT juga sama-sama murahnya. Namun, sistem pembiayaan tersebut berbeda dengan skema FLPP.

”FLPP itu ada subsidi sebesar 5 persen di setiap cicilan, kalau BP2BT ada subsidi ketika pembayaran di awal saja sebesar Rp 38 juta–Rp 40 juta,” ungkapnya.

Menurut Doni, munculnya kuota satu juta unit rumah per tahun yang dicanangkan pemerintah membuat developer (pengembang) mempertanyakan pembagian di setiap daerah. Sebab hingga saat ini, untuk wilayah Malang Raya, jumlah yang didapat tidak menentu.

”Yang mengetahui biasanya dari pihak bank yang menyalurkan kredit konstruksi kepada developer. Di pandangan kami, setiap tahun pasti ada, sampai kami akhirnya ada pemberitahuan bahwa untuk tahun ini kuotanya sudah habis,” lanjutnya.

Sejak program rumah bersubsidi digulirkan, harganya berubah setiap tahun. ”Pernah di bawah Rp 100 juta, Rp 116 juta, hingga yang terakhir itu di kisaran Rp 140 jutaan,” bebernya.

Pengembang Merugi

Dengan habisnya kuota tersebut, banyak pihak yang dirugikan, termasuk developer yang menyambut program tersebut.

Developer sudah pasti dirugikan, begitu juga dengan konsumen yang rugi dari sisi angsuran karena tidak adanya subsidi. Tidak hanya itu, perbankan juga dirugikan karena memberikan kredit konstruksi bagi perumahan bersubsidi,” paparnya.

Lebih lanjut, Doni mengungkapkan, kerugian lain yang harus ditanggung pengembang adalah pada material bangunan. Karena seharusnya secara keuangan sudah berputar dan pembangunan bisa segera direalisasikan. ”Karena kuota habis untuk tahun ini, maka secara keuangan atau cashflow macet,” sambungnya.

Menghadapi situasi tersebut, Doni mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengajukan tambahan kuota rumah bersubsidi untuk Malang Raya.

Termasuk datang ke Jakarta dan melakukan negosiasi ke PUPR. Hanya, hingga saat ini belum ada kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait penambahan kuota.

Terpisah, Wakil Sekjen DPP Realestat Indonesia (REI) Tri Wediyanto mengakui, pihaknya juga merasa dirugikan dengan habisnya kuota rumah bersubsidi.

Seperti cashflow yang tidak berjalan. Sebab, semua modal yang telah disedot untuk membangun rumah belum bisa berputar.

Namun, Tri memastikan pemerintah sudah menjanjikan kuota rumah bersubsidi  bakal ditambah dalam waktu dekat. ”Kira-kira minggu depan pemerintah akan mengumumkan bahwa adanya penambahan kuota sekitar 20 ribu unit,” paparnya.

Untuk pembagian kuota per daerah, pihaknya mengungkapkan belum adanya bocoran. ”Biasanya untuk kuota itu, pihak perbankan yang mengetahui,” tutupnya.

Masih Dapat Sisa Kuota

Kesempatan menikmati fasilitas KPR rumah bersubsidi masih bisa dirasakan Arief Ardiansyah. Dia mengaku beruntung masih bisa mendapatkan rumah idamannya di Perumahan Citra Raya Riverview, Pakisaji, Kabupaten Malang. Dia termasuk user terakhir sebelum kuota subsidi rumah KPR tandas.

Saat mencari rumah, dia mengaku tidak diarahkan ke produk rumah non-KPR. ”Ndak sih, kemarin ndak sampai ditawarkan yang nonsubsidi. Memang pas saya terakhir kuotanya, ya alhamdullilah,” katanya.

Arief mengakui tak tahu-menahu soal jumlah kuota rumah KPR yang ada di Kota Malang maupun yang ada di perumahannya. Yang pasti, dia mendapat informasi bahwa dirinya sebagai user terakhir dari pihak pengelola perumahan setelah realisasi.

”Saya dapat info dari (pengelola) perumahan langsung. Saya sempat tanya ke pengelola kalau yang KPR subsidi masih belum turun lagi. Jadi, terakhir di Perumahan Citra Raya, ya saya langsung mengambil kesempatan itu,” beber Arief.

Tentang jenis KPR yang diambil, Arief mengaku menggunakan skema FLPP. Cicilan ini digunakan untuk membeli rumahnya dengan tipe 36 dan total harganya Rp 127 juta. ”Uang mukanya Rp 7 juta, dengan plafon kredit Rp 120 juta dengan tenor 20 tahun.

Jadi, saya cicil setiap bulan Rp 800 ribu,” paparnya. Dia menambahkan, syarat untuk mengambil KPR di BTN Syariah di antaranya, penghasilan upah minimum kota/kabupaten (UMK) di bawah Rp 4 juta.

Apersi Bikin Program Sendiri

Masih gelapnya rencana penambahan kuota rumah bersubsidi membuat pengembang memutar otak agar investasi yang sudah ditanamkan muspro.

Salah satunya dilakukan Apersi Malang dengan membuat program ”Produk Rumah Murah” dengan menggandeng pihak perbankan. ”Kami mengajak perbankan untuk memberikan suku bunga yang mendekati rumah bersubsidi,” ujar Doni.

Produk rumah murah ini menjadi alternatif pembiayaan rumah yang awalnya untuk skema FLPP. ”Karena tahun ini kami sudah ada seribu unit yang siap dari 80 developer di Kota Malang,” katanya.

Hingga kini, Doni melanjutkan, sudah ada Bank Jatim yang siap untuk memberikan suku bunga paling mendekati dengan suku bunga FLPP, yakni sebesar 7,5 persen. ”Harganya pun tetap sama dengan rumah bersubsidi dari pemerintah.

Paling besar Rp 140 jutaan,” sambungnya. Untuk tipenya sendiri sama halnya dengan FLPP, yakni tipe rumah 27–36 dengan luas tanah 60 meter persegi.

PUPR Tambah 20.000 Unit Rumah

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  Ir Mochamad Basuki Hadimuljono MSc PhD  memberikan angin segar terkait nasib program rumah murah.

Dia memastikan anggaran penyaluran kredit perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui skema FLPP ditambah. Usulan penambahan ini sudah mendapat restu Presiden Jokowi Widodo (Jokowi).

”Menteri Keuangan sudah kirim ke Presiden, sudah ke Setneg, mudah-mudahan sudah turun. Harusnya sudah,” kata Basuki di sela-sela mengikuti acara di Universitas Brawijaya Rabu lalu (13/11).

Dia menegaskan, anggaran tambahan yang digelontor untuk rumah bersubsidi mencapai Rp 2 triliun. Dana tersebut bisa dimanfaatkan hingga akhir 2019 untuk pengadaan 20.000 unit rumah. Uang tersebut berasal dari dana talangan beberapa pihak.

Salah satunya Bank Tabungan Negara (BTN). Dengan adanya talangan tersebut, pemerintah tidak perlu mengajukan perubahan anggaran ke DPR RI. ”Artinya, kebutuhan ini tidak perlu dimasukkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2019,” terangnya.

