alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Ratusan Ribu Warganya Meninggal, Presiden Meksiko Positif Covid-19

RADAR MALANG – Daftar kepala negara yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Kali ini, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador yang mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19. Dilansir dari bbc.com Senin (25/1) pria 67 tahun itu mengatakan lewat Twitter bahwa gejalanya ringan. Status positif Covid-19 sang presiden itu muncul di tengah situasi Meksiko yang sedang bergulat dengan peningkatan infeksi dengan kematian mendekati 150.000 orang.

Mr López Obrador mengatakan, dia akan terus bekerja dari rumah, termasuk berbicara dengan Presiden Vladimir Putin tentang memperoleh vaksin buatan Rusia. Diumumkan sebelumnya pada hari Minggu bahwa panggilan antara kedua pemimpin akan dilakukan pada hari Senin untuk membahas hubungan bilateral mereka. Presiden Meksiko mengatakan tahun lalu dia akan mencoba dan memperoleh 12 juta dosis vaksin buatan Rusia jika terbukti efektif. Meksiko memang ingin memperluas program vaksinasi untuk populasi 128 juta orang di tengah penundaan pengiriman dari Pfizer-BioNTech.

José Luis Alomia Zegarra, seorang pejabat kesehatan senior menggambarkan kondisi López Obrador stabil dan mengatakan dalam jumpa pers bahwa tim spesialis medis sedang merawat presiden.

Meksiko telah mencatat lebih dari 1,75 juta kasus virus sejak pandemi dimulai. Menurut pelacakan Universitas Johns Hopkins, korban tewas yang dipastikan negara adalah 149.614 orang, salah satu yang tertinggi di dunia, di belakang AS, Brazil, dan India.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

RADAR MALANG – Daftar kepala negara yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Kali ini, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador yang mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19. Dilansir dari bbc.com Senin (25/1) pria 67 tahun itu mengatakan lewat Twitter bahwa gejalanya ringan. Status positif Covid-19 sang presiden itu muncul di tengah situasi Meksiko yang sedang bergulat dengan peningkatan infeksi dengan kematian mendekati 150.000 orang.

Mr López Obrador mengatakan, dia akan terus bekerja dari rumah, termasuk berbicara dengan Presiden Vladimir Putin tentang memperoleh vaksin buatan Rusia. Diumumkan sebelumnya pada hari Minggu bahwa panggilan antara kedua pemimpin akan dilakukan pada hari Senin untuk membahas hubungan bilateral mereka. Presiden Meksiko mengatakan tahun lalu dia akan mencoba dan memperoleh 12 juta dosis vaksin buatan Rusia jika terbukti efektif. Meksiko memang ingin memperluas program vaksinasi untuk populasi 128 juta orang di tengah penundaan pengiriman dari Pfizer-BioNTech.

José Luis Alomia Zegarra, seorang pejabat kesehatan senior menggambarkan kondisi López Obrador stabil dan mengatakan dalam jumpa pers bahwa tim spesialis medis sedang merawat presiden.

Meksiko telah mencatat lebih dari 1,75 juta kasus virus sejak pandemi dimulai. Menurut pelacakan Universitas Johns Hopkins, korban tewas yang dipastikan negara adalah 149.614 orang, salah satu yang tertinggi di dunia, di belakang AS, Brazil, dan India.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru