Arumi: Taman Delima So Very Good

MALANG KOTA – Senyuman Arumi Bachsin mirip virus. Saat menyapa dengan senyum, para ibu-ibu pun ikut tersenyum lebar kepada istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak ini. Seperti yang terlihat saat Ketua Tim Penggerak PKK itu berada di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Taman Delima, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, kemarin (9/1).

Blusukan Arumi ke Kedungkandang ini untuk melihat langsung kesiapan posyandu yang mewakili Kota Malang dalam Lomba Posyandu di tingkat Jawa Timur. Selama kunjungan, Arumi juga tidak segan menyapa balita, remaja, dan lansia di lokasi yang bisa dibilang jauh dari pusat perkotaan itu.
Saat mengetahui posyandu ini patungan pribadi dari masyarakat, dia semakin kagum dengan Kota Malang. Lantaran, selama ini tak banyak posyandu di Jatim yang memberikan pelayanan dengan iuran warga.

”Pengalamannya senang sih sebetulnya karena yang paling saya apresiasi itu kekompakannya. Sebab, nggak semua posyandu, masyarakat di sekitarnya mau urunan, pakai uang pribadi lagi,” ungkapnya.
Apalagi, dia melanjutkan, Kota Malang banyak instansi pendidikan. Di mana universitas-universitas yang ada dapat menerjunkan mahasiswanya mengakses Taman Posyandu untuk kegiatan magang atau lainnya.

Dia menyebut, seperti mahasiswa yang mengambil jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) bisa ikut terjun mengajar dan berbagi pengalaman di Taman Posyandu. Kemudian mahasiswa jurusan psikologi ikut memberikan informasi atau sharing dalam kegiatan bina keluarga remaja (BKR).

”Hal itu luar biasa dan seru. Sebab, nggak semua posyandu, apalagi yang agak jauh atau terisolasi bisa memberikan fasilitas itu. Taman Delima so very good,” pujinya.
Arumi juga mengungkapkan, ada perbedaan antara posyandu di perkotaan dan pedesaan.

Salah satunya, hidup di perkotaan yang cenderung berdampingan lebih menjadikan masyarakat lebih gayeng dan rukun mengelola Taman Posyandu. ”Kecenderungan kalau di sini (Kota Malang) hidupnya kan mepet-mepet. Akhirnya dari satu wilayah yang kecil tampak gayeng, rukun, jadi bisa dikoordinasi dengan mudah. Semua anak-anak mau datang ke sini kan bagus,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Widayati Sutiaji menambahkan, adanya posyandu di tengah-tengah masyarakat dinilainya sangat penting. ”Kami memberikan pelayanan preventif mulai dari balita, remaja, hingga lansia. Ada semua kolaborasinya di sini,” jelas dia.

Melalui posyandu, masyarakat juga mendapatkan edukasi untuk menjaga kesehatan juga. Salah satunya, melalui program urban farming yang saat ini tengah dilakukan. ”Kalau berbicara kesehatan, tidak hanya dijaga sejak bayi lahir. Namun, harus terus dijaga hingga remaja. Caranya, dengan menjaga gizi dalam makanannya,” tandas dia.

Pewarta : Sandra Desi
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Ahmad Yani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here