JawaPos.com –  Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar Festival Pecinan 2019. Festival ini rutin digelar setiap tahun di Plaza Chinatown Poin, Jalan Pancoran, Kelurahan Pinangsia, Jakarta Barat.

Guna menciptakan kelancaran festival, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan menutup sementara Jalan Pancoran, Glodok selama dilangsungkan Festival Pecinan saat perayaan Cap Go Meh pada 19-20 Februari.

Penutupan tersebut diberlakukan lantaran ruas Jalan Pancoran sisi Utara akan digunakan sebagai tempat Festival Pecinan. Untuk mengantisipasi kemacetan karena penutupan jalan tersebut, Sudin Perhubungan Jakarta Barat akan melakukan pengalihan arus kendaraan.

“Selama acara arus lalu lintas dari arah Jalan Toko Tiga yang akan menuju Jalan Pancoran dialihkan ke Jalan Pintu Kecil – Jalan Asemka. Sedangkan arus lalu Lintas dari Jalan Pancoran menuju Jalan Toko Tiga Sebrang – Jalan Pintu Kecil normal seperti biasanya,” kata Plt Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Leo Amstrong, Selasa (19/2).

Leo mengatakan, pihaknya akan menyediakan kantong-kantong parkir guna menampung kendaraan pengunjung yang ingin menyaksikan Festival Pecinan.

“Kami siapkan di tiga tempat yaitu area parkir di Jalan Pintu Besar Selatan, Gedung Pancoran Chinatown Point, dan Pasar Jaya Glodok. Diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan selama kegiatan berlangsung,” tutur Leo.

Dalam rangka mensosialisasikan pengalihan arus tersebut, sejumlah spanduk pemberitahuan juga sudah dipasang di beberapa titik jalan. Seperti di lampu merah Jembatan Lima, lampu merah Jalan Zaenul Arifin, lampu merah Olimo, Simpang Paragon, dan kawasan Toko Tiga.

Sementara, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat Ahmad Syaropi menambahkan, pihaknya menyelenggarakan perayaan Cap Go Meh, 15 hari setelah imlek. Nantinya selain perayaan budaya Tionghoa, pihaknya juga akan menggabungkan budaya Betawi.

Seni Betawi seperti Tanjidor dan ondel-ondel akan turut memeriahkan perayaan budaya Tionghoa. Sedangkan untuk budaya Tionghoa akan menampilkan atraksi Barongsai, Lion, kesenian Kucen, tarian Saman atraksi Wushu dan lainnya.

“Nanti juga akan ada fashion show busana China atau Tionghoa dan menampilkan teater China,” tuturnya.

Syaropi mengatakan, untuk anggaran acara Festival Pecinan menggunakan dana patungan dari Pemkot Jakarta Barat, serta masyarakat Tionghoa. Kegiatan ini, kata Syaropi, merupakan salah satu program wisata budaya unggulan Pemkot Jakarta Barat untuk menggairahkan sektor Pariwisata dan Budaya.

Pihaknya juga melibatkan beberapa instansi seperti Perhimpunan Indonesia-Tionghoa dan Perhimpunan Sosial Budaya Indonesia-Tionghoa. “Selama 2 hari festival berlangsung kami menargetkan sekitar 10.000 pengunjung termasuk wisatawan mancanegara,” tutupnya.

Editor           : Erna Martiyanti

Reporter      : Yogi Wahyu Priyono