alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Wanita 78 Tahun Dilaporkan Meninggal Setelah Vaksin Covid-19

RADAR MALANG – Seorang wanita berusia 78 tahun meninggal tak lama setelah divaksin di lokasi vaksinasi massal di Los Angeles (LA) County Jumat (12/2). Meski begitu, belum dipastikan apakah kematiannya karena efek vaksin atau penyebab yang lain.

”Keluarga pasien mengatakan wanita itu memiliki riwayat penyakit jantung. Wanita itu meninggal secara tak terduga pada hari Jumat setelah menerima vaksin Covid-19 versi Pfizer di lokasi yang dikelola Kaiser di Cal Poly Pomona, 30 mil sebelah timur pusat kota Los Angeles,” kata Dr. Michael E. Morris, direktur program vaksinasi Kaiser Permanente Southern California seperti dilansir nbc.news Minggu (14/2).

“Saat duduk di area observasi setelah suntikan, pasien mengeluh merasa tidak nyaman dan saat dievaluasi oleh tenaga medis, dia kehilangan kesadaran,” ujarnya. Paramedis di tempat langsung melakukan CPR, tetapi pada akhirnya dia tidak dapat ditolong.

Belum diketahui penyebab pasti kematiannya, tetapi Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles County mengatakan tidak ada tanda-tanda reaksi alergi atau anafilaksis. “Terlepas dari tragedi ini, vaksinasi Covid haus terus berlanjut,” kata Morris.

Pekan lalu, pejabat kesehatan mengatakan penyebab kematian seorang wanita di Virginia berusia 58 tahun yang baru saja menerima vaksinasi Pfizer tidak diketahui.
Pada bulan Januari, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin Pfizer meningkatkan risiko kematian.

Sementara Hank Aaron, seorang pemain baseball, meninggal beberapa minggu setelah menerima vaksin Covid-19 dari Moderna pada 5 Januari lalu.

Dr. Carlos del Rio, dekan eksekutif di Fakultas Kedokteran Universitas Emory, mengatakan bulan lalu dia sangat yakin bahwa kematian beberap orang tidak ada hubungannya dengan vaksin dan itu ada hubungannya dengan fakta bahwa dia tua dan lemah.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

RADAR MALANG – Seorang wanita berusia 78 tahun meninggal tak lama setelah divaksin di lokasi vaksinasi massal di Los Angeles (LA) County Jumat (12/2). Meski begitu, belum dipastikan apakah kematiannya karena efek vaksin atau penyebab yang lain.

”Keluarga pasien mengatakan wanita itu memiliki riwayat penyakit jantung. Wanita itu meninggal secara tak terduga pada hari Jumat setelah menerima vaksin Covid-19 versi Pfizer di lokasi yang dikelola Kaiser di Cal Poly Pomona, 30 mil sebelah timur pusat kota Los Angeles,” kata Dr. Michael E. Morris, direktur program vaksinasi Kaiser Permanente Southern California seperti dilansir nbc.news Minggu (14/2).

“Saat duduk di area observasi setelah suntikan, pasien mengeluh merasa tidak nyaman dan saat dievaluasi oleh tenaga medis, dia kehilangan kesadaran,” ujarnya. Paramedis di tempat langsung melakukan CPR, tetapi pada akhirnya dia tidak dapat ditolong.

Belum diketahui penyebab pasti kematiannya, tetapi Departemen Kesehatan Masyarakat Los Angeles County mengatakan tidak ada tanda-tanda reaksi alergi atau anafilaksis. “Terlepas dari tragedi ini, vaksinasi Covid haus terus berlanjut,” kata Morris.

Pekan lalu, pejabat kesehatan mengatakan penyebab kematian seorang wanita di Virginia berusia 58 tahun yang baru saja menerima vaksinasi Pfizer tidak diketahui.
Pada bulan Januari, Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin Pfizer meningkatkan risiko kematian.

Sementara Hank Aaron, seorang pemain baseball, meninggal beberapa minggu setelah menerima vaksin Covid-19 dari Moderna pada 5 Januari lalu.

Dr. Carlos del Rio, dekan eksekutif di Fakultas Kedokteran Universitas Emory, mengatakan bulan lalu dia sangat yakin bahwa kematian beberap orang tidak ada hubungannya dengan vaksin dan itu ada hubungannya dengan fakta bahwa dia tua dan lemah.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/