JawaPos.com – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) sementara menutup objek wisata Tlogo Muncar di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) untuk umum. Hal itu dilakukan setelah adanya pengunjung yang tewas terkena pohon yang roboh, Minggu (24/2).

“Tlogo Muncar kami tutup dulu sementara, sampai batas waktu belum ditentukan,” kata Kasubag TU TNGM, Akhmadi saat dihubungi, Minggu (24/2) sore.

Petugas akan melakukan kaji ulang dan evaluasi supaya pohon-pohon tua yang ada tak membahayakan pengunjung. Sejauh ini, pihaknya juga sudah berulang kali mengingatkan kepada pengunjung supaya lebih waspada. Bahkan pihaknya juga telah memasang papan peringatan di sekitarnya. “Sebenarnya imbauan itu sudah ada, spanduk juga ada,” katanya.

Dikatakan Akhmadi, pohon besar yang roboh karena akarnya rapuh memang sempat terjadi di hutan wilayahnya. Namun yang mengenai 4 orang wisatawan itu ratingnya saja. Ranting yang menyebabkan 1 orang tewas dan 3 lainnya luka-luka besarnya sekitar tiang listrik.

“Ada 4 korban yang kena. Pohon yang roboh itu letaknya cukup jauh. Tapi yang mengenai pengunjung, rantingnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Komandan Search and Rescue (SAR) Linmas Kaliurang, Kabupaten Sleman, Kiswanta mengatakan, peristiwa pohon yang roboh terjadi Minggu (24/2) sekitar pukul 11.28 WIB. Korban atas nama Asmawah, 45, dari Dusun Ringinsari, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Ia meninggal dalam perjalanan hendak dibawa ke rumah sakit.

Sedangkan 3 korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Sri Paryati, 50, warga Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan. Kemudian Lisa Sulatri, 14, yang anak dari korban yang meninggal; dan Dedi Irawan, 27, warga Kadisono, Kecamatan Kalasan. “Kami imbau supaya pengunjung lebih berhati-hati, atau cari tempat yang aman ketika di lokasi wisata,” ucapnya.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Ridho Hidayat