Pewarta : Was, Mva
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Sandra Desi

The post Kuota Tandas, Rumah Subsidi Tinggi Mimpi? appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/kuota-tandas-rumah-subsidi-tinggi-mimpi/feed/ 0
Gabung Karate setelah Tak Tega Lihat Teman Di-Bully https://radarmalang.jawapos.com/gabung-karate-setelah-tak-tega-lihat-teman-di-bully/ https://radarmalang.jawapos.com/gabung-karate-setelah-tak-tega-lihat-teman-di-bully/#respond Fri, 15 Nov 2019 01:45:23 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/gabung-karate-setelah-tak-tega-lihat-teman-di-bully/ Gabung Karate setelah Tak Tega Lihat Teman Di-BullySatu lagi atlet Kota Malang yang menorehkan tinta emas di ajang nasional. Kali ini diukir Teguh Dwiyono pada ajang Iko Nakamura Indonesia di Wisma Kartini, Bandung, 26–27 Oktober 2019. Di final, dia menang TKO (technical knockout) atas lawannya, Iqbal Khamdani. Dia serius di olahraga ini karena pernah tak tega ada teman karibnya yang kerap di-bully […]

The post Gabung Karate setelah Tak Tega Lihat Teman Di-Bully appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

Satu lagi atlet Kota Malang yang menorehkan tinta emas di ajang nasional. Kali ini diukir Teguh Dwiyono pada ajang Iko Nakamura Indonesia di Wisma Kartini, Bandung, 26–27 Oktober 2019.

Di final, dia menang TKO (technical knockout) atas lawannya, Iqbal Khamdani. Dia serius di olahraga ini karena pernah tak tega ada teman karibnya yang kerap di-bully tapi tidak berani membalas.

ULFA AFRIAN

Senyumnya terlihat mengembang saat Jawa Pos Radar Malang menemuinya di Politeknik Negeri Malang (Polinema). Dia menceritakan, olahraga bela diri karate sudah menjadi hobinya sejak SD.

Namun, dia lebih serius ketika duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK). Terlebih ada dukungan dari keluarga yang juga dari kalangan atlet olahraga keras. ”Karena Bapak dulu juga hobi olahraga tinju,” imbuhnya.

Banya motivasi saat itu yang mengharuskan dia kian semangat berlatih karate. Selain tak tega ada teman akrabnya yang hanya diam saja karena tak berani melawan setelah di-bully, dia juga terinspirasi film berjudul Ongbak.

Dalam film tersebut diceritakan ada pemuda yang mulai tertarik di dunia karate karena ingin membalas dendam.

Sebab, sang pemuda itu dulunya juga kerap diejek rekannya. ”Tapi, saya bukan untuk membalas dendam, hanya agar bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang lain yang akan berbuat jahat saja,” ucap pria kelahiran 1998 tersebut.

Mahasiswa Polinema ini menambahkan, kemampuannya tertempa kian matang kala masuk Polinema. Dia mendapat latihan keras dari pelatih. Sore hari wajib latihan fisik seperti berlari.

Baru pada pukul 19.30, latihan teknik yang diawasi langsung pelatih. Secara fisik dia merasa kecapekan. Apalagi di luar karate dia punya kewajiban sebagai mahasiswa yang harus mengerjakan banyak tugas.

Bahkan, saat ini dia juga sedang fokus mengerjakan skripsi (tugas akhir). ”Jadi, di sini saya juga belajar bagaimana membagi waktu, antara kewajiban dan melakukan hobi biar bisa seimbang,” tutur Teguh.

Kendala selama ini, imbuh Teguh, dia repot ketika akan berangkat latihan di kantor KNPI Kota Malang, Jalan Kawi. Sebab, dia tidak punya kendaraan sehingga setiap kali akan latihan selalu bingung kendaraan untuk berangkat dari kosnya di sekitar Polinema.

”Saya memang dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, jadi ya harus minjam motor kalau mau ke mana-mana,” keluhnya.  Bahkan, dia mengaku, dirinya bisa lanjut kuliah pun karena ada program bidikmisi.

Namun, dia masih beruntung. Meski dari kularga dengan ekonomi pas-pasan, tapi dia masih bisa kuliah di kampus ternama dan negeri, yaitu Polinema. Ini juga berkat beasiswa bidikmisi karena prestasinya di karate.

Dia bersyukur, berkat latihan kerasnya dia bisa juara di ajang nasional. Sebelumnya, dia juga juara di Full Contact Karate Championship 2019 pada 23 Februari di JCC, Jakarta. Lalu pada Juli 2019, dia juga meraih runner-up di Jakarta.

Khusus pada ajang terakhir, dia digembleng sangat keras selama satu bulan setengah. Tidak heran jika dia bisa membawa pulang medali emas dalam kelas berat badan 55–65 kg untuk kategori full body contact. Dia berhasil menjatuhkan delapan karakteka dari beberapa daerah di Indonesia.

Mahasiswa jurusan mesin itu berharap, dengan hobinya ini dia bisa lebih bisa mengontrol emosinya. Sebab, bagi dia, setelah aktif di dunia karate, dirinya lebih bisa menjaga emosi.

Bahkan, dia mengaku, saat melihat orang berantem dirinya malah melerai. Dia juga berharap, ke depannya bisa menang di kejuaraan internasional.

Kemenangannya ini tidak hanya membuat dirinya senang, tapi juga berhasil membuat pelatihnya bangga terhadap dirinya. Hal tersebut diakui Iskanto, dewan guru karate mushikawa.

Menurut dia, ada kepuasan batin tersendiri melihat kemenangan anak didiknya itu.

”Tidak mengecewakan karena apa yang saya ajarkan bisa bermanfaat, bahkan bisa mengharumkan nama perguruan yang dia geluti,” kata Iskanto.

Pewarta : *
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib

The post Gabung Karate setelah Tak Tega Lihat Teman Di-Bully appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/gabung-karate-setelah-tak-tega-lihat-teman-di-bully/feed/ 0
Sekretaris DPMD Meninggal Usai Salat Maghrib https://radarmalang.jawapos.com/sekretaris-dpmd-meninggal-usai-salat-maghrib/ https://radarmalang.jawapos.com/sekretaris-dpmd-meninggal-usai-salat-maghrib/#respond Fri, 15 Nov 2019 00:23:43 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/sekretaris-dpmd-meninggal-usai-salat-maghrib/ Sekretaris DPMD Meninggal Usai Salat MaghribMALANG – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Mohammad Darwis tutup usia pada Kamis (12/11) malam Jum’at. Darwis meninggal di usia 56 Tahun. Ia meninggal Darwis meninggal di Mushola Nurul Huda Dusun Leban, Desa Tawang Argo, Kecamatan Karangploso, Malang sesaat usai menjalankan ibadah salat Mahgrib. “Berita Duka, Telah Meninggal Dunia, Ir. Moh. […]

The post Sekretaris DPMD Meninggal Usai Salat Maghrib appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Mohammad Darwis tutup usia pada Kamis (12/11) malam Jum’at. Darwis meninggal di usia 56 Tahun. Ia meninggal Darwis meninggal di Mushola Nurul Huda Dusun Leban, Desa Tawang Argo, Kecamatan Karangploso, Malang sesaat usai menjalankan ibadah salat Mahgrib.

“Berita Duka, Telah Meninggal Dunia, Ir. Moh. Darwis, Sekretaris DPMD Kabupaten Malang,” isi jarkom yang diterima radarmalang.id lewat aplikasi perpesanan Whatsapp.

