Puting Beliung Sapu 12 Rumah dan 1 Puskesmas

KEPANJEN – Musibah angin puting beliung kemarin (4/4) melanda Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari. Sebanyak 12 rumah dan satu unit puskesmas porak poranda akibat sapuan angin yang terjadi kurang dari satu menit. ”Awalnya cuma mendung, terus tiba-tiba saja ada angin besar banget dari arah utara ke barat,” kata salah satu bidan Puskesmas Singosari Indah Dwi Kartika Sari.

Akibat musibah tersebut, beberapa ruangan utama di Puskesmas Singosari mengalami kerusakan cukup parah. Pintu kaca di bagian depan pecah. Sementara beberapa pintu yang ada di dalam gedung turut retak. ”Yang paling parah di bagian atap yang ada di lantai atas. Asbes di ruang belakang juga jebol,” tambah Indah. Semua pelayanan pascakejadian itu terpaksa dihentikan sementara.

Dari sembilan pasien rawat inap yang ada di puskesmas, tiga di antaranya pun memilih pulang karena khawatir dengan kondisi bangunan. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. ”Hari ini (kemarin) sementara pelayanan kami hentikan. Kalau besok (hari ini) belum tahu karena sepertinya kami mau kerja bakti dulu,” sambung perempuan berusia 27 tahun tersebut.

Di sisi lain, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Muji Utomo menyebut kerusakan di 12 rumah milik warga didominasi pada bagian atap. ”Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” kata dia. Usai kejadian, PMI, BPBD, jajaran Muspika Singosari, Lanud Abd Saleh, dan relawan langsung melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing sisa sapuan angin.

Pewarta               : Farik Fajarwati
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here