JawaPos.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang semakin gencar untuk mempromosikan wisata Malang. Kali ini, pihaknya menggandeng komunitas Pariwisata Malang Raya (Parimaya) agar turut serta mendongkrak potensi wisata di Malang. 

Parimaya sendiri berisi kumpulan para pelaku hotel yang ada di Malang Raya. Mulai dari Frontliner, Guest Relation hingga Sales and Marketing Hotel. Dengan mengendarai bus Malang City Tour (Macito), mereka diajak berkeliling ke sejumlah titik yang menjadi ikon wisata di Kota Malang, Kamis (31/1). 

Kasi Promosi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Agung H Buana mengatakan, pihaknya kali ini mengajak anggota Parimaya untuk mengenal wisata Kota Malang. “Dengan menggunakan bus Macito, kami mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kota Malang. Mulai Kampung Warna-Warni, Kampung Tridi hingga Keripik Tempe Sanan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap agar para pelaku hotel bisa memperkenalkan wisata Kota Malang kepada para tamunya, terutama yang berasal dari luar kota. “Ketika ada tamu luar kota berkunjung ke Kota Malang, mereka bisa memberikan referensi kunjungan wisata,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan bus Macito sebagai sarana untuk berkeliling kota tanpa dipungut biaya alias gratis. “Macito juga dilengkapi dengan guide yang siap menjelaskan gedung dan rute yang dilewati. Satu bus berkapasitas 40 orang dan berkeliling kota Malang selama satu jam,” paparnya.

Dengan begitu, diharapkan bakal ada peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Malang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Pihaknya pun menargetkan ada kenaikan 10 persen dalam hal kunjungan wisatawan. 

“Tahun lalu, Kota Malang menerima kunjungan domestik sebanyak 5 juta orang dan kunjungan dari mancanegara sebanyak 15 ribu orang. Semoga tahun ini bisa naik 10 persen,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Parimaya Andina Paramitha menambahkan, kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengetahuan baru kepada Frontliner, Guest Relation hingga Sales and Marketing Hotel. “Kami memberikan edukasi kepada mereka terkait informasi wisata yang ada. Kota Malang juga memiliki banyak referensi wisata,” pungkasnya.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Fiska Tanjung