alexametrics
21.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Mayoritas Penghuni Panti Bhakti Luhur, Malang Sembuh dari Covid-19

MALANG KOTA – Dari 170 penghuni Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur, Malang yang sempat dilaporkan positif Covid-19, mayoritas di antaranya telah dinyatakan sembuh. Itu setelah mereka menjalani perawatan intensif, baik di panti, maupun rumah sakit rujukan. Apalagi sebagian besar penghuni panti yang terpapar berstatus OTG (orang tanpa gejala).

Banyaknya penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur yang sembuh disampaikan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. “Penghuni Panti Asuhan Bhakti luhur sudah hampir sehat semua. Kan beberapa waktu lalu ada sekian ratus, sekarang tinggal 16 atau 17 orang (yang masih dirawat) kemarin laporannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa dari mereka masih dirawat di RS Darurat. “Beberapa ada yang diambil walinya. Mereka cepat ditangani, karena mayoritas OTG,” pungkasnya.

Seperti diketahui, karena penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) berbeda. Terpaksa beberapa dari pengasuh dan ABK dirawat di asrama yayasan Bhakti Luhur. Namun dengan protokol penanganan Covid-19 yang ketat dan memenuhi ketentuan untuk pelaksanaan isolasi mandiri.

Selain itu, di areal bangunan milik yayasan di Jl Terusan Dieng, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu juga rutin dilakukan penyemprotan desinfektan. Hal ini dilakukan dua hari sekali oleh BPBD Kota Malang untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Dari 170 penghuni Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur, Malang yang sempat dilaporkan positif Covid-19, mayoritas di antaranya telah dinyatakan sembuh. Itu setelah mereka menjalani perawatan intensif, baik di panti, maupun rumah sakit rujukan. Apalagi sebagian besar penghuni panti yang terpapar berstatus OTG (orang tanpa gejala).

Banyaknya penghuni Panti Asuhan Bhakti Luhur yang sembuh disampaikan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata. “Penghuni Panti Asuhan Bhakti luhur sudah hampir sehat semua. Kan beberapa waktu lalu ada sekian ratus, sekarang tinggal 16 atau 17 orang (yang masih dirawat) kemarin laporannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa dari mereka masih dirawat di RS Darurat. “Beberapa ada yang diambil walinya. Mereka cepat ditangani, karena mayoritas OTG,” pungkasnya.

Seperti diketahui, karena penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) berbeda. Terpaksa beberapa dari pengasuh dan ABK dirawat di asrama yayasan Bhakti Luhur. Namun dengan protokol penanganan Covid-19 yang ketat dan memenuhi ketentuan untuk pelaksanaan isolasi mandiri.

Selain itu, di areal bangunan milik yayasan di Jl Terusan Dieng, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu juga rutin dilakukan penyemprotan desinfektan. Hal ini dilakukan dua hari sekali oleh BPBD Kota Malang untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/