alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Tensi Tinggi, Puluhan Penerima Vaksin di Kota Batu Batal Disuntik

KOTA BATU – Puluhan calon peserta vaksinasi tahap II di Kota Batu akhirnya harus gigit jari. Mereka batal disuntik vaksin Covid-19 karena tak memenuhi syarat. Mayoritas penyebabnya karena tensi tinggi saat diskrining.

Sejumlah tahapan memang harus dilalui calon peserta vaksin sebelum diimunisasi. Yakni pendaftaran, skrining, vaksin dan evaluasi. ”Hari ini ada banyak yang gagal. Ada puluhan jumlahnya yang nggak jadi divaksin karena tensinya tinggi,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu dr Susan Indahwati, Senin (8/3).

Dia menjelaskan, peserta yang gagal vaksin tahap II ini bisa mengikuti kembali sebulan kemudian. Karena mereka harus berobat terlebih dahulu. ”Kami sarankan untuk berobat ke dokter, dan biasanya sebulan lagi baru bisa ikut. Nunggu kondisinya normal,” terangnya.

Lebih lanjut, skrining tersebut menjadi syarat mutlak untuk bisa dilakukan penyuntikan vaksin. Sehingga, jika tidak lolos, maka tidak bisa disuntik vaksinnya. ”Prosedurnya seperti itu. Harus lolos skrining,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau kepada peserta yang akan mengikuti vaksin agar menjaga kesehatan. Termasuk istirahat dan olahraga yang cukup. ”Kesehatannya harus tetap terjaga agar fit saat ikut vaksin,” ungkap perempuan asal Kota Malang ini.

Seperti diketahui, vaksinasi tahap II di Kota Batu sudah dilaksanakan dalam beberapa hari terakhir ini. Dimana sasaran utamanya adalah petugas pelayanan publik.
Pewarta: Imam N

KOTA BATU – Puluhan calon peserta vaksinasi tahap II di Kota Batu akhirnya harus gigit jari. Mereka batal disuntik vaksin Covid-19 karena tak memenuhi syarat. Mayoritas penyebabnya karena tensi tinggi saat diskrining.

Sejumlah tahapan memang harus dilalui calon peserta vaksin sebelum diimunisasi. Yakni pendaftaran, skrining, vaksin dan evaluasi. ”Hari ini ada banyak yang gagal. Ada puluhan jumlahnya yang nggak jadi divaksin karena tensinya tinggi,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu dr Susan Indahwati, Senin (8/3).

Dia menjelaskan, peserta yang gagal vaksin tahap II ini bisa mengikuti kembali sebulan kemudian. Karena mereka harus berobat terlebih dahulu. ”Kami sarankan untuk berobat ke dokter, dan biasanya sebulan lagi baru bisa ikut. Nunggu kondisinya normal,” terangnya.

Lebih lanjut, skrining tersebut menjadi syarat mutlak untuk bisa dilakukan penyuntikan vaksin. Sehingga, jika tidak lolos, maka tidak bisa disuntik vaksinnya. ”Prosedurnya seperti itu. Harus lolos skrining,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau kepada peserta yang akan mengikuti vaksin agar menjaga kesehatan. Termasuk istirahat dan olahraga yang cukup. ”Kesehatannya harus tetap terjaga agar fit saat ikut vaksin,” ungkap perempuan asal Kota Malang ini.

Seperti diketahui, vaksinasi tahap II di Kota Batu sudah dilaksanakan dalam beberapa hari terakhir ini. Dimana sasaran utamanya adalah petugas pelayanan publik.
Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/