Darwis diketahui meninggal di Masjid dalam kondisi sedang salat. Darwis ke Karangploso dalam rangka persiapan kegiata Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Gema Desa.a

“Almarhum bersama rombongan ke wilayah Karangploso dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan kunjungan Bupati Malang yang akan dilaksanakan pada hari Jum’at, (15/11) dalam program Gema Desa dan BBGRM 2019 di wilayah Karangploso Malang,” terang Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Disela-sela pengecekan, Darwis menunaikan ibadah salat Maghrib di Mushola Nurul Huda. Usai salat Magrib dilaksanakan tahlilan, selanjutnya dia bergeser ke belakang dan bersandar di meja untuk mengaji dengan memejamkan mata. Namun kemudian ia tak sadarkan diri dan meninggal.

Selanjutnya, Darwis dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Syaiful Anwar) Malang dengan menggunakan ambulance Puskesmas Karangploso.

Dari informasi lanjutan yang diterima radarmalang.id, jenazah sudah dibawa ke lokasi rumah duka yang ada di Jalan Danau Kelimutu, Sawojajar, Kota Malang dari lokasi BBGRM.

Infonya, pemakaman mendiang akan dilaksanakan di Sampang, Madura.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Humas Polres Malang
Penyunting: Fia

The post Sekretaris DPMD Meninggal Usai Salat Maghrib appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/sekretaris-dpmd-meninggal-usai-salat-maghrib/feed/ 0
Taksi Online Kerap Ngetem Sembarangan, Ini yang Dilakukan Dishub Kota Malang https://radarmalang.jawapos.com/taksi-online-kerap-ngetem-sembarangan-ini-yang-dilakukan-dishub-kota-malang/ https://radarmalang.jawapos.com/taksi-online-kerap-ngetem-sembarangan-ini-yang-dilakukan-dishub-kota-malang/#respond Thu, 14 Nov 2019 13:26:35 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/taksi-online-kerap-ngetem-sembarangan-ini-yang-dilakukan-dishub-kota-malang/ Taksi Online Kerap Ngetem Sembarangan, Ini yang Dilakukan Dishub Kota MalangKOTA MALANG – Sejumlah titik di Kota Malang diketahui menjadi tempat ngetem taksi online. Masalahnya, kebanyakan titik ngetem itu adalah areal steril dari parkir. Titik-titik itu di antaranya berada di depan Stasiun Kota Baru, Jalan Trunojoyo, Alun-Alun Kota Malang, depan MOG (Mal Olympic Garden), hingga di depan Malang City Point. Karena itulah, Dishub (Dinas Perhubungan) […]

The post Taksi Online Kerap Ngetem Sembarangan, Ini yang Dilakukan Dishub Kota Malang appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KOTA MALANG – Sejumlah titik di Kota Malang diketahui menjadi tempat ngetem taksi online. Masalahnya, kebanyakan titik ngetem itu adalah areal steril dari parkir.

Titik-titik itu di antaranya berada di depan Stasiun Kota Baru, Jalan Trunojoyo, Alun-Alun Kota Malang, depan MOG (Mal Olympic Garden), hingga di depan Malang City Point.

Karena itulah, Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Malang bersama Satpol PP dan Kodim 0833 menggelar razia di titik-titik ngetem tersebut.

Mengetahui sidak itu, sejumlah driver taksi online spontan kabur. Kendaraan yang ditinggal itu pun lantas digembosi bannya oleh petugas Dishub.

Plt Kabid Lalin, Mustaqim Jaya mengatakan sidak ini menjadi semacam shock therapy. “Supaya tidak parkir sembarangan. Orang itu ada planknya tertulis dilarang parkir kok masih aja parkir disitu,” ujarnya.

Parkir sembarangan ini, jelas ia, selain melanggar aturan yang ada, juga menjadi penyebab kemacetan di jalanan kota Malang.

“Ya itu bikin macet juga, kan ngumpul di pinggir jalan kalau ada mobil yang sebenarnya bisa lewat jadi minggir dan membuat macet di belakangnya,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Indra M

The post Taksi Online Kerap Ngetem Sembarangan, Ini yang Dilakukan Dishub Kota Malang appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/taksi-online-kerap-ngetem-sembarangan-ini-yang-dilakukan-dishub-kota-malang/feed/ 0
Susul Denpasar, Pemkot Batu Segera Bangun Mal Pelayanan Publik https://radarmalang.jawapos.com/susul-denpasar-pemkot-batu-segera-bangun-mal-pelayanan-publik/ https://radarmalang.jawapos.com/susul-denpasar-pemkot-batu-segera-bangun-mal-pelayanan-publik/#respond Thu, 14 Nov 2019 13:05:40 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/susul-denpasar-pemkot-batu-segera-bangun-mal-pelayanan-publik/ Susul Denpasar, Pemkot Batu Segera Bangun Mal Pelayanan PublikDENPASAR – Sejumlah kota di tanah air telah memiliki Mal Pelayanan Publik. Salah satunya Denpasar. Mal Pelayanan Publik Denpasar terletak di Jalan Majapahit No.1, Dauh Puri Kaja, Kec. Denpasar Utara. Beroperasi sejak 2015 silam, Mal Pelayanan Publik dinilai efektif meminimalisir pungutan liar. Setelah ada Mal Pelayanan Publik, aduan soal pungutan liar berkurang signifikan. Kepala Bagian […]

The post Susul Denpasar, Pemkot Batu Segera Bangun Mal Pelayanan Publik appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

DENPASAR – Sejumlah kota di tanah air telah memiliki Mal Pelayanan Publik. Salah satunya Denpasar.

Mal Pelayanan Publik Denpasar terletak di Jalan Majapahit No.1, Dauh Puri Kaja, Kec. Denpasar Utara. Beroperasi sejak 2015 silam, Mal Pelayanan Publik dinilai efektif meminimalisir pungutan liar.

Setelah ada Mal Pelayanan Publik, aduan soal pungutan liar berkurang signifikan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan, Mal Pelayanan Publik Denpasar menjadi yang kelima di Indonesia. Setelah Batam, Jakarta, Banyuwangi dan Jogjakarta.

Dewa membeberkan Mal Pelayanan Publik menerapkan sistem one stop Service. Di mana berbagai layanan bisa dinikmati di satu tempat. “Pembayarannya melalui bank untuk menghindari suap dan gratifikasi,” kata dia, saat menerima kunjungan rombongan Humas Pemkot Batu dan Media, Kamis (14/11).

Sementara itu Munhar S. Sos Kasubag Data dan Informasi Humas Kota Batu mengungkapkan, Kota Batu segera menyusul Denpasar. Rencananya, Mal Pelayanan Publik bakal dibangun 2020 mendatang.

Lokasinya di lantai dua GOR Ganesha.” Lantai satunya tetap untuk fasilitas olahraga, lantai dua Mal Layanan Publik, dan lantai tiga UMKM Center,” katanya.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Editor: Indra M

The post Susul Denpasar, Pemkot Batu Segera Bangun Mal Pelayanan Publik appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/susul-denpasar-pemkot-batu-segera-bangun-mal-pelayanan-publik/feed/ 0
Hujan Deras dan Angin Kencang Porak Porandakan Rumah di Kabupaten Malang https://radarmalang.jawapos.com/hujan-deras-dan-angin-kencang-porak-porandakan-rumah-di-kabupaten-malang/ https://radarmalang.jawapos.com/hujan-deras-dan-angin-kencang-porak-porandakan-rumah-di-kabupaten-malang/#respond Thu, 14 Nov 2019 13:01:46 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/hujan-deras-dan-angin-kencang-porak-porandakan-rumah-di-kabupaten-malang/ Hujan Deras dan Angin Kencang Porak Porandakan Rumah di Kabupaten MalangMALANG – Hujan deras awal musim menerpa Kabupaten Malang, Kamis, (14/11) siang. Hujan tersebut dibarengi dengan angin kencang. Beberapa daerah di wilayah Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang pun terdampak bencana angin kencang. Laporan ini dibenarkan Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Leonard Agus Supardy. Pria yang akrab disapa Leo ini menyebut Desa Jatiguwi, […]

The post Hujan Deras dan Angin Kencang Porak Porandakan Rumah di Kabupaten Malang appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

MALANG – Hujan deras awal musim menerpa Kabupaten Malang, Kamis, (14/11) siang. Hujan tersebut dibarengi dengan angin kencang. Beberapa daerah di wilayah Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang pun terdampak bencana angin kencang.

