alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Percepat Herd Immunity, Pemkab Malang Loby 400 Tim Vaksinator Pemprov

RADAR MALANG – Target 70 persen vaksinasi di Kabupaten Malang terus digeber. Data Pemerintah Kabupaten Malang mencatat, kini capaian herd immunity atau kekebalan kelompok di kabupaten berada pada angka 30 persen. “Dari 2.078.164 jiwa penduduk Kabupaten Malang, saat ini yang sudah tervaksinasi sekitar 674 ribu,” ujar Asisten I Setda Kabupaten Malang, Suwadji.

Sebagai upaya percepatan vaksinasi, dia memastikan bahwa stok atau ketersediaan vaksin untuk wilayah kabupaten masih mencukupi. Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) itu menuturkan bahwa pihaknya juga terus berupaya untuk menggeber program vaksinasi ditingkat desa. “Karena target hariannya antara 35 ribu sampai 50 ribu dosis (yang disuntikkan),” ujar Suwadji.

Namun hal tersebut masih menjadi tantangan sebab keberadaan tenaga vaksinator yang masih terbatas. Suwadji menuturkan, saat ini tercatat sebanyak 113 tim vaksinator dari dinas kesehatan yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten. Tiap 1 tim vaksinator terdiri dari 6 tenaga kesehatan yang memiliki tugas masing-masing. “Padahal kalau untuk percepatan, mungkin per desa itu harus 5 ribu (orang yang divaksin,Red) kebutuhan vaksinator kami hampir 600-an (tim),” terangnya.

Guna mencapai target tersebut, mantan Camat Kepanjen itu mengatakan pihaknya juga menggandeng stakeholder terkait. “Ada bantuan dari perguruan tinggi, ikatan bidan Indonesia, persatuan dokter gigi, dan tim kesehatan dari TNI juga polri. Jadi total sekarang ada 230 tim gabungan yang bergerak sebagai vaksinator di kabupaten, jadi kekurangan (tenaga vaksinator,Red) kami kurang sekitar 400-an tim,” sambung Suwadji.

Jika sesuai dengan instruksi dari presiden, target herd immunity sebanyak 70 persen sebenarnya harus sudah tercapai pada kisaran akhir September sampai Oktober mendatang. Namun dengan keterbatasan vaksinator, target itu disebut Suwadji baru bisa terealisasi pada akhir Desember mendatang.

“Kami upayakan Desember selesai, tapi bantuan dari provinsi juga menjadi perhatian. Karena jumlah sasaran (vaksin) besar sementara jumlah nakes yang dimiliki relatif kurang memadai,” jelas pejabat eselon IIB itu. Suwadji menuturkan, pihaknya kini tengah me-loby bantuan tenaga vaksinator kepada Pemprov Jatim. Ini agar target kekebalan kelompok bisa tercapai lebih cepat.

Pewarta: Farik Fajarwati

RADAR MALANG – Target 70 persen vaksinasi di Kabupaten Malang terus digeber. Data Pemerintah Kabupaten Malang mencatat, kini capaian herd immunity atau kekebalan kelompok di kabupaten berada pada angka 30 persen. “Dari 2.078.164 jiwa penduduk Kabupaten Malang, saat ini yang sudah tervaksinasi sekitar 674 ribu,” ujar Asisten I Setda Kabupaten Malang, Suwadji.

Sebagai upaya percepatan vaksinasi, dia memastikan bahwa stok atau ketersediaan vaksin untuk wilayah kabupaten masih mencukupi. Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) itu menuturkan bahwa pihaknya juga terus berupaya untuk menggeber program vaksinasi ditingkat desa. “Karena target hariannya antara 35 ribu sampai 50 ribu dosis (yang disuntikkan),” ujar Suwadji.

Namun hal tersebut masih menjadi tantangan sebab keberadaan tenaga vaksinator yang masih terbatas. Suwadji menuturkan, saat ini tercatat sebanyak 113 tim vaksinator dari dinas kesehatan yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten. Tiap 1 tim vaksinator terdiri dari 6 tenaga kesehatan yang memiliki tugas masing-masing. “Padahal kalau untuk percepatan, mungkin per desa itu harus 5 ribu (orang yang divaksin,Red) kebutuhan vaksinator kami hampir 600-an (tim),” terangnya.

Guna mencapai target tersebut, mantan Camat Kepanjen itu mengatakan pihaknya juga menggandeng stakeholder terkait. “Ada bantuan dari perguruan tinggi, ikatan bidan Indonesia, persatuan dokter gigi, dan tim kesehatan dari TNI juga polri. Jadi total sekarang ada 230 tim gabungan yang bergerak sebagai vaksinator di kabupaten, jadi kekurangan (tenaga vaksinator,Red) kami kurang sekitar 400-an tim,” sambung Suwadji.

Jika sesuai dengan instruksi dari presiden, target herd immunity sebanyak 70 persen sebenarnya harus sudah tercapai pada kisaran akhir September sampai Oktober mendatang. Namun dengan keterbatasan vaksinator, target itu disebut Suwadji baru bisa terealisasi pada akhir Desember mendatang.

“Kami upayakan Desember selesai, tapi bantuan dari provinsi juga menjadi perhatian. Karena jumlah sasaran (vaksin) besar sementara jumlah nakes yang dimiliki relatif kurang memadai,” jelas pejabat eselon IIB itu. Suwadji menuturkan, pihaknya kini tengah me-loby bantuan tenaga vaksinator kepada Pemprov Jatim. Ini agar target kekebalan kelompok bisa tercapai lebih cepat.

Pewarta: Farik Fajarwati

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/