Kepala Kanwil DJP Jatim III, Rudy Gunawan Bastari bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu

KOTA BATU – Kesadaran wajib pajak tak hanya menyoroti pengusaha – pengusaha besar. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kanwil Jawa Timur III turut menyoroti pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala Kanwil DJP Jatim III, Rudy Gunawan Bastari mengatakan sebagai startup pemula, pelaku usaha UMKM juga harus sadar pajak. Bahkan, UMKM dinilai bisa survive di tengah goncangan ekonomi.

“Jangan cuma dikatakan bahwa UMKM itu lemah, mereka ini justru yang kuat. Dia yang bisa survive di tengah guncangan ekonomi. Dan pajak itu bukan membebani,” ujarnya saat berkunjung ke Balai Kota Among Tani, sore ini (Selasa 19/3).

Rudy menambahkan, asumsi bahwa pajak itu menyusahkan harus dihilangkan. Karena semua fasilitas yang didapat warga negara juga berasal dari kesadaran masyarakatnya membayar pajak.

“Tidak melulu pajak itu dibayar berjuta – juta, bahkan kalau hanya seribu atau Rp 10 ribu misalnya itu tetap wajib dibayar. Dengan sedikit saja tapi yang bayar 200 juta orang misalnya, itu sudah luar biasa dibandingkan bayar berjuta – juta tapi hanya 10 ribu orang saja. Asumsi menyusahkan ini yang harus dihilangkan,” imbuhnya.

Terkait hal itu, DJP terus berupaya melakukan sosialisasi akan kesadaran membayar pajak sekecil apapun jumlahnya. Terlebih bagi startup pemula harus juga dikenalkan jila pajak itu perlu.

“Semua dilindungi karena membayar pajak dengan benar. Kita ingin pajak menjadi institusi yang dipercaya, syaratnya membayar pajaknya jangan dimanipulasi. Kesadaran itu yang sampai saat ini kita terus sosialisasikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto: Arifina