JawaPos.com – Akibat tergulingnya Kereta Rel Listrik (KRL) di Kebon Pedes, Bogor, membuat penumpang terlantar dan menumpuk di tiap stasiun. Perjalanan KRL dari Jakarta juga hanya sampai Stasiun Depok. Akibatnya, penumpang yang masih harus melanjutkan perjalanannya hingga Stasiun Citayam, Bojonggede, Cilebut, dan Bogor, terpaksa harus turun.

Akibatnya ratusan penumpang terpaksa harus meneruskan perjalanannya dari Stasiun Depok dengan moda transportasi lain. Salah satu yang paling favorit adalah angkutan kota D05 jurusan Terminal Depok-Citayam-Bojonggede.

Pantauan JawaPos.com, Minggu (10/3), tak semua penumpang bisa terangkut angkot lantaran semua angkot disesaki penumpang dan tak sanggup mengangkut ratusan penunpang lainnya. Tumpukan penumpang terlihat baik ke arah Citayam maupun ke arah Depok.


Penumpang KRL terlantar di pinggir jalan (Marieska/ JawaPos.com)

“Sudah nunggu angkot daritadi tapi angkotnya penuh melulu. Kalau sendiri sih saya bisa naik ojek online ke Bojonggede, tapi ini bawa anak. Mau enggak mau yang murah ya naik angkot,” ujar salah satu warga, Wahyudi.

Penumpukan penumpang juga tak hanya terjadi di sekitar area Stasiun Depok, tetapi memanjang hingga ke ujung Jalan Kartini, Depok. Dampaknya, arus lalu lintas di Jalan Kartini depan Stasiun Depok menjadi tersendat.

Perjalanan KRL memang sudah berangsur pulih namun hanya sampai Stasiun Depok.
PT KCI memohon maaf atas gangguan perjalanan di lintas Bogor-Jakarta Kota/Jatinegara dan sebaliknya sehubungan dengan adanya anjlokan KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor di petak jalan antara Cilebut-Bogor yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. PT KCI memastikan perjalanan KRL keseluruhan akan pulih esok hari.

Editor           : Bintang Pradewo

Reporter      : Marieska Harya Virdhani