Laporan ini dibenarkan Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Leonard Agus Supardy.

Pria yang akrab disapa Leo ini menyebut Desa Jatiguwi, Sumberpucung jadi lokasi awal laporan angin kencang dampak hujan deras tersebut.

“TRC (Tim Reaksi Cepat) kami plus peralatan sudah bergerak ke Sumberucung, info awal di deerah Jatiguwi,’” tukasnya.

Sementara itu, Kasi (Kepala Seksi) Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo menyebut kejadian berawal dari hujan yang turun cukup deras dan disertai angin kencang di wilayah tersebut.

“Banyak atap rumah warga yang rusak ringan hingga rusak berat. Dan beberapa pohon tumbang,” tukasnya.

Dari data sementara, total 12 rumah mengalami rusak ringan, 2 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Sementara 1 kandang sapi rusak berat hingga roboh, 1 gedung taman posyandu rusak berat hingga atap roboh.

Peristiwa ini nihil korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir sampai puluhan juta rupiah.

Walau sudah terang, sementara BPBD Kabupaten Malang menyebut masih mencoba menpersiapkan kebutuhan mendesak seperti terpal. “Karena cuaca mendung dikhawatirkan malam turun hujan lagi, tim masih berupaya melakukan assesment dan pembersihan,” ungkap Mudji.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: PMI Kabupaten Malang
Penyunting: Fia

The post Hujan Deras dan Angin Kencang Porak Porandakan Rumah di Kabupaten Malang appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/hujan-deras-dan-angin-kencang-porak-porandakan-rumah-di-kabupaten-malang/feed/ 0
Kades Ngadireso Kena OTT, Peras Warga Rp 20 Juta https://radarmalang.jawapos.com/kades-ngadireso-kena-ott-peras-warga-rp-20-juta/ https://radarmalang.jawapos.com/kades-ngadireso-kena-ott-peras-warga-rp-20-juta/#respond Thu, 14 Nov 2019 12:08:39 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/kades-ngadireso-kena-ott-peras-warga-rp-20-juta/ Kades Ngadireso Kena OTT, Peras Warga Rp 20 JutaKEPANJEN – Mugiono, Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) Unit Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Satreskrim Polres Malang. Pria 50 tahun yang menjabat Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo itu meminta uang sebesar Rp 20 Juta kepada korban berinisial NI. NI dan S adalah dua warga yang bersengketa. “Kades ini kami […]

The post Kades Ngadireso Kena OTT, Peras Warga Rp 20 Juta appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KEPANJEN – Mugiono, Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) Unit Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Satreskrim Polres Malang.

Pria 50 tahun yang menjabat Kepala Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo itu meminta uang sebesar Rp 20 Juta kepada korban berinisial NI. NI dan S adalah dua warga yang bersengketa.

“Kades ini kami amankan karena lakukan pemerasan kepada salah satu warganya yang sedang bersengketa tanah,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo saat merilis tersangka di halaman Satreskrim Polres Malang, Kepanjen.

Jadi, ada dua warga daerahnya yang bersengkata tanah. Nah, Mugiono ini meminta uang Rp 60 juta untuk memuluskan sengketa antara dua orang tersebut.

“Dia awalnya meminta Rp 60 juta tapi yang disanggupi hanya Rp 20 Juta. Jadi uang itu untuk menyelesaikan masalah,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Gresik itu, Kamis, (14/11).

Pelaku ditangkap saat OTT di sebuah rumah makan daerah Jalan Panglima Sudirman, Wajak, Kabupaten Malang.

“Pelaku ditangkap lewat operasi tangkap tangan petugas saat dia melakukan penerimaan uang. Saat itu disembunyikan di jok motornya, maka motornya juga kita sita,” tutur Andaru.

Selain Honda Revo milik tersangka, polisi juga menyita uang dan handphone milik tersangka dan uang tunai Rp 20 Juta sebagai barang bukti. Uang itu dinilai polisi tidak sesuai dengan penerimaan apapun yang tertuang dan diperbolehkan dalam UU (Undang-undang).

“ASN harusnya memang tidak boleh menerima uang dari pihak manapun terkait dengan kewenangannya, jadi pelaku memanfaatkan jabatan dan kewenangan yang ada padanya untuk meminta sejumlah uang untuk dirinya sendiri,” tutup pria asal Semarang itu.

Oknum kades terkena pasal 12E UU Tipikor dengam ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia

The post Kades Ngadireso Kena OTT, Peras Warga Rp 20 Juta appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/kades-ngadireso-kena-ott-peras-warga-rp-20-juta/feed/ 0
Tenaga Ahli Bongkar Strategi Istana Negara Lawan Hoax Sepanjang Pilpres 2019 https://radarmalang.jawapos.com/tenaga-ahli-bongkar-strategi-istana-negara-lawan-hoax-sepanjang-pilpres-2019/ https://radarmalang.jawapos.com/tenaga-ahli-bongkar-strategi-istana-negara-lawan-hoax-sepanjang-pilpres-2019/#respond Thu, 14 Nov 2019 08:58:01 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/tenaga-ahli-bongkar-strategi-istana-negara-lawan-hoax-sepanjang-pilpres-2019/ Tenaga Ahli Bongkar Strategi Istana Negara Lawan Hoax Sepanjang Pilpres 2019KOTA MALANG – Di balik ketegangan Istana Kepresidenan RI, penyebab mayoritas hiruk piuk konfliknya berasal dari serangan hoax. Apalagi jelang Pilpres 2019 lalu. Hal ini pun dibenarkan oleh Tenaga Ahli Madya Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden RI Agustinus Eko Rahardjo melalui sebuah buku dan di bedah dalam kuliah umum di Gedung B […]

The post Tenaga Ahli Bongkar Strategi Istana Negara Lawan Hoax Sepanjang Pilpres 2019 appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KOTA MALANG – Di balik ketegangan Istana Kepresidenan RI, penyebab mayoritas hiruk piuk konfliknya berasal dari serangan hoax. Apalagi jelang Pilpres 2019 lalu.

Hal ini pun dibenarkan oleh Tenaga Ahli Madya Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden RI Agustinus Eko Rahardjo melalui sebuah buku dan di bedah dalam kuliah umum di Gedung B FISIP UB, Rabu (14/11/2019).

Buku tersebut berjudul ‘Cerita di Balik Istana’. Yang punya topik Revitalisasi Komunikasi Kepresidenan di Era Post-Truth. Buku tersebut digarap Jojo sapaan akrabnya dalam 3 tahun terakhir dan diterbitkan pada Oktober 2019 lalu.

