Liga Terhenti Sementara Gara-gara Korona, Arema FC Pangkas Gaji Pemain

KOTA MALANG – Efek domino wabah corona virus disease (Covid-19) juga menghantam dunia olahraga. Salah satunya membuat PSSI menghentikan sementara kompetisi.

Berdasarkan perkembangan terbaru, Liga 1 dihentikan sementara hingga 29 Mei. Namun, penghentian itu bisa diperpanjang bila wabah belum juga tertasi.

Imbasnya, klub-klub pun harus berhemat dengan memangkas gaji pemain.

Apalagi, sudah ada instruksi dari PSSI. Tertuang SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020. Surat itu merupakan respon PSSI terkait langkah di tenga pandemik Covid-19

Ada beberapa poin yang dicantumkan. Di antaranya memperbolehkan klub mengubah kontrak kerja dan membayar gaji pemain serta official pada bulan Maret sampai Juni sebesar 25 persen.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo membenarkan telah menerima kabar itu. Dikatakannya pemotongan gaji pemain sebesar 75 persen tersebut memang akan berjalan selama 4 bulan, yakni dari Maret sampai Juni 2020.

“Kami patuh kepada kepada keputusan federasi. Manajemen tidak akan membayar gaji pemain di bawah (25 persen) keputusan federasi,” katanya.

Ruddy menegaskan ia tidak akan menerima negosiasi mengenai besaran potongan gaji pemain tersebut. Sebab langkah ini merupakan keputusan dari PSSI.

“Ini problem semua klub bahkan di Eropa. Tapi kami optimistis pandemi (Covid-19) ini akan segera selesai dan semua kembali normal,” tuturnya.

Pewarta: Rida Ayu
Editor: Indra M