JawaPos.com – Event tahunan berupa Pekan Budaya Tionghoa akan digelar pada 13-19 Februari mendatang, dipusatkan di Kampung Ketandan, Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Bagian dari acara untuk perayaan tahun baru Imlek ini, nantinya juga akan dilangsungkan karnaval di Jalan Malioboro Jogja.

Ketua Panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XIV Harry Setyo mengatakan, karnaval itu digelar pada Sabtu (16/2) mendatang. Dikemas dalam bentuk 2 acara, yakni Malioboro Imlek Festival dan perlombaan Jogja Dragon Festival atau Festival Naga Barongsai.

Untuk Jogja Dragon Festival diikuti oleh sekitar 20 tim. Sedangkan Malioboro Imlek Festival sebanyak 31 tim. “Untuk Jogja Dragon Festival nanti diramaikan juga 3 naga raksasa,” katanya, di kompleks Balai Kota Jogjakarta, Senin (11/2).

Naga raksasa yang dimaksudkan, yakni Naga Hijau asal Magelang, Jawa Tengah dengan panjang 90 meter. Kemudian Naga Jogja dengan panjang 165 meter, serta Naga Nusantara asal Tangerang dengan panjang 67 meter. Selain itu juga melibatkan 6 reog raksasa asal Ponorogo, Jawa Timur.

Untuk acara di Kampung Ketandan, dari 13 sampai 19 Februari mulai pukul 16.00-22.00 WIB diadakan pameran budaya. Dari mulai pertunjukkan wayang Poetehi, sekaligus pameran kerajinan. Kemudian ada juga workshop bagi yang berminat belajar membuat wayang potehi.

Selama perayaan PBTY, pengunjung yang datang juga dapat mengikuti lomba yang kaitannya dengan kebudayaan Tionghoa. Seperti karaoke Mandarin, melukis kepala wayang potehi, lomba kaligrafi dan mendongeng.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Ridho Hidayat