Dalam buku yang berjumlah 17 bab itu, Jojo dan rekannya membongkar strategi menangkal hoax di lingkungan kepresidenan. Salah satunya saat menghadapi isu hoax masuknya 10 juta tenaga asing dari China ke Indonesia pada 2016.

“Kami kemudian berkomunikasi dengan pihak terkait. Di antaranya dari Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pariwisata. Ternyata tidak benar ada 10 juta pekerja Tiongkok di Indonesia, yang ada sekitar 9 juta wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia. Itu pun dalam setahun,” kata Jojo kepada puluhan mahasiswa Ilmu Komunikasi UB.

Dalam bukunya itu dia juga menyinggung perjalanan Ngabalin, salah satu tokoh yang pada tahun 2014 menjadi tim sukses Prabowo. Namun kemudian saat Jokowi ia menjabat di Kantor Staf Kepresidenan. Bahkan ia pun membahas proses rekonsiliasi Jokowi-Prabowo pasca Pilpres 2019.

“Saya masuk di beberapa grup jurnalis online. Saya sering bagikan rilis kepresidenan. Agar berita hoax yang muncul segera terbit konfirmasinya,” imbuh dia.

Di sisi lain, Jojo juga menceritakan bahwa Presiden Joko Widodo membuka istana kepada siapapun. Kondisi itu, kata Jojo, berbeda jika dibanding dengan Presiden Suharto. Di era Presiden Suharto, Istana Negara dibuka untuk tamu-tamu kenegaraan.

Hal ini dikatakannya untuk membangun kedekatan Jokowi dengan masyarakat. Jokowi sedang merombak komunikasi untuk meminimalisir berita hoax.“Bahkan pemain bola juga bisa masuk,” imbuhnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Laoh Mahfud
Penyunting: Fia

The post Tenaga Ahli Bongkar Strategi Istana Negara Lawan Hoax Sepanjang Pilpres 2019 appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/tenaga-ahli-bongkar-strategi-istana-negara-lawan-hoax-sepanjang-pilpres-2019/feed/ 0
Lebih Aman hingga Menghemat Pengeluaran, Inilah Manfaat Menggunakan Kompor Listrik https://radarmalang.jawapos.com/lebih-aman-hingga-menghemat-pengeluaran-inilah-manfaat-menggunakan-kompor-listrik/ https://radarmalang.jawapos.com/lebih-aman-hingga-menghemat-pengeluaran-inilah-manfaat-menggunakan-kompor-listrik/#respond Thu, 14 Nov 2019 08:20:31 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/lebih-aman-hingga-menghemat-pengeluaran-inilah-manfaat-menggunakan-kompor-listrik/ Lebih Aman hingga Menghemat Pengeluaran, Inilah Manfaat Menggunakan Kompor ListrikKOTA MALANG – Meski PT PLN (Persero) telah mencanangkan electrical lifestye, namun geliat penggunaan perabotan berbahan bakar listrik masih merangkak naik tipis. Kompor listrik dan motor listrik misalnya. Dari data PLN UP3 Malang, saat ini tercatat 493 pelanggan PLN yang menggunakan kompor listrik. Manager Bagian Pemasaran & Pelayanan Pelanggan, Lusia Setyowati Ch mengatakan setiap 2 […]

The post Lebih Aman hingga Menghemat Pengeluaran, Inilah Manfaat Menggunakan Kompor Listrik appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KOTA MALANG – Meski PT PLN (Persero) telah mencanangkan electrical lifestye, namun geliat penggunaan perabotan berbahan bakar listrik masih merangkak naik tipis. Kompor listrik dan motor listrik misalnya.

Dari data PLN UP3 Malang, saat ini tercatat 493 pelanggan PLN yang menggunakan kompor listrik. Manager Bagian Pemasaran & Pelayanan Pelanggan, Lusia Setyowati Ch mengatakan setiap 2 bulan sekalj ada 40-60 pelanggan yang menggunakan kompor listrik.

“Kami memang nggak jual kompornya. Tapi kami melihat dari data survei masyarakat. Di Informa misalnya, perbulan rata-rata kompor induksi yang mereka jual 10-15 unit,” ujarnya dalam Acara Konvensi PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) 2019, di Graha Polinema, Kamis (14/11).

Menurutnya secara ekonomis, penggunaan kompor listrik dapat menekan pengeluaran rumah tangga. Dalam satu bulan, estimasi penggunaan gas LPG untuk kebutuhan masak setiap hari diasumsikan 9 kg. Dengan harga Rp 9.980 perkilogram sehingga total Rp 89.820.

Sementara menurutnya untuk kompor listrik satu tungku dengan listrik 350 watt lebih hemat. Untuk kebutuhan masak setiap hari perkeluarga dibutuhkan listrik 45 KwH. Dengan harga Rp 1.644, dan total Rp 73.850

“Artinya ada penghematan biaya Rp 15.840. Selain itu penggunaanya pun lebih aman karena tidak ada api. Dan tidak ada kebocoran. Sekarang rata-rata daya listrik masyarakat Kota Malang 1300 VA, menurut saya penggunaan kompor listrik pilihan yang tepat,” lanjutnya.

Produk lain yakni sepeda listrik juga mengalamj peningkatan tipis. Bagian pemasaran Malang e-Bike Centre, Arif Irontono mengatakan setiap bulannya pertumbuhan penjualan sepeda listrik hanya 2-5 persen. Kurang lebih terjual 5-7 unit sepeda motor perbulan.

“Meningkat iya, tapi tipis lah. Kebanyakan orang masih milih sepeda motor karena harganya kan hampir sama. Antara Rp 5 juta sampai Rp 23 juta. Rata-rata sepeda ini konsumsinya untuk ibu-ibu ke pasar,” terangnya.

Secara nasional, EVP OR PT PLN Jawa Bagian Barat, Bima Putrajaya penggunaan perabotan listrik terus meningkat. “Dengan electrical lifestyle, kami ingin masyarakat berlatih hidup modern dan bersih. Karena penggunaan barang listrik ini kan emisinya sangat rendah,” tegasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Editor: Indra M

The post Lebih Aman hingga Menghemat Pengeluaran, Inilah Manfaat Menggunakan Kompor Listrik appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/lebih-aman-hingga-menghemat-pengeluaran-inilah-manfaat-menggunakan-kompor-listrik/feed/ 0
Target Tekan Angka Pengangguran hingga 25 Persen https://radarmalang.jawapos.com/target-tekan-angka-pengangguran-hingga-25-persen/ https://radarmalang.jawapos.com/target-tekan-angka-pengangguran-hingga-25-persen/#respond Thu, 14 Nov 2019 08:15:15 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/target-tekan-angka-pengangguran-hingga-25-persen/ Target Tekan Angka Pengangguran hingga 25 PersenKEPANJEN – Masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Malang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Melalui kegiatan Milenial Job Market Fair 2019, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berupaya agar angka jobless yang mencapai 45.299 orang bisa terkurangi. Event tahunan yang berlangsung di halaman luar Stadion Kanjuruhan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah […]

The post Target Tekan Angka Pengangguran hingga 25 Persen appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KEPANJEN – Masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Malang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Melalui kegiatan Milenial Job Market Fair 2019, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berupaya agar angka jobless yang mencapai 45.299 orang bisa terkurangi.

Event tahunan yang berlangsung di halaman luar Stadion Kanjuruhan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Didik Budi Muljono kemarin (13/11).

Diikuti oleh 80 perusahaan serta instansi, baik negeri maupun swasta, job fair tersebut berlangsung selama dua hari hingga hari ini (14/11). ”Target kami pengurangan (pengangguran) bisa ditekan sampai 25 persen pada 2020,” kata Didik.

Mantan Inspektur Kabupaten Malang tersebut menambahkan, pemerintah terus berupaya menghadirkan peluang pekerjaan baru di tengah masyarakat.

Entrepreneurship dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sektor utama untuk menekan angka pengangguran.

”Di sektor UMKM misalnya, selain mencetak peluang untuk menciptakan kerja bagi dirinya sendiri, mereka (masyarakat) juga membuka peluang (pekerjaan) bagi orang lain,” jelas Didik.

Dalam acara ini, Disnaker Kabupaten Malang juga melibatkan instansi TNI dan Polri. Secara khusus, mereka melakukan sosialisasi kepada 500 siswa-siswi di tingkat akhir dari beberapa SMA dan SMK di kabupaten.

Didik pun optimistis program kartu prakerja yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo dalam kurun lima tahun ke depan bakal menekan angka pengangguran di daerah.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga akhir 2018 lalu tercatat 45.299 pengangguran yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

Dari jumlah itu, 15.973 jiwa di antaranya lulusan sekolah dasar (SD). Menyusul lulusan SMP dengan jumlah pengangguran 11.757 jiwa.

Sedangkan lulusan sekolah menengah atas, jumlah pengangguran didominasi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan total 8.552 orang.

Sementara di tingkat lulusan SMA, angka pengangguran mencapai 4.001 jiwa. Selanjutnya di tataran lulusan sarjana terdapat 5.016 jiwa yang masih belum bekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo menuturkan, dari 80 peserta job fair, tiga stan di antaranya diisi panitia rekrutmen dari TNI angkatan darat (AD), angkatan udara (AU), serta Polri.

Mereka berasal dari tiga satuan yakni Ajendam V/Brawijaya, Dispers Lanud Abd Saleh, dan Polres Malang. ”Kami utamakan untuk siswa SMA atau SMK di tingkat akhir yang berada di pelosok Kabupaten Malang,” ujarnya.

”Total ada 500 anak yang kami berikan sosialisasi, dengan harapan supaya mereka punya kesempatan yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri mendaftar sebagai prajurit TNI maupun Polri,” jelas Yoyok.

Mantan staf ahli bidang hukum dan politik Setda Kabupaten Malang itu berharap, dengan diselenggarakannya Milenial Job Market Fair 2019, pemberi kerja maupun pencari kerja bisa mendapatkan karyawan maupun perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Nenny Fitrin, Adv

The post Target Tekan Angka Pengangguran hingga 25 Persen appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/target-tekan-angka-pengangguran-hingga-25-persen/feed/ 0
Dua Torehan Kopsis SMKN 1 Turen di Olikopsisnas https://radarmalang.jawapos.com/dua-torehan-kopsis-smkn-1-turen-di-olikopsisnas/ https://radarmalang.jawapos.com/dua-torehan-kopsis-smkn-1-turen-di-olikopsisnas/#respond Thu, 14 Nov 2019 07:00:28 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/dua-torehan-kopsis-smkn-1-turen-di-olikopsisnas/ Dua Torehan Kopsis SMKN 1 Turen di OlikopsisnasTUREN – Dua prestasi membanggakan sukses diukir anggota Koperasi Siswa (Kopsis) SMKN 1 Turen. Turun dalam Olimpiade Koperasi Siswa Nasional (Olikopsisnas) 2019 pada 9 November lalu, mereka mendapat dua penghargaan. Dari lomba cerdas cermat dan lomba poster. ”Kami masing-masing mendapat predikat juara II nasional dalam dua lomba yang digelar Kopma Universitas Gadjah Mada (UGM) itu,” […]

The post Dua Torehan Kopsis SMKN 1 Turen di Olikopsisnas appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

TUREN – Dua prestasi membanggakan sukses diukir anggota Koperasi Siswa (Kopsis) SMKN 1 Turen. Turun dalam Olimpiade Koperasi Siswa Nasional (Olikopsisnas) 2019 pada 9 November lalu, mereka mendapat dua penghargaan.

Dari lomba cerdas cermat dan lomba poster. ”Kami masing-masing mendapat predikat juara II nasional dalam dua lomba yang digelar Kopma Universitas Gadjah Mada (UGM) itu,” terang Kepala SMKN 1 Turen H. Sali Rochani SPd MMPd.

Juara II nasional lomba cerdas cermat disabet tim SMKN 1 Turen yang beranggotakan Ahmad Nurowi, Tria Oktavia, dan Izaac Fedrico Wibowo. Ketiganya adalah siswa kelas XII akuntansi.

Sementara juara II dalam lomba poster dimenangkan  siswa kelas XII akuntansi SMKN 1 Turen, Moch. Firlan Valerian. Sali menjelaskan, tim sekolahnya membutuhkan waktu satu bulan untuk persiapan turun dalam olimpiade tersebut.

Tahap awalnya dilakukan seleksi nasional via online. Dari sana ada 34 tim tersaring untuk final lomba cerdas cermat. Lomba poster mengerucutkan peserta menjadi 10 finalis. Di final lomba cerdas cermat, 34 tim disaring dengan mengerjakan esai individu untuk kemudian digabung dalam tim.

Dalam final tahap awal tersebut, terpilih 10 tim. Kemudian dilanjutkan dengan lomba esai kelompok dan menyaring 5 finalis yang diadu di babak cerdas cermat.

Untuk lomba poster, 10 finalis yang lolos tahap audisi online diminta mempresentasikan karyanya di depan dewan juri. Dan SMKN 1 Turen menunjukkan performa yang baik sehingga berhasil berada di posisi dua.

”Ini membanggakan. Kopsis SMKN 1 Turen tahun lalu sebenarnya juga lolos audisi online. Tapi, kami tidak bisa hadir karena bentrok jadwalnya,” tutup Sali.

Pewarta : Hay
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

The post Dua Torehan Kopsis SMKN 1 Turen di Olikopsisnas appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/dua-torehan-kopsis-smkn-1-turen-di-olikopsisnas/feed/ 0
75 ASN Masuki Masa Pensiun, Pemkab Ingatkan Agar Tak Ambil Kegiatan Beresiko https://radarmalang.jawapos.com/75-asn-masuki-masa-pensiun-pemkab-ingatkan-agar-tak-ambil-kegiatan-beresiko/ https://radarmalang.jawapos.com/75-asn-masuki-masa-pensiun-pemkab-ingatkan-agar-tak-ambil-kegiatan-beresiko/#respond Thu, 14 Nov 2019 06:55:13 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/75-asn-masuki-masa-pensiun-pemkab-ingatkan-agar-tak-ambil-kegiatan-beresiko/ 75 ASN Masuki Masa Pensiun, Pemkab Ingatkan Agar Tak Ambil Kegiatan BeresikoKABUPATEN – Sebanyak 75 ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Malang bakal memasuki masa pensiun. Ini setelah mereka menerima SK (Surat Keputusan) Pensiun, di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis pagi (14/11). SK diberikan secara simbolis oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Malang, Mursyda mewakili Bupati Malang, HM Sanusi yang berhalangan hadir. Mursyda berpesan kepada para […]

The post 75 ASN Masuki Masa Pensiun, Pemkab Ingatkan Agar Tak Ambil Kegiatan Beresiko appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KABUPATEN – Sebanyak 75 ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemkab Malang bakal memasuki masa pensiun. Ini setelah mereka menerima SK (Surat Keputusan) Pensiun, di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis pagi (14/11).

SK diberikan secara simbolis oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Malang, Mursyda mewakili Bupati Malang, HM Sanusi yang berhalangan hadir.

Mursyda berpesan kepada para pensiunan ASN agar memilih aktivitas yang tak beresiko setelah pensiun.

“Pilihlah kegiatan yang tidak beresiko, agar bapak-ibu dapat menikmati masa pensiun dengan bahagia, tenteram, dan sejahtera,” katanya.

Menurutnya waktu pasca pensiun akan banyak waktu luang yang bisa diisi dengan berbagai kegiatan positif.

“Bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang bersifat keagamaan, organisasi, sosial, politik untuk menyalurkan hobi, atau pun menjalani masa pensiun dengan aktif berwirausaha,” tukasnya

Ucapan terima kasih kepada para ASN yang memasuki purna tugas karena telah banyak memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malang pun disampaikan Mursyda.

“Atas nama Pemkab Malang saya ucapkan terima kasih. Juga penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya selama ini melayani masyarakat Kabupaten Malang,” papar Mursyda.

“Saya yakin para penerima SK Pensiun ini adalah para ASN teladan, karena tidak mudah menjadi abdi negara yang baik, yang mampu melaksanakan tugas dan pengabdiannya, hingga masa purna tugas secara konsisten,” tutupnya.

Menurutnya pensiun hanya sebuah istilah karena telah tercukupinya masa bakti sebagai ASN.

Para Pensiunan ASN tetap bisa mengabdikan dirinya untuk masyarakat Kabupaten Malang dalam berbagai bidang dan berbagai bentuk di mana pun berada.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor : Indra M

The post 75 ASN Masuki Masa Pensiun, Pemkab Ingatkan Agar Tak Ambil Kegiatan Beresiko appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/75-asn-masuki-masa-pensiun-pemkab-ingatkan-agar-tak-ambil-kegiatan-beresiko/feed/ 0
Sulap Bekas Pasar Merjosari Jadi Taman Bunga, Pemkot Anggarkan Rp 3,8 M https://radarmalang.jawapos.com/sulap-bekas-pasar-merjosari-jadi-taman-bunga-pemkot-anggarkan-rp-38-m/ https://radarmalang.jawapos.com/sulap-bekas-pasar-merjosari-jadi-taman-bunga-pemkot-anggarkan-rp-38-m/#respond Thu, 14 Nov 2019 06:46:46 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/sulap-bekas-pasar-merjosari-jadi-taman-bunga-pemkot-anggarkan-rp-38-m/ Sulap Bekas Pasar Merjosari Jadi Taman Bunga, Pemkot Anggarkan Rp 3,8 MKOTA MALANG – Disperkim (Dinas Perumahan dan Permukiman) Kota Malang bakal menambah taman cantik di kota Malang. Lokasinya pun telah disiapkan. Yakni di bekas Pasar Merjosari. Di lahan seluas 6 hektar itu, Disperkim bakal membangun Taman Bunga. Untuk tahap awal, Disperkim bakal membersihkan lahan bekas pasar yang sudah tidak dipakai selama dua tahun tersebut. “Lantainya […]

The post Sulap Bekas Pasar Merjosari Jadi Taman Bunga, Pemkot Anggarkan Rp 3,8 M appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KOTA MALANG – Disperkim (Dinas Perumahan dan Permukiman) Kota Malang bakal menambah taman cantik di kota Malang. Lokasinya pun telah disiapkan. Yakni di bekas Pasar Merjosari.

Di lahan seluas 6 hektar itu, Disperkim bakal membangun Taman Bunga.

Untuk tahap awal, Disperkim bakal membersihkan lahan bekas pasar yang sudah tidak dipakai selama dua tahun tersebut.

“Lantainya dulu kan dari cor, rencananya akan kami bongkar. Setelah bersih, baru kami tata dan ditanami bunga,” ujar Kabid Pertamanan Disperkim Kota Malang Kuncahyani, Kamis (14/11).

Taman Bunga Merjosari nantinya akan terbagi terbagi dalam beberapa blok-blok tanaman hias. Juga akan dihiasi lampu-lampu.

“Terus kami juga akan tambah ruang perawatan bunga,” tuturnya.

Sementara itu, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di dekat area tersebut akan ditutupi dengan green bag. “Tujuannya untuk menutupi sampah dari pandangan pengunjung,” kata dia.

Sembari menyelesaikan pembersihakn, Disperkim juga akan menyelesaikan tahapan DED (Detail Engineering Design).

“Iya pembersihan saja saat ini untuk persiapan sebelum review DEDnya awal tahun depan. Setelah itu bisa langsung proses,” tuturnya.

Terkait anggaran sendiri, kata Yanu, Disperkim mengalokasikan dana sebesar Rp 3,8 miliar dari APBD 2020 untuk pembangunan taman bunga itu.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor : Indra M

The post Sulap Bekas Pasar Merjosari Jadi Taman Bunga, Pemkot Anggarkan Rp 3,8 M appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/sulap-bekas-pasar-merjosari-jadi-taman-bunga-pemkot-anggarkan-rp-38-m/feed/ 0
Semua karena Arema https://radarmalang.jawapos.com/semua-karena-arema/ https://radarmalang.jawapos.com/semua-karena-arema/#respond Thu, 14 Nov 2019 06:45:33 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/semua-karena-arema/ Semua karena AremaKecintaan Najwa Arafah dengan tim Arema turut membawanya ke sejumlah pengalaman baru. ”Bagi saya, Arema adalah yang membentuk saya seperti sekarang. Bahkan yang membawa saya ke dunia foto model juga Arema,” terangnya. Dia sebelumnya juga sempat mendapat julukan sebagai ”Bidadari Tribun” dari beberapa temannya. ”Ada fotografer yang memang menyasar target modelnya pada Aremanita. Kebetulan saya […]

The post Semua karena Arema appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

Kecintaan Najwa Arafah dengan tim Arema turut membawanya ke sejumlah pengalaman baru. ”Bagi saya, Arema adalah yang membentuk saya seperti sekarang.

Bahkan yang membawa saya ke dunia foto model juga Arema,” terangnya. Dia sebelumnya juga sempat mendapat julukan sebagai ”Bidadari Tribun” dari beberapa temannya.

”Ada fotografer yang memang menyasar target modelnya pada Aremanita. Kebetulan saya ada yang kenal, lalu diajak foto dan akhirnya sampai sekarang deh,” tuturnya.

Dia mengaku aktif melihat pertandingan tim Singo Edan sejak 2005 lalu. ”Sekarang tidak lagi penuh (tribunnya), dan tidak seramai saat saya sekeluarga pas SD nribun,” keluhnya.

Bagi warga Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, ini, Arema tidak hanya sekadar menjadi hiburan saja. Namun, juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Malang Raya.

Dia pun berharap ada keajaiban yang bisa mempersatukan dualisme di tubuh Arema. ”Saya yakin Tuhan itu Maha Adil, suatu saat akan menurunkan hidayahnya bagi Singo Edan-ku,” tutupnya.

Pewarta : Biyan Mudzaky
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

The post Semua karena Arema appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/semua-karena-arema/feed/ 0
Mengharap Sendangbiru Masuk Rute Tol Laut https://radarmalang.jawapos.com/mengharap-sendangbiru-masuk-rute-tol-laut/ https://radarmalang.jawapos.com/mengharap-sendangbiru-masuk-rute-tol-laut/#respond Thu, 14 Nov 2019 06:45:10 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/mengharap-sendangbiru-masuk-rute-tol-laut/ Mengharap Sendangbiru Masuk Rute Tol LautKEPANJEN – Wacana pembangunan tol laut yang melintas di perairan selatan Pulau Jawa pernah disebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai tantangan bagi Kabupaten Malang. Keberadaan pelabuhan ikan di Sendangbiru yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, menurut dia, cukup diandalkan pemprov. ”Kami semua tahu bahwa Sendangbiru dikenal dengan komoditas ikan tunanya yang […]

The post Mengharap Sendangbiru Masuk Rute Tol Laut appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

KEPANJEN – Wacana pembangunan tol laut yang melintas di perairan selatan Pulau Jawa pernah disebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai tantangan bagi Kabupaten Malang.

Keberadaan pelabuhan ikan di Sendangbiru yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, menurut dia, cukup diandalkan pemprov. ”Kami semua tahu bahwa Sendangbiru dikenal dengan komoditas ikan tunanya yang sudah menembus pasar lokal dan bahkan internasional.

Karena itu, saya berharap agar Pemerintah Kabupaten Malang bisa memanfaatkan peluang tersebut,” kata Khofifah di momen pelantikan Bupati Malang H.M. Sanusi pada 17 September.

Statemen itu kemudian diperkuat dengan rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mengembangkan pelayaran perintis di wilayah perairan selatan Pulau Jawa.

Sebanyak enam trayek tol laut di selatan Jawa, termasuk Jawa Timur, akan dilelang pada pertengahan bulan ini. Menyikapi wacana tersebut, Bupati Malang H.M. Sanusi menuturkan bahwa pihaknya sangat berharap agar wacana tersebut bisa segera direalisasikan.

”Kami berharap Bu Gubernur membangun dermaga nasional untuk (perairan) Sendangbiru,” kata dia. Untuk diketahui, tol laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang kali pertama dicetuskan Presiden Joko Widodo.

Dalam aplikasinya, tol laut itu bakal menjadi penghubung dermaga-dermaga besar. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menuturkan bahwa ada banyak pertimbangan yang membuat keberadaan dermaga nasional tersebut menjadi kebutuhan yang urgen bagi Kabupaten Malang.

”Pertama, memudahkan transportasi perpindahan barang dari kabupaten ke daerah lain,” sambung Sanusi. Sementara aspek lainnya, keberadaan dermaga tersebut juga akan membuka peluang masuknya wisatawan lewat jalur laut ke Kabupaten Malang.

”Selain itu, kalau jadi pelabuhan nasional kan komoditas tuna yang dihasilkan oleh nelayan bisa langsung diekspor ke negara lain dengan lebih cepat,” tambahnya.

Harapan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Endang Retnowati. Menurut dia, keberadaan dermaga nasional di Kabupaten Malang bakal mempermudah akses distribusi ikan tuna yang menjadi komoditas andalan dari perairan Sendangbiru.

”Kalau untuk kepentingan percepatan ekspor ikan tuna mungkin banyak positifnya karena selama ini ekspor tuna kami masih melalui pintu di Bali. Jadi, dikirim ke Bali dulu baru bisa dikirim keluar,” jelas Atik–sapaan akrabnya.

Dibanding dengan akses perjalanan darat, dia menuturkan bahwa akses perjalanan laut akan lebih efektif untuk mengangkut hasil tangkapan nelayan. ”Kalau via darat dengan medan dan perjalanan jauh otomatis akan sangat berpengaruh terhadap kualitas ikan.

Nah, kalau ada percepatan untuk proses ekspor, pasti kualitas tuna dari Sendangbiru akan meningkat di pasar,” tambah Atik. Karena itu, meski belum ada pembicaraan antara Pemprov Jawa Timur dengan Pemkab Malang, dia berkomitmen akan mendukung wacana tersebut. ”Kalau benar ada ya alhamdulillah sekali,” tutupnya. 

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Bayu Mulya

The post Mengharap Sendangbiru Masuk Rute Tol Laut appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/mengharap-sendangbiru-masuk-rute-tol-laut/feed/ 0
Pemkab Ingin Bikin Job Fair di Tiap Kecamatan https://radarmalang.jawapos.com/pemkab-ingin-bikin-job-fair-di-tiap-kecamatan/ https://radarmalang.jawapos.com/pemkab-ingin-bikin-job-fair-di-tiap-kecamatan/#respond Thu, 14 Nov 2019 06:32:16 +0000 https://radarmalang.jawapos.com/pemkab-ingin-bikin-job-fair-di-tiap-kecamatan/ Pemkab Ingin Bikin Job Fair di Tiap KecamatanPara pencari kerja tampak memadati job fair di Aula Skodam. KEPANJEN – Mengacu data dari BPS (Badan Pusat Statistik), masih ada 45.299 warga Kabupaten Malang yang menganggur. Sebanyak 5.016 di antaranya adalah sarjana. Untuk mengurangi angka pengangguran tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono ingin agar job fair digelar sesering mungkin di Kabupaten […]

The post Pemkab Ingin Bikin Job Fair di Tiap Kecamatan appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>

Para pencari kerja tampak memadati job fair di Aula Skodam.

KEPANJEN – Mengacu data dari BPS (Badan Pusat Statistik), masih ada 45.299 warga Kabupaten Malang yang menganggur. Sebanyak 5.016 di antaranya adalah sarjana.

Untuk mengurangi angka pengangguran tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono ingin agar job fair digelar sesering mungkin di Kabupaten Malang. Tak hanya di tingkat kabupaten, tapi juga di tiap kecamatan.

“Ke depan di tingkat kecamatan saya minta pak camat memberikan semacam ini (job fair),” tukasnya disela acara bertajuk Millenial Job Fair 2019 yang dihelat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang selama dua hari, 13 sampai 14 November 2019 di Stadion Kanjuruhan.

Didik menyebutnya Job Fair Mini. “Jadi job fair ini semacam contoh, prototype, pak Yoyok (Kadisnaker) di tingkat Kabupaten. (Sedangkan) di tingkat Kecamatan nanti bisa ada Job Fair Mini lah istilahnya,” tukasnya.

Lewat job fair mini, pemkab berupaya agar angka pengangguran bisa turun signifikan.

“Kita upayakan turun 25 persen itu,” tuturnya.

Didik pun menginginkan agar kedepan ada komitmen dari masing-masing pemerintah kecamatan agar dapat setidaknya memfasilitasi para pencari kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Saya minta tiap kecamatan bisa melakukan seperti itu, kerjasama dengan setiap perusahaan yang ada di wilayahnya, seperti kerjasama yang dilakukan Disnaker dengan sekolah-sekolah,” tutupnya.

Sementara, jobfair konvensional seperti yang diadakan Disnaker Kabupaten Malang dia harapkan tidak hanya diadakan sekali setahun. Tapi, bisa diperbanyak hingga tiga sampai empat kali dalam satu tahun.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor : Indra M

The post Pemkab Ingin Bikin Job Fair di Tiap Kecamatan appeared first on Home - Radar Malang Online - Jawa Pos Group.

]]>
https://radarmalang.jawapos.com/pemkab-ingin-bikin-job-fair-di-tiap-kecamatan/feed